Sidoarjo (republikjatim.com) - Adanya penyebaran virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) membuat sejumlah masyarakat khawatir. Hal ini karena virus PMK itu menyerang hewan ternak berkuku belah yang dibutuhkan umat muslim saat Idul Adha 1443 Hijriyah seperti sapi dan kambing.
Untuk antisipasi penyebaran virus PMK itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro ditemani PJU Polresta Sidoarjo meninjau beberapa peternakan yang ada di Sidoarjo.
Kapolresta Sidoarjo meninjau peternakan sapi milik Abdullah di Desa Tambaksumur, Kecamatan Waru, Sidoarjo. Saat ditinjau, peternakan ini memiliki 10 ekor sapi.
"Saat dicek, semua sapi milik Abdullah dalam kondisi sehat dan tidak ada yang terindikasi terjangkit wabah PMK," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro kepada republikjatim.com, Kamis (16/06/2022).
Selama peninjauan, kata Akpol Lulusan 1998 ini menghimbau kepada pemilik peternakan untuk senantiasa menjaga kebersihan kandang demi mengurangi resiko ternak terjangkit virus PMK. Hal yang sama dilakukan Kapolresta Sidoarjo saat meninjau peternakan milik Cholik di Desa Geluran, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
"Kami meminta setiap pemilik peternakan sapi agar para pemilik tidak mengirim ternaknya keluar kota demi mencegah penyebaran virus PMK. Penjualan sapi masih tetap diperbolehkan, tetapi ini hanya lingkungan wilayah Sidoarjo," pintahnya.
Selain memberikan menghimbau kepada peternak, mantan Wakapolresta Banyuwangi ini juga berkoordinasi dengan dokter hewan Dinas Pangan dan Pertanian Pemkab Sidoarjo. Yakni agar hewan (sapi) yang terjangkit PMK dapat segera ditangani. Pendataan hewan yang akan divaksin dilakukan dengan fokus utama ternak betina yang sehat.
"Terutama sapi betina yang usia produktif akan divaksinasi," tegasnya.
Sementara para peternak diharapkan tidak perlu khawatir karena ternak yang terjangkit virus PMK dapat sembuh.
"Caranya dengan perawatan dan pemberian obat intensif dan yang tepat," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi