Ketua KAI Jatim Siap 'Buka-Bukaan' ke KPK dan Mabes Polri Soal Dugaan Gratifikasi di Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur H Abdul Malik SH MH menyatakan siap memberikan keterangan secara transparan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Mabes Polri soal dugaan gratifikasi di Sidoarjo.
Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur H Abdul Malik SH MH menyatakan siap memberikan keterangan secara transparan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Mabes Polri soal dugaan gratifikasi di Sidoarjo.

i

Surabaya (republikjatim.com) - Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jawa Timur (Jatim), H Abdul Malik SH MH menyatakan kesiapannya untuk memberikan keterangan secara transparan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maupun Mabes Polri. Langkah ini diambil untuk mengusut tuntas dugaan praktik pungutan liar (pungli) hingga gratifikasi yang diduga menyeret nama Subandi saat menjabat sebagai Plt Bupati Sidoarjo.

​Pernyataan tegas ini muncul di tengah sorotan publik terhadap kasus dugaan investasi properti bodong senilai Rp 28 miliar yang kini ditangani tim penyidik Mabes Polri. Nama Bupati Sidoarjo ikut terseret dalam pusaran kasus itu, meski pihak terkait sebelumnya berdalih aliran dana yang ada merupakan biaya operasional pemenangan Pilkada.

​Pengacara yang akrab disapa Abah Malik yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim Bidang Hukum dan Sengketa ini menilai ada indikasi kuat tindak pidana korupsi yang melampaui sekadar urusan politik.

​"Terkait dana kampanye, saya siap kalau diminta keterangan oleh penyidik KPK atau Mabes Polri. Kita harus buka secara terang benderang soal dugaan pungli maupun gratifikasi ini, agar marwah kepemimpinan di Sidoarjo tetap terjaga," ujar Abah Malik saat ditemui media kemarin.

​Malik mengungkapkan dirinya mengantongi informasi langsung dari pihak perusahaan terkait adanya aliran dana Rp 28 miliar itu. Hal ini lantaran dirinya merupakan pendamping hukum salah satu perusahaan yang menyerahkan uang itu. 

"Direkturnya berbicara langsung ke saya memberikan uang itu. Ini bentuk gratifikasi. Untuk apa memberikan uang kalau tidak ada imbalannya. Misalnya, atensi mempermudah perizinan dan lain sebagainya," imbuhnya.

​Selain dugaan gratifikasi itu, Abah Malik juga menaruh perhatian serius pada penanganan kasus penggelapan sertifikat yang saat ini sedang bergulir di Polda Jatim. Ia mendesak agar penyidik segera menghentikan perkara tersebut atau melimpahkannya ke Mabes Polri demi efektivitas hukum.

"​Meski secara teknis merupakan perkara berbeda, tetapi terdapat keterkaitan erat dalam objek hukum yang sama. Sertifikat yang diduga digelapkan itu merupakan alat bukti krusial dalam kasus penipuan investasi Rp 28 miliar yang sedang diusut Mabes Polri," tegasnya.

Bagi Malik pelimpahan perkara ini, untuk menghindari kasus tumpang tindih. Bahkan, agar tidak terjadi dualisme penanganan pada objek hukum yang sama.

"Pelimpahan perkara itu untuk 
mencegah disparitas hukum dan  memastikan putusan yang konsisten antara kasus penggelapan dan kasus investasi bodong itu sendiri," ungkapnya.

Tidak hanya itu, bagi Malik juga ada unsur efisiensi penyidikan. Hal ini, lantaran sertifikat tersebut adalah kunci utama dalam kasus besar soal dugaan investasi bodong senilai Rp 28 miliar yang kini ditangani tim penyidik Mabes Polri.

​"Polda Jatim seharusnya menghentikan kasus penggelapan sertifikat ini atau melimpahkan perkaranya ke Mabes Polri. Karena objek hukumnya adalah alat bukti utama dalam kasus investasi bodong. Semuanya saling berkaitan," pungkas Malik. Hel/Waw

Berita Terbaru

Kabar Baik Bagi Warga Sedati, Sidak Wabup Mimik Idayana Pastikan Progres RSUD Sedati Lampaui Target

Kabar Baik Bagi Warga Sedati, Sidak Wabup Mimik Idayana Pastikan Progres RSUD Sedati Lampaui Target

Sabtu, 26 Sep 2026 08:22 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 08:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Harapan masyarakat Kecamatan Sedati dan sekitarnya untuk menikmati fasilitas kesehatan yang memadai makin dekat menjadi…

Meminimalkan Risiko Hukum, Pemkab Sidoarjo Garap Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Lewat Skema Penlok

Meminimalkan Risiko Hukum, Pemkab Sidoarjo Garap Pembebasan Lahan Flyover Gedangan Lewat Skema Penlok

Sabtu, 26 Sep 2026 07:51 WIB

Sabtu, 26 Sep 2026 07:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus tancap gas mempercepat realisasi pembangunan Flyover (FO) Gedangan. Namun, …

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) - Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 25 hingga 27 September 2026 di Hotel…

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Malang (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) Bersatu bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jatim menggelar…

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Bikin Faktur Pajak Fiktif Hampir Rp 1 Miliar, Bos Perusahaan Konstruksi Diserahkan Penyidik Pajak ke JPU Kejari Sidoarjo

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Kamis, 24 Sep 2026 22:20 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) II menyerahkan…

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir generasi muda Kabupaten Sidoarjo. Dua putra-putri terbaik daerah, Muhammad Rasya Islami…