BEM Se Sidoarjo Dialog Pembangunan Bersama Wabup

republikjatim.com
SEMINAR - Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengikuti acara Seminar BEM Kota Delta di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Sabtu (29/02/2020).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Sidoarjo yang tergabung dalam aliansi BEM Kota Delta menggelar seminar akbar kepemudaan. Seminar ini mengusung tema Pemuda Sebagai Agent Of Change Dan Siap Menerima Tantangan Pada Generasi Alpha.

Dialog ini dihadiri berbagai elemen mahasiswa serta perwakilan unsur pemerintah digelar di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (29/02/2020). Dialog menghadirkan narasumber dari Pemkab Sidoarjo dan Pemprov Jatim. Diantaranya Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Pemkab Sidoarjo Joko Supriadi dan inas Pemuda Olahraga Jawa Timur yang diwakili Fitri Rahmawati.

Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menyambut baik kegiatan yang diinisiasi mahasiswa yang tergabung dalam BEM Kota Delta itu. Menurutnya pemuda seharusnya memberikan kontrisbusi positif bagi pembangunan daerah.

"Saya sangat mendukung yang dilakukan teman-teman mahasiswa dengan mengadakan acara seminar dan dialog ini. Melalui kegiatan ini maka kanal komunikasi antara mahasiswa dan pemerintah berjalan baik," katanya.

Selain itu, kata Wabup yang akrab dipanggil Cak Nur ini, meminta agar mahasiswa tetap kritis terhadap pemerintah. Baginya, penyampaian apirasi bisa lewat dialog maupun demo. Selain itu, mahasiswa juga harus berpikir positif dan memiliki semangat nasionalisme. Hal itu menjadi modal utama pemuda (mahasiswa) menyiapkan diri sebagai generasi penerus bangsa.

"Untuk menjadi agen perubahan, dibutuhkan semangat nasionalisme dan berpikir positif," tegasnya.

Sementara Ketua BEM Kota Delta, Bayu Dwi Manunggal menegaskan forum dialog yang digagas BEM Kota Delta ini menjadi salah satu kanal pemuda dalam menyuarakan pemikirannya untuk kota delta. Pihaknya berharap Pemkab Sidoarjo membuka ruang dan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mahasiswa dalam memberi kontribusi pemikiran membangun Sidoarjo.

"Kami sebagai mahasiswa ingin memberikan sumbangsih melalui pemikiran kritis terhadap Pemkab Sidoarjo. Mahasiswa tidak akan demo kalau ruang dialog antara mahasiswa dan pemerintah berjalan dengan baik. Kami (BEM) mengedepankan dialog daripada demo. Demo jalan terakhir dalam menyuarakan aspirasi rakyat," tandasnya. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru