Ponorogo (republikjatim.com) - Sejumlah warga sempat kaget ketika rombongan polisi mendatangi toko emas. Hal itu, dikira ada kasus tindak pidana kriminal di toko Emas di depan Pasar Bungkal, Ponorogo itu. Apalagi hari ini bertepatan dengan hari pasaran Selasa Pon menjadikan seputar pasar ramai.
Begitu juga saat mendekati hari raya Idul Fitri 1442 Hijriyah. Sudah menjadi tradisi warga wilayah Kecamatan Bungkal, Ngrayun, Slahung dan Kecamatan Sambit tumplek blek (berbondong-bondong) untuk belanja perhiasan dan belanja kebutuhan hari raya di pasar itu.
"Saya kira ada jambret (copet) karena banyak polisi di depan pasar Bungkal. Setelah saya tanyakan, ternyata polisi menjaga keamanan pasar, toko emas dan bank," ujar pengunjung Pasar Bungkal, Sutik kepada republikjatim, Selasa (27/04/2021).
Perempuan 35 tahun ini menceritakan pada pertengahan puasa hari ini (Selasa Pon) sudah mulai ramai pengunjung. Di toko perhiasan warga mengambil tabungan hanya untuk dibelikan perhiasan emas.
"Warga membeli emas itu hanya untuk dipergunakan saat silaturrahmi hari raya nanti," tegasnya.
Sementara Kapolsek Bungkal, AKP Joko Suseno melalui Kanit Sabhara polsek Bungkal Aiptu Suyitno saat di toko Emas dan Bank BRI Unit Bungkal didampingi Kanit Binmas Aiptu Teguh Suyono dan Kanit Provos Aipda Dhony menjelaskan pihaknya melaksanakan patroli sebagai antisipasi kejahatan dan kriminal menjelang hari raya Idul Fitri 1442Hijriyah.
"Mulai hari Pasaran Pon hari ini dua titik Pasar yang depannya ada toko Enas dan BRI ramai pengunjung. Makanya, penjagaan diperketat untuk mengantisipasi tindakan kriminal," tegas Suyitno.
Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP
Ramainya pengunjung seringkali membuat warga lengah dengan kemanan harta dan keselamatannya. Saat ini juga masih di tengah masa pandemi Covid-19. Petugas pun terus melakukan sosialisasi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes).
"Petugas patroli selalu berpesan Kamtibmas kepada warga yang dijumpai, pemilik toko emas, satpam BRI dan warga lainnya. Agar mereka selalu mentaati protokol kesehatan dan menjalankan 5 M. Serta mengajak warga untuk berdoa semoga virus Corona cepat berakhir," tandasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi