Sidoarjo (republikjatim.com) - Salah seorang warga Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo, Izzan Wawarok Muhammad (28) terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar, Minggu (27/11/2022). Izzan menjadi korban pengeroyokan pemuda gengster bermotor yang mendadak menyerang warga yang sedang masak-masak dan makam malam itu.
Korban mengalami luka bacok, karena sebagian anggota gengster itu membawa senjata tajam (sajam). Diantaranya clurit dan parang.
Berdasarkan informasi di lapangan menyebutkan peristiwa itu terjadi Minggu (27/11/2022) sekitar pukul 02.00 WIB. Lokasi kejadiannya di JL Diponegoro depan Gang III, Kelurahan Lemahputro, Kecamatan Sidoarjo.
Salah seorang saksi kejadian, Indra (25) warga Kelurahan Lemahputro menceritakan peristiwa itu terjadi Minggu (27/11/2022) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Terlihat ada sekitar 30 lebih gerombolan pemuda pengendara motor menyerang warga dan tetangganya itu.
"Anggota gengster bermotor itu ada sekitar 30 pemuda lebih. Para pemuda itu, membawa sajam dan balok kayu mendadak langsung menyerang warga yang berkerumun semalam," ujar saksi Indra warga Gang III Kelurahan Lemahputro ini, Minggu (27/11/2022).
Indra menjelaskan, peristiwa itu warga tidak mengetahui secara pasti penyebabnya. Mendengar suara gaduh yang biasanya di JL Diponegoro itu ada kejadian kecelakaan. Kemudian warga mendekati lokasi kejadian. Nah, saat warga mendekat mereka malah menyerang warga dengan sajam dan memukul menggunakan balok kayu itu.
"Saya hanya berusaha melindungi, dengan cara mendorong agar tidak terkena sabetan sajam para pelaku. Seorang warga kami mengalami luka bacok. Saat ini, korban dirawat di RSI Siti Hajar. Sementara saya yang berusaha melindungi korban hanya mengalami luka lecet di kedua lutut saya," ungkap Indra.
Hal yang sama diceritakan Rezha warga Kelurahan Lemahputro. Pemuda 23 tahun ini mengaku segerombolan gengster motor itu hampir sebagian dari mereka membawa sajam. Terlihat mereka dibawa clurit, gobang (parang) dan balok kayu.
"Penyebab pengeroyokan kami tidak mengetahuinya. Mendadak warga mendengar suara gaduh dikira terjadi kecelakaan. Setelah ikut melihat warga berlarian, karena diserang sekelompok orang dengan membawa sajam dan balok kayu itu," ungkapnya.
Sementara Wakil Ketua RW 4, Kelurahan Lemahputro, Sholeh (48) mengakui saat itu warganya sedang makan bersama di rumah warga. Yakni acaranya hanya masak-masak yang kerap dilakukan setiap malam mingguan.
"Mendadak kami mendengarkan suara gaduh di jalan itu, warga mendekati lokasi. Ternyata, warga malah diserang segerombolan gengster bermotor yang membawa sajam itu," paparnya.
Sholeh mengungkapkan dari kejadian itu, salah seorang warganya dilarikan ke RSI Siti Hajar karena mengalami luka bacok.
"Seorang warga saya yang mengalami luka bacok langsung dilarikan ke rumah sakit. Akibat peristiwa itu, kami juga sudah melapor ke Polresta Sidoarjo," pungkasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi