Pengaruh Proyek Frontage Road Sebagai Solusi Kemacetan di Sidoarjo, Surabaya dan Gresik

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SEMRAWUT - Kondisi Perempuan Gedangan yang semerawut dapat memicu kemacetan dari arah Sidoarjo menuju Surabaya dan sebaliknya, Kamis (30/12/2021).
SEMRAWUT - Kondisi Perempuan Gedangan yang semerawut dapat memicu kemacetan dari arah Sidoarjo menuju Surabaya dan sebaliknya, Kamis (30/12/2021).

i

DINI ANANDA N A

Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Prodi Adminitrasi Publik)

 

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mobilitas warga di Sidoarjo, Gresik dan Surabaya sangat tinggi. Tidak jarang, warga Sidoarjo banyak berangkat kerja ke Surabaya maupun Gresik. Karena itu, butuh penataan jalan dan perluasan jalan atau menyiapkan flyover dan frontage road. Khususnya, di wilayah Sidoarjo.

Salah satunya di Perempatan Gedangan, Waru hingga Surabaya. Begitu juga dengan mereka yang melewati tol. Hampir setiap pagi dan sore hari, banyak yang menuju ke Sidoarjo. Tingginya mobilitas pekerja itu menyebabkan kemacetan di sejumlah titik.

Salah satu solusinya, Sidoarjo, Surabaya dan Gresik harus terhubung (connect). Apalagi, ada warga Surabaya yang bekerja di Sidoarjo maupun di Gersik. Begitu pun sebaliknya, banyak warga Sidoarjo yang bekerja di Surabaya maupun Gresik.

Para pimpinan daerah masing-masing, harus sepakat mencari solusi intermoda yang saling terkoneksi itu agar antar daerah itu tidak adalagi kecamatan. Bupati Sidoarjo sendiri, sudah menyetujui program itu. Harapannya, pembangunan moda transportasi terkoneksi ini turut memberikan impact kepada masyarakat ketiga daerah itu. Selain itu, dapat memberikan efek lain untuk membangkitkan ekonomi. Bahkan fungsi utamanya mengurangi kemacetan.

Bupati Sidoarjo sendiri menilai manajemen transportasi antar daerah sangat dibutuhkan untuk mengurangi kemacetan itu sendiri. Termasuk memiliki tujuan membuat perekonomian berjalan lebih baik lagi. Khususnya dalam memadukan moda transportasi itu diantaranya bisa menyiapkan MRT, LRT dan angkutan umum lain yang sepakati bersama ketiga kepala daerah. Kemudian skema pembiayaan, di dalam konteks infrastruktur penunjang yang membuat warga masyarakat menjadi nyaman menggunakan transportasi massal.

Peningkatan insfrastruktur yang menghubungkan ketiga daerah, Surabaya-Gresik-Sidoarjo harus bisa terkoneksi tidak hanya jalur distribusi untuk barang. Tetapi, mobilitas warganya juga harus terkoneksi dan terakomodasi. Di awal tahun ini, proyek Frontage Road (FR) Waru sampai Buduran dituntaskan terlebih dahulu.

Jalur penunjang perbatasan Sidoarjo - Surabaya ini diyakini cukup efektif untuk memecah kemacetan. Jika jalur FR ini selesai, maka akan sangat menunjang moda transportasi massal antar daerah. Frontage Road sepanjang 1.600 meter bakal rampung dengan lokasi mulai Bundaran Aloha sampai Perempatan Gedangan.

Berita Terbaru

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Oleh Nikmat Harahap Merantau bukanlah perjalanan yang mudah. Jauh dari keluarga, menghadapi berbagai tantangan hidup, hingga harus berjuang memenuhi kebutuhan …

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan daerah tidak melulu soal megahnya gedung atau mulusnya jalan raya. Kesejahteraan dan rasa aman para pejuang nafkah…

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Sidoarjo terus ditabuh. Tiga pemilik usaha dan …

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pucanganom, Jalan Raden Patah, Kecamatan Sidoarjo, sempat digegerkan kemunculan kawanan…

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan…

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah inovasi UMKM berbasis herbal berhasil menyita perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Produk Teh Daun Kumis…