Sidoarjo (republikjatim.com) - Progres proyek Frontage Road (FR) segmen 2 Gedangan - Buduran sudah mencapai 23 persen. Terjadi deviasi (minus) 6,3 persen dari rencana target 29,4 persen.
Untuk menutup deviasi itu, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali minta PT PLN UP 3 Sidoarjo dan PLN UP 3 Surabaya Selatan mengebut pemasangan tiang dan jaringan baru untuk mempercepat penuntasan jalan frontage yang ditargetkan akhir Tahun 2022 sudah tuntas itu.
"Proyek jalur Frontage Road segmen 2 harapannya selesai sesuai target, yakni akhir Desember 2022. Awal 2023 jalan frontage Aloha sudah tembus jalan Lingkar Timur Buduran," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini, Sabtu (19/11/2022).
Saat ini, lanjut Gus Muhdlor yang perlu segera dituntaskan pemasangan tiang listrik dan pembuatan jaringan baru. Sejumlah tiang listrik yang lama belum bisa dibongkar karena PLN belum memasang tiang listrik yang baru. Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair ini minta dalam minggu ini sudah ada progresnya dan pengerjaanya bisa dikebut untuk mengejar deviasi yang minus 6,3 persen itu.
"Saya minta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBM dan SDA) berkoordinasi secepatnya dengan instansi terkait (PT PLN UP 3 Sidoarjo dan PT. PLN UP 3 Surabaya Selatan) agar minus deviasi 6,3 persen bisa dikejar," tegas Bupati alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Sementara Plt Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUBM dan SDA, Rizal Asnan menegaskan pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan PT PLN UP 3 Sidoarjo dan PT PLN UP 3 Surabaya Selatan, Jumat (18/11/2022) kemarin. Pihak PLN UP 3 Sidoarjo mulai Sabtu (19/11/2022) melakukan pemasangan tiang baru PLN pada STA 5+690.
"Pemasangan tiang dan pembukaan jaringan baru dilanjutkan PLN UP 3 Sidoarjo ditanggal 27 Nopember dengan total 9 tiang. Selanjutnya, tanggal 28 Nopember pihak kontraktor akan membongkar tiang listrik yang lama dan segera mengerjakan jalan," ungkap Rizal.
Rizal menilai, masih ada sejumlah tiang yang dalam kewenangan PLN UP 3 Surabaya Selatan yang belum dibongkar. Tiang listrik dan jaringan yang dalam kewenangan PLN Surabaya Selatan itu jumlahnya ada 8 tiang.
"Rapat koordinasi antara PLN UP 3 Surabaya Selatan dan kontraktor segera dilakukan agar secepatnya bisa dilakukan pemasangan jaringan baru dan pembongkaran tiang lama," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi