Ponorogo (republikjatim.com) - Warga Ponorogo digemparkan penemuan 8 buah bom mortir di ladangan (kebun) warga Dusun Ngrukem II, Desa Ngrukem, Kecamatan Mlarak, Ponorogo, Senin (01/03/2020).
Mortir pesawat berdiameter 10 sentimeter ini, kali pertama ditemukan Suwito (71) warga Dusun Karangjati, Desa Grogol, Kecamatan Sawoo. Saat sampai di kebun pisang ladang miliknya, Suwito melihat besi sudah berkarat di saluran air.
Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim
"Ketika dilihat saksi memiliki perasaan kalau temuannya itu bukan besi sembarangan. Karena bentuknya mirip peluru pesawat," ujar Kapolsek Mlarak AKP Sudaroini kepada republikjatim.com, Senin (01/03/2021).
Sudaroini menceritakan awalnya saksi (Suwito) berangkat dari rumahnya menuju TKP. Saat itu, saksi hendak melihat tanaman pohon pisang yang sudah ditanam di ladangnya. Saat masuk ladangnya, tiba-tiba saksi melihat ada besi yang sudah berkarat di saluran air. Kemudian digali menggunakan sabit.
Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo
"Hasilnya ternyata sebuah mortir dan diangkat ke permukaan. Seketika saksi memanggil saksi lain, Wahyudi warga Ngrukem hingga melaporkan penemuan itu ke Agus Tri Widodo yang tak lain perangkat Desa Ngrukem. Kemudian dilaporkan ke Polsek Mlarak," ungkapnya.
Petugas yang mendapatkan laporan, lanjut Sudaroini petugas melaksanakan penggalian. Hasilnya ditemukan 8 buah mortir dengan ukuran diameter 10 sentimeter, lingkaran 33 sentimeter dan panjang 40 sentimeter.
"Sekarang kedepalan mortir itu sudah diamanakan petugas untuk dilakukan pengecekan di Kodim 0802 Ponorogo," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi