Sabu-Sabu 12,6 Gram dan Dua Ponsel Dilempar ke Lapas Kediri Nyangkut Selokan

republikjatim.com
SELUNDUPAN - Barang bukti sabu-sabu 12,6 gram dan dua ponsel diserahkan petugas Lapas Kediri ke petugas Satuan Reskoba Polres Kota Kediri, Sabtu (27/03/2021).

Kediri (republikjatim.com) - Masih ada saja ulah orang tidak bertanggung jawab yang mau menyelundupkan narkotika jenis sabu-sabu dan Hand Phone (HP) ke dalam Lapas Kediri. Modusnya hampir sama seperti sebelumnya.

Kedua barang haram di Lapas Kediri itu, dilempar orang dari luar Lapas Kediri. Namun kesiapsiagaan petugas berhasil menggagalkan rencana jahat itu. Alih-alih sampai tujuan, paketan terlarang itu malah nyangkut di selokan Lapas Kediri.

Baca juga: Wabup Sidoarjo Terima Penyerahan Bayi Laki-Laki yang Ibunya Meninggal di Rutan Perempuan Porong

"Saat itu petugas melakukan kontrol area Bandgang. Saat berada di sisi selatan area brandgang, petugas melakukan pengecekan di area terbuka. Area itu berada di dekat jalan umum. Lokasi itu memungkinkan adanya barang lemparan dari luar tembok Lapas Kediri," ujar Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (KPLP) Kediri Sastra Irawan kepada republikjatim.com, Sabtu (27/03/2021).

Baca juga: Atensi Presiden Prabowo Pendampingan Hukum, Sertifikasi dan Percepatan Pembangunan Ponpes Al Khoziny Buduran

Hasilnya, lanjut Sastra perkiraan petugas benar. Saat dicek, ditemukan bungkusan yang menyangkut pipa septic tank. Petugas pun melaporkan temuan kepada Kalapas Asih Widodo.

"Seketia itu, kami langsung membuka bungkusan tbersama-sama," ungkap Asih Widodo.

Baca juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Ketahanan Pangan dan Kemandirian Bagi Warga Binaan Rutan Perempuan Surabaya di Porong

Kemudian, lanjut Asih setelah dibuka, ternyata ditemukan serbuk kristal putih yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat bruto 12,6 gram. Selain itu, ada juga dua unit smartphone dan kabel berwarna kuning sepanjang empat meter di dalam bungkusan itu.

"Kami pun langsung menghubungi dan menyerahkan temuan barang haram itu kepada petugas Satuan Reskoba Polres Kota Kediri agar ditindaklanjuti," tandas Asih. Kem/Nan/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru