Sidoarjo (republikjatim.com) - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sidoarjo menggelar peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dan Hari Ulang Tahun (HUT) PWI ke 80 secara sederhana di Sekretariat PWI Sidoarjo (Balai Wartawan) di JL Ahmad Yani, Nomor 18 Sidoarjo, Jumat (06/02/2026) sore.
Acara tasyakuran dan doa bersama ini dihadiri seluruh pengurus dan anggota PWI Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sidoarjo, Eri Sudewo yang mewakili Bupati Sidoarjo.
Tak hanya itu, sejumlah pemangku kepentingan dan mitra strategis PWI Sidoarjo juga turut hadir dalam acara itu. Diantaranya perwakilan dari Kantor Imigrasi Surabaya, BPJS Kesehatan Sidoarjo, PT Gudang Garam Tbk, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) dan Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida).
Hadir pula perwakilan dari Polresta Sidoarjo, Kodim 0816 Sidoarjo, Bawaslu Kabupaten Sidoarjo serta organisasi wartawan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.
Ketua PWI Sidoarjo, Mustain mengatakan peringatan HPN dan HUT PWI sejatinya diperingati setiap tanggal 9 Februari. Hal itu, menjadi momentum refleksi bagi insan pers. Mustain menyebut PWI berusia 80 tahun dan menjadi rumah bagi wartawan Indonesia.
"Selama 80 tahun, PWI telah menjadi rumah bagi insan pers Indonesia dan berjuang menjaga kebebasan pers serta profesionalisme wartawan," ujar Mustain.
Selain itu, Mustain menyampaikan tantangan profesi wartawan semakin kompleks di era digital saat ini. Namun, komitmen insan pers tetap sama dalam menyajikan informasi kepada masyarakat yang profesional dan independen.
"Komitmen kita tetap menyajikan informasi yang akurat, berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat," ungkap Mustain yang juga wartawan Harian BANGSA dan BANGSAONLINE.com ini.
Menurut Mustain, pers yang kredibel merupakan pilar demokrasi yang harus terus dijaga. Ia mengajak seluruh wartawan memperkuat solidaritas dan meningkatkan kompetensi sebagai bekal dalam dunia jurnalistik.
"Terima kasih atas dedikasi seluruh rekan-rekan wartawan. Mari teruskan perjuangan pers Indonesia yang profesional, berintegritas dan bermartabat," katanya.
Bupati Sidoarjo melalui Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Eri Sudewo mengucapkan selamat memperingati HPN dan HUT ke 80 PWI. Ia menilai usia 80 tahun menjadi bukti keteguhan organisasi pers.
"PWI telah menjadi saksi perjalanan bangsa, pengawal informasi dan mitra penting dalam pembangunan demokrasi," papar pejabat yang akrab disapa Eri ini.
Eri menilai kebebasan pers menjadi pilar kehidupan berbangsa. Namun, kebebasan ini, harus disertai tanggung jawab.
"Manfaatkan ruang publik untuk menyebarluaskan pesan yang mencerahkan, mengedukasi dan memperkuat solidaritas sosial," pintanya.
Ia juga menekankan pentingnya idealisme jurnalistik, independensi dan netralitas media massa.
"Semua media harus independen dan tidak dipengaruhi kepentingan politik maupun ekonomi agar tetap netral," jelasnya.
Eri berharap, insan pers di Sidoarjo terus menjaga etika dan kode etik jurnalistik dalam setiap peliputan di lapangan.
"Kami berharap media menjadi mitra dalam menyebarluaskan program-program rakyat dan mengawal transparansi pembangunan di Kota Delta," urainya.
Sementara Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih mengucapkan selamat atas peringatan HPN dan HUT ke 80 PWI. Ia menyebut momentum itu sebagai ajang refleksi bersama.
"HPN ini momentum luar biasa untuk melihat sejauh mana organisasi dan wartawan telah berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa Indonesia," ulasnya.
Ia menilai peran wartawan dan PWI selama ini sudah berjalan dengan baik. Namun ke depan diharapkan kontribusi tersebut terus ditingkatkan.
"Yang sudah baik harus menjadi lebih baik lagi ke depan. Karena wartawan punya tugas mulia ada penyusunan Proklamasi Kemerdekaan RI 1945 yang ditulis dan diketik oleh Sayuti Melik," pungkas politikus PKB asal Dapil VI Kecamatan Waru dan Kecamatan Gedangan ini. Ary/Waw
Editor : Redaksi