Siapkan 3.528 Orang, BSN Golkar Bintek Saksi TPS Handal untuk BHS-Taufiq di Pilkada Sidoarjo

republikjatim.com
BINTEK - Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, Warih Andono dan pengurus Golkar bersama Badan Saksi Nasional (BSN) menggelar Bintek saksi untuk Paslon Nomor urut 1, BHS - Taufiq di gedung Antenge JL Raya Mergosari, Kecamatan Tarik, Rabu (02/12/2020) malam.

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pelaksanaan coblosan Pilkada Sidoarjo sepekan lagi, tim Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 1, Bambang Haryo Soekartono dan M Taufiqulbar (BHS-Taufiq) menggembleng ratusan saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang handal, kokoh dan militansi. Ratusan saksi ini diberi pelatihan dan pembekalan bintek saksi TPS oleh Badan Saksi Nasional (BSN) bersama DPD Partai Golkar Sidoarjo di gedung KPRI Antenge JL Raya Mergosari, Kecamatan Tarik, Sidoarjo, Rabu (02/12/2020) malam.

Kegiatan ini dipimpin Ketua DPD Golkar Sidoarjo Warih Andono. Selain itu diikuti anggota DPRD Sidoarjo, M Nizar, BSN Jatim Hadi Subiyanto, Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Krian Mursidi, Ketua PK Tarik Nur Ali dengan moderator Thoriqul Huda. Selain itu, acara dihadiri ratusan saksi TPS dari 2 Kecamatan Krian dan Tarik.

Baca juga: Ketua KPU Sidoarjo : Pengakuan Dana Kampanye Rp 28 Miliar Paslon BAIK Tak Tercatat dan Tidak Dilaporan Resmi

Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Warih Andono mengatakan Bintek saksi TPS ini dalam rangka pemenangan paslon nomer urut 1, BHS-Taufiq yang diusung dari partai Golkar bisa menjadi saksi yang handal dan bisa diandalkan. Bahkan pelatihan dan pembekalan ini agar para saksi TPS bisa memahami dan mengetahui tugas pokok dan fungsinya.

"Para saksi TPS bisa mengetahui kewajibannya. Tujuannya agar terhindar dari kecurangan dari pihak lain. Dengan membentuk saksi TPS yang handal dan militan maka kecurangan akan bisa diminimalisir," ujar Warih Andono kepada republikjatim.com.

Warih menghimbau para saksi TPS jika menemui kecurangan baik pada saat pencoblosan atau perhitungan jangan segan melapor.Tentu pihaknya bakal menindaklanjuti sesuai laporan kecurangan dengan mengajukan keberatan.

"Kami akan cek kecurangan itu sebagai alat bukti kecurangan. Pasti semua akan kelihatan. Selama ini kami membentuk saksi TPS untuk BHS-Taufiq dari Partai Golkar jumlah totolnya 3.528 orang sesuai jumlah TPS. Jadi di semua TPS lengkap. Per TPS untuk sementara satu orang. Karena untuk saksi di dalam memang satu. Untuk diluar TPS ada saksi-saksi lain yang mengawasi TPS. Semuanya handal dan militansinya tak diragukan lagi," imbuh Sekretaris Komisi A DPRD Sidoarjo ini.

Baca juga: Asal Kedaulatan Rakyat Tetap Terjaga, Pilkada Melalui DPRD Tidak Melanggar Konstitusi

Pengurus Partai Golkar Sidoarjo, M Nizar merasa yakin dan optimis para saksi TPS yang sudah dibentuk dengan pelatihan dan pembekalan Bintek bakal mendi saksi yang militan, handal dan bisa diandalkan.

"Untuk para saksi TPS yang sudah diberi pembekalan Bintek jangan takut melapor kalau ada kecurangan di dalam TPS sesuai pembekalan. Laporan akan kami kawal dan laporkan dengan sejumlah alat bukti kecurangan yang dilakukan oknum itu. Karena saya yakin dan optimis BHS-Taufiq bisa menang," tegasnya.

Baca juga: Jaga Suara Rakyat, Perjalanan Data Pemilih Sidoarjo 2024 - 2025 serta Kesiapan Layanan Pemilih Berusia 100 Tahun Lebih

Sementara salah seorang saksi TPS asal Desa Mergosari, Kecamatan Tarik, Vicky Dwi Aries (37) yang ikut Bintek mengaku senang bisa mengikuti kegiatan itu. Menurutnya, dengan adanya bintek, pihaknya menjadi lebih bersemangat all uut untuk menjadi saksi. Apalagi, Bintek ini mengajak keluarga dan kerabat untuk memenangkan Paslon nomor urut 1, BHS-Taufiq.

"Bintek ini sangat rinci dan detail. Bahkan masalah terkecil bisa teratasi. Karena sistem bintek sangat bagus. Kami (kordes) baru tahu dan mudah memahami situasi di lapangan saat pencoblosan," pungkasnya. Zak/Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru