Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor menyatakan siapa menyetujui pengajuan anggaran Rp 101 miliar yang diajukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sidoarjo. Alasannya, anggaran untuk pelaksanaan Pemilu 2024 itu dinilai cukup besar.
"Kami menyetujui kebutuhan anggaran pesta demokrasi itu. Nanti akan dibayar permintaan itu," ujar Bupati Sidoarjo yang akrab disapa Gus Muhdlor ini usai menghadiri Diskusi dan Pameran Kereta Api di Steamed Soul, Sidoklumpuk Sidoarjo, Kamis (02/05/2022).
Kenaikan anggaran itu, cukup signifikan. Karena adanya kenaikan sekitar Rp 11 miliar. Hal itu jika dibandingkan dengan anggaran Pilkada Tahun 2020 kemarin sebesar Rp 90 miliar.
Sementara Ketua KPU Sidoarjo, M Iskak mengakui mengajukan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu 2024 senilai Rp 101 miliar. Besaran anggaran itu setelah dihitung sesuai kebutuhan di lapangan.
"Kami berharap usulan anggaran kebutuhan pesta demokrasi ini dapat segera diproses dan disetujui. Mudah-mudahan bisa cepat diproses dan disetujui," ungkapnya.
Soal tahapan pelaksanaan Pemilu 2024, Iskak menjelaskan bakal dimulai pada 14 Juni 2022 mendatang. Tahapan awal itu, akan launching dari KPU RI.
"Rencananya akan dilaunching Ketua KPU RI dan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)," katanya.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari menyebut tahapan Pemilu 2024 akan dimulai 14 Juni Tahun 2022. Presiden Joko Widodo atau Jokowi dijadwalkan hadir dalam acara peluncuran.
"Kami mengundang Presiden untuk memberi sambutan dalam rangka untuk peluncuran dimulainya tahapan Pemilu 2024. Presiden menyambut baik dan akan diagendakan hadir," ungkap Hasyim.
Kehadiran Jokowi, kata Hasyim mendapat dukungan seluruh jajaran pemerintah untuk menyukseskan Pemilu 2024. Tahapan Pemilu sudah berpacu dengan waktu. Pasal 167 Ayat (6) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum menetapkan tahapan penyelenggaraan pemilu dimulai paling lambat 20 bulan sebelum hari pemungutan suara.
"Berdasarkan penghitungan itu, dengan jadwal hari pencoblosan untuk Pemilu 2024 yang telah ditetapkan pada 14 Februari 2024, tahapan penyelenggaraan paling lambat harus dimulai pada 14 Juni 2022," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi