Polisi Masih Lacak Pelaku, Camat Krembung Sidak Kos Lokasi Tewasnya Perempuan Berambut Pirang

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIDAK - Camat Krembung, Dana Riawati akhirnya menggelar sidak kamar kos tewasnya perempuan berambut pirang di Dusun Buntut, Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Senin (26/12/2022).
SIDAK - Camat Krembung, Dana Riawati akhirnya menggelar sidak kamar kos tewasnya perempuan berambut pirang di Dusun Buntut, Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung, Sidoarjo, Senin (26/12/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kendati pembunuh perempuan berambut pirang masih dalam penyelidikan polisi, namun Camat Krembung, Dana Riawati akhirnya menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke kamar kos tewasnya perempuan muda itu, Senin (26/12/2022). Saat sidak di kos yang ada di Dusun Buntut, Desa Mojoruntut Kecamatan Krembung, Sidoarjo itu Dana didampingi petugas Satpol PP, Polsek Krembung dan Koramil Krembung.

Mantan Sekretaris Disperindag Pemkab Sidoarjo ini langsung menuju kamar kos di lokasi Ervina Krisnaeni (26) yang diduga dianiaya dan dibekap lelaki hidung belang hingga akhirnya tewas saat di rumah sakit itu.

Saat sidak petugas gabungan ini langsung menggeledah satu persatu kamar di kos yang diduga kerap dibuat mesum itu. Bahkan petugas juga mengecek seluruh identitas penghuni kos. Siang itu, petugas gabungan mendapati empat mahasiswi dan dua mahasiswa yang berada di dalam satu kamar. Mereka berada tepat di samping kamar lokasi penganiayaan Ervina Krisnaeni yang akhirnya tewas dan kamarnya masih diberi garis polisi itu.

"Kami semua disini ngak kenapa-kenapa. Kami hanya menumpang makan saja," ujar salah satu mahasiswa sambil menunjukkan identitasnya ke petugas.

Seketika itu, keberadaan mahasiswa dan mahasiswi dalam satu kamar itu membuat petugas geram. Apalagi, garis polisi di kamar sebelahnya masih belum dicopot karena masih dalam penyelidikan polisi. Pemilik kos pun dipanggil petugas untuk dimintai keterangan soal pengawasan bagi penghuni kos. Kasus kemarin belum selesai.

"Sekarang kenapa ada mahasiswi kumpul satu kamar? Padahal asus kemarin itu sudah viral kemana-mana. Tidak ada pengawasan? Bagaimana pengawasan pemilik kos?," ucap Camat Krembung Dana Riawati di depan pemilik kos.

Sementara pemilik kos, Ikhwanto Agus Setiono (42) mengakui ada empat mahasiswi yang kos di kos-kosan miliknya itu. Sementara dua mahasiswa lainnya hanya datang siang hari.

"Tujuan kedua mahasiswa itu hanya menumpang mandi dan makan siang bersama saja tak ada lainnya," katanya.

Kendati demikian, Camat Krembung menilai jika hal itu tetap harus dilarang. Alasannya, para mahasiswa itu tidak memiliki hubungan resmi pernikahan. Apalagi, kos-kosan itu pemiliknya tidak dapat menunjukkan izin usahanya.

"Pokoknya perizinannya harus segera diurus. Karena kejadian Sabtu malam kemarin itu, seharusnya pemilik kos harus tahu semua. Jawabannya tidak tahu tidak tahu terus. Semua itu tanggung jawab pemilik kos. Semua masuk pengawasan pemilik kos sebagai penanggung jawab," pintah Dana.

Sedangkan pemilik kos, Ikhwanto tetap berdalih jika pihaknya sudah berusaha untuk mengurus perizinan. Namun saat mengurus izin itu dirinya merasa kesulitan.

"Saya berjanji akan segera memasang CCTV dan memasang nomor kamar di masing-masing pintu," janjinya.

Selain memeriksa kamar kos, petugas gabungan juga mendatangi empat warung remang-remang di Dusun Biting dan Dusun Simboan, Desa Mojoruntut, Kecamatan Krembung. Di sejumlah warung itu, petugas memeriksa setiap kamar yang berada di belakang warung. Hasilnya, petugas mendapati empat kamar yang diduga digunakan sebagai tempat prostitusi. Bahkan petugas berhasil menemukan dua tas wanita yang ditinggal pemiliknya.

Selain itu, setiap kamar terdapat keranjang sampah penuh tisu bekas. Tidak hanya tisu bekas, petugas juga menemukan beberapa kondom bekas pakai hingga celana pendek perempuan. Barang-barang itu kemudian diangkut petugas, termasuk kasur hingga bantal dan guling.

"Sepi pembeli karena kadang hanya tiga orang," ungkap pemilik warung, Suliatin.

Sementara di Dusun Simboan, petugas juga memeriksa sebuah warung. Di warung ini terdapat tujuh kamar yang disekat triplek. Namun petugas tidak menemukan satu pun wanita di dalam kamar warung itu.

"Tidak ada apa-apa Pak! Saya sudah lama tidak buka," tandas pemilik warung, Sriwati. Hel/Waw

Berita Terbaru

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Anggota Fraksi PKB DPR RI Arzeti Bilbina Perkuat Nilai-Nilai Kebhinekaan Demi Persatuan

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Selasa, 03 Feb 2026 17:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Anggota DPR RI, Arzeti Bilbina menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar kebangsaan yang menjadi tugas anggota DPR dan MPR RI…

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Satpol PP Dirikan Tenda Berdalih Siaga Keamanan 24 Jam di Kawasan Mutiara City, Warga Mutiara Regency Tetap Tak Simpati

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 19:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Usai berhasil merobohkan tembok batas di ujung Perumahan Mutiara Regency Desa Banjarbendo, Kecamatan Sidoarjo mendadak petugas…

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Lima Tahun Dibangun, Bupati Sidoarjo Resmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri Sedati

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Minggu, 01 Feb 2026 13:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi meresmikan Masjid Al Ikhlas di Perumahan Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Sabtu…

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Tiru Jejak Surabaya, Perumda Delta Tirta Sidoarjo Targetkan Cakupan Layanan Pelanggan Hingga 100 Persen

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 18:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo tengah memacu akselerasi layanan air bersih bagi masyarakat Sidoarjo.…

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Revitalisasi Alun-Alun Rp 24,6 Miliar Jadi Kado Spesial Saat Sidoarjo Masuki Usia ke 167

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 16:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo (Harjasda) ke 167 Tahun 2026 menjadi momentum refleksi sekaligus afirmasi atas berbagai…

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Milad Emas ke 50, Smamda Sidoarjo Bertransformasi Menuju Outstanding School Sekaligus Siapkan Kelas Unggulan

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sabtu, 31 Jan 2026 15:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam merayakan usia setengah abad, SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo menggelar rangkaian Milad ke 50 dengan mengusung…