Masih Ada Dua Lainnya, Bupati Sidoarjo Mulai Tandatangani Tukar Menukar BMD Tanah Eks TKD Korban Lumpur Lapindo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TANDA TANGAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan korban Lumpur Lapindo menandatangani Perjanjian Tukar Menukar Barang Milik Daerah (BMD) Tanah Eks TKD Kelurahan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (03/06/2022).
TANDA TANGAN - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan korban Lumpur Lapindo menandatangani Perjanjian Tukar Menukar Barang Milik Daerah (BMD) Tanah Eks TKD Kelurahan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (03/06/2022).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali dan warga korban Lumpur Lapindo menandatangani Perjanjian Tukar Menukar Barang Milik Daerah (BMD) Tanah Eks TKD Kelurahan Juwet Kenongo, Kecamatan Porong, Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (03/06/2022). Tukar guling itu, untuk memberikan kepastian hukum lahan yang dimanfaatkan para korban luapan lumpur Lapindo di Sidoarjo.

Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pemkab Sidoarjo, Chusnul Inayah mengatakan tukar menukar tanah TKD Juwet Kenongo di Desa Kesambi, Kecamatan Porong itu sudah dimohon Panitia Relokasi Desa Pamotan dan Kelurahan Mindi. Proses ini sudah dilakukan sejak Tahun 2018 laku dengan tindak lanjut surat permohonan Camat Porong.

"Prosesnya sudah dilakukan baik. Mulai pembahasan maupun evaluasi sesuai dengan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 dan Legal opinion (LO) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo," ujar Inayah saat penandatanganan tukar guling di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (03/06/2022).

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali menjelaskan selama ini sudah dibentuk tim khusus untuk menangani tukar guling lahan itu. Tim khusus ini menangani 3 permasalahan di bawah koordinator Asisten Tata Pemerintahan dan Kesra. Tim beranggotakan Camat Jabon, Camat Porong dan Camat Tanggulangin.

"Permasalahan pertama menangani 84 lahan korban Lapindo yang belum mendapat diganti rugi dengan nilai kurang lebih 500 miliar. Setiap minggu ditarget menyelesaikan 8-10 bidang. Tapi saat penyelesaian banyak kendala yang ditemui. Seperti masalah warisan orangnya dihubungi melalui surat panggilan tapi tidak kunjung datang dan sebagainya," katanya.

Sedangkan permasalahan kedua menangani perpindahan korban Lapindo ke Renojoyo. Perbedaan antara Renojoyo dan di Desa Kesambi, sama-sama memanfaatkan TKD, tetapi masalah di Renojoyo peruntukan lahannya masih hijau.

"Walaupun ada tukar guling, tetap tidak bisa dipisah karena sudah ada bangunannya. Tapi masalah Renojoyo ini sudah on progress ke ATR BPN dalam rangka perubahan tata ruang. Tujuannya, agar status tanahnya bisa menjadi kuning (kawasan hunian). Status kuning ini bisa dilakukan tukar menukar dan dilakukan pisah memisah disertifikatkan sesuai dengan pemilik yang baru," tegasnya.

Permasalahan ketiga, dari Kelurahan Mindi pindah ke Desa Kesambi dan Desa Pamotan. Permasalahanya tinggal sertifikat masing-masing yang bisa dibantu Pemkab Sidoarjo. Hal itu akan mengkomunikasikan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sidoarjo untuk mendapat atensi lebih.

"Penanganan ganti rugi korban Lumpur Lapindo ini mendapat atensi lebih dari Kejari Sidoarjo. Makanya, Pemkab Sidoarjo akan mengawal prosesnya hingga selesai," janjinya.

Saat ini, lanjut Bupati yang akrab disapa Gus Muhdlor ini sudah ada serah terima atau perjanjian tukar menukar antara eks warga Mindi yang pindah di Desa Pamotan dan Desa Kesambi dan Pemkab Sidoarjo.

"Satu sudah tuntas, tinggal dua permasalahan yakni soal 84 lahan, 9 sudah tuntas, 27 baru dituntaskan totalnya sekitar 40 masih on progress karena memang kendalanya banyak. Kami ingin memberi kepastian hukum kepada warga dan ganti rugi secepatnya," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Sinergi Akademisi Umsida Dorong Penguatan Akuntansi Pelaku UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional

Sinergi Akademisi Umsida Dorong Penguatan Akuntansi Pelaku UMKM Lokal Tembus Pasar Internasional

Jumat, 08 Mei 2026 20:24 WIB

Jumat, 08 Mei 2026 20:24 WIB

Bandung (republikjatim.com) - Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali diselenggarakan dalam skala…

Usai Tampung Keluhan Pedagang, Bupati Sidoarjo Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional Gandeng Pengelola Pasar

Usai Tampung Keluhan Pedagang, Bupati Sidoarjo Bakal Revitalisasi Pasar Tradisional Gandeng Pengelola Pasar

Kamis, 07 Mei 2026 14:09 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 14:09 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, M Bahrul Amig serta Plt Kepala Dinas Perindustrian dan…

Komisi A DPRD Sidoarjo Tegaskan PP No 16 2026 Peraturan Main Perangkat Harus Mundur Saat Ditetapkan Jadi Cakades

Komisi A DPRD Sidoarjo Tegaskan PP No 16 2026 Peraturan Main Perangkat Harus Mundur Saat Ditetapkan Jadi Cakades

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Kamis, 07 Mei 2026 13:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 80 desa pada 24 Mei 2026 mendatang, Komisi A DPRD Kabupaten…

Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Masa Tunggu Haji di Sidoarjo 29 Tahun, Tiga Kloter 1.133 CJH Diberangkatkan Bupati Subandi dari Pendopo Delta Wibawa

Rabu, 06 Mei 2026 19:43 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 19:43 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ribuan Calon Jamaah Haji (CJH) Sidoarjo kembali diberangkatkan, Rabu (06/05/2026). Kali ini giliran Kelompok Terbang (Kloter)…

Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

Jemput Sejatinya Jenggala, TACB Sidoarjo Gandeng Kementerian Kebudayaan dan BPK Siap Ekskavasi Situs Sendang Agung

Rabu, 06 Mei 2026 09:30 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 09:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah gerakan kebudayaan berskala besar tengah ditiupkan dari bumi Sidoarjo. Dipelopori Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sidoarjo…

Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

Rumah Literasi Digital Genjot Pelatihan Produksi Video Viral AI Tanpa Kamera Mahal

Rabu, 06 Mei 2026 07:11 WIB

Rabu, 06 Mei 2026 07:11 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Era produksi video pendek yang menguras waktu dan biaya besar mulai bergeser. Kini, siapa pun punya kesempatan menciptakan…