Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah melandainya penyebaran Covid-19 di Indonesia, pemerintah bersama jajaran TNI dan Polri diharapkan terus bersinergi memasifkan vaksinasi bagi masyarakat. Selain itu, disiplin protokol kesehatan (Prokes) juga harus digelorakan.
Dua hal itu disampaikan Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, saat memimpin vaksinasi serentak Indonesia di Pendopo Kabupaten Brebes, Senin (21/03/2022). Kegiatan ini diikuti Polda dan Polres jajaran melalui zoom meeting.
"Meskipun situasi penyebaran Covid-19 saat ini mulai menurun, kami harap jajaran Polri bersama TNI dan pihak pemerintah terkait agar terus memasifkan vaksinasi. Masyarakat juga jangan dulu terlalu euforia, karena Covid-19 masih ada," ujar Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono.
Sementara di wilayah Sidoarjo, vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat, khususnya peningkatan capaian vaksinasi dosis ketiga dan bagi orang lanjut usia (lansia) akan semakin digencarkan. Dari data per 20 Maret Tahun 2022, capaian vaksinasi lansia dosis kedua 58,06 persen. Sedangkan secara global vaksinasi di Sidoarjo, dosis kedua 81,59 persen dan dosis ketiga 10,16 persen.
"Kami bersama TNI dan Dinas Kesehatan Sidoarjo terus melakukan percepatan vaksinasi. Baik itu melalui gerai-gerai vaksinasi maupun vaksinasi menyasar pedesaan," jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.
Sedangkan soal perkembangan Covid-19 di Sidoarjo, kata Kusumo saat ini kasus konfirmasi menurun dan kesembuhan meningkat. Bahkan Per 20 Maret 2022, di Sidoarjo angka konfirmasi 20 orang, kesembuhan 66 orang dan tidak ada meninggal dunia.
"Atas peningkatan penanganan ini, kami berharap masyarakat Sidoarjo jangan lengah dan kendor. Tetap disiplin protokol kesehatan dan bagi yang belum vaksin Covid-19 dosis kedua maupun ketiga, kalau sudah waktunya segera datangi layanan vaksinasi yang ada," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi