Kasus Naik ke Penyidikan, Kejari Sidoarjo Dalami Pengadaan Pakaian Dinas Harian Senilai Rp 2,5 Miliar

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PENYIDIKAN - Kepala Kejari Sidoarjo, Akhmad Muhdhor menyampaikan dugaan penyidikan kasus pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) Pemkab Sidoarjo senilai Rp 2,5 miliar kepada puluhan media, Kamis (21/07/2022).
PENYIDIKAN - Kepala Kejari Sidoarjo, Akhmad Muhdhor menyampaikan dugaan penyidikan kasus pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) Pemkab Sidoarjo senilai Rp 2,5 miliar kepada puluhan media, Kamis (21/07/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo mulai mendalami sejumlah kasus dugaan korupsi yang memicu kerugian keuangan negara. Salah satunya, tim penyidik Kejari Sidoarjo mendalami kasus dugaan pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) atau seragam dinas di lingkungan Pemkab Sidoarjo yang menelan anggaran Rp 2,5 miliar Tahun Anggaran 2019.

"Dalam dugaan kasus (perkara) pengadaan PDH, tim penyidik mendapati ada kesalahan dalam tahapan. Karena tahapan yang dilalui alias melompat-lompat berdampak pada kualitas barang pengadaan, diduga tidak sesuai dengan kontrak (spesifikasi). Tapi, untuk kerugian negara dalam perkara ini belum ditentukan. Sekarang masih kami dalami. Ada beberapa item kerugian di dalam proses pengadaan itu. Perkaranya masih diuji dalam penyidikan," ujar Kepala Kejari Sidoarjo Akhmad Muhdhor kepada republikjatim.com, Kamis (21/07/2022).

Lebih jauh Muhdhor yang juga mantan Asisten Inteligen Kejati Papua ini membeberkan anggaran pengadaan PDH itu masing-masing sebesar Rp 2,5 miliar. Menurutnya, berdasarkan hasil penyelidikan ada tiga item perkara. Saat ini, kasus ini meningkat dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan ada dua item.

"Yang tahapannya naik ke penyidikan yakni pengadaan PDH warna kheki dan PDH yang dipakai pada hari Jumat," ungkap Muhdhor.

Kendati demikian, lanjut Muhdhor hingga kini tim penyidik Kejari Sidoarjo belum menetapkan nama-nama tersangka dalam perkara itu. Saat ini penyidikan masih dalam proses menemukan nama calon tersangka. "Karena prosesnya sudah masuk ke tahap penyidikan, maka kami pastikan ada dugaan unsur pidana dalam pengadaan PDH itu.

"Nanti, setelah alat bukti cukup, baik saksi maupun surat-surat, dilanjutkan penyitaan barang bukti hingga keterangan tim ahli. Baru kami tentukan siapa saja tersangka dalam kasus ini dan ditetapkan siapa saja tersangkanya," tegasnya.

Selama ini, kata Muhdhor tim penyidik sudah memeriksa enam orang saksi. Mereka adalah dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga pihak swasta (rekanan peserta tender).

"Termasuk penyedia (rekanan) barang dan jasanya juga sudah dipanggil. Rekanan ada dua orang yang sudah diperiksa. Kalau PNS ada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kelompok Kerja (Pokja)," jelasnya.

Tidak hanya perkataan dugaan korupsi itu saja, Kejari Sidoarjo juga menaikan status penyelidikan ke tahap penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan keuangan negara lainnya. Yakni kasus pemberian fasilitas kredit investasi refinancing di PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Cabang Sidoarjo ke PT Blauran Cahaya Mulya Tahun 2014 lalu sebesar Rp 200 miliar. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan gugatan warga Perumahan Mutiara Regency melawan Bupati Sidoarjo di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)…

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terus digulirkan di Kabupaten Sidoarjo. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK…

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam melakukan digitalisasi tata kelola keuangan daerah. Langkah…

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Estafet kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo di bawah komando H Rizza Ali Faizin, M PdI langsung bergerak cepat merajut…

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengisi hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo, Subandi memilih turun langsung ke masyarakat.…