Tingkatkan Kemandirian Desa, APDI Jatim Lantik Pengurus Cabang Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LANTIK - Ketum APDI Jatim Miftakhul Munir melantik anggota pengurus APDI Kabupaten Sidoarjo disaksikan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor dan Kadis PMD Sidoarjo Mulyawan serta jajaran Camat dan Pendamping Desa dan PLD di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (18/12/2021)
LANTIK - Ketum APDI Jatim Miftakhul Munir melantik anggota pengurus APDI Kabupaten Sidoarjo disaksikan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor dan Kadis PMD Sidoarjo Mulyawan serta jajaran Camat dan Pendamping Desa dan PLD di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (18/12/2021)

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ketua Asosiasi Pendamping Desa Indonesia (APDI) Jawa Timur, Miftakhul Munir menyatakan pembentukan APDI karena Pendamping Desa menjadi mitranya Pemdes dan Pemkab Sidoarjo. Yakni dengan mendampingi seluruh desa di Sidoarjo.

"Artinya APDI ini penting untuk dibentuk. Agar mengakomodir semua kepentingan masyarakat desa melalui Pendamping Desa yang selalu siap mendampingi desa di setiap saat," ujar Miftakhul Munir seusai melantik APDI Sidoarjo di Pendopo Wibawa, Sabtu (18/12/2021) malam.

Sidoarjo kata Miftakhul Munir selalu didampingi soal Dana Desa (DD). Alumni UINSA Surabaya merinci, Dana Desa Kabupaten Sidoarjo mencapai Rp 290 miliar dan terserap di Pemerintah Desa 90 persen.

"Masih ada Rp 27 miliar secepatnya agar dicairkan. Update Kadis PMD Sidoarjo (Mulyawan) untuk dijadikan bahan teman-teman Pendamping Desa Sidoarjo yang sudah dilaporkan dan masih belum dilaporkan Rp 70 miliar dan belum terserap," ungkapnya.

Pihaknya meminta para Pendamping Desa mendorong desa agar segera mempercepat pelaksanaan laporan. Agar Dana Desa yang sudah dianggarkan pemerintah bisa diserap dan diterima Pemdes serta disalurkan sesuai dengan kegunaannya.

"Progres realisasi dalam penggunaan Dana Desa Tahun 2021 menurut data Pendamping Desa dilaporkan Provinsi Jawa Timur Rp 125 miliar dan masih 50 persen dari anggaran yang sudah dianggarkan. Ini menjadi perhatian Menteri Desa PDTT (Abdul Halim Iskandar). Harus ada sinkronisasi antara pemegang kebijakan di Kabupaten dan Desa," tegasnya.

Pria Sumenep Madura ini menguraikan sesuai catatan sementara SDGs desa, ada 54,57 persen untuk menaikkan skor. Yakni menaikkan 18.000 desa agar tercipta Desa Tanpa Kemiskinan. Kabupaten Sidoarjo mendapatkan skor 84 persen pendidikan desa berkualitas. Sedangkan, untuk Indeks Desa Membangun (IDM) Tahun 2021 secara umum masih kategori maju dan nilainya 728 yang secara detail. Desa Mandiri ada 330 desa, Desa Maju 157 desa kemudian dan desa Berkembang ada 130 desa.

"Desa memang dituntut untuk kemudian bergerak lebih cepat untuk menaikkan status dari Desa Berkembang menjadi Maju, yang maju menjadi Mandiri. Mudah-mudahan ini bersinergi antara Pemkab Sidoarjo sesuai dengan tingkatnya," jelasnya.

Mulai Kades, Camat dan Pendamping Desa juga harus berperan aktif mendorong penggunaan Dana Desa terserap sesuai kegunaannya. Pihaknya berharap melalui APDI dapat berpartisipasi aktif. Apalagi pelantikan APDI Sidoarjo sudah difasilitasi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali.

"Ini penting untuk jadikan acuan. Yakni Pendamping Desa dan APDI ibarat mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Kalau di desa itu ada Asosiasi Pemerintah Desa (APDesi). Pendamping Desa juga ada yang namanya APDI khusus di Sidoarjo yang malam ini sudah dilantik. Semua ini untuk meningkatkan kemandirian di desa," tandasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Nikmat Harahap Sukses Jadi Penulis Buku di Tanah Rantau

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Jumat, 07 Agu 2026 11:36 WIB

Oleh Nikmat Harahap Merantau bukanlah perjalanan yang mudah. Jauh dari keluarga, menghadapi berbagai tantangan hidup, hingga harus berjuang memenuhi kebutuhan …

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Angin Segar Bagi Pekerja Rentan Sidoarjo, 42.000 Ojol Hingga Guru TPQ Kini Dikaver BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 16:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pembangunan daerah tidak melulu soal megahnya gedung atau mulusnya jalan raya. Kesejahteraan dan rasa aman para pejuang nafkah…

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Sapu Bersih Miras Ilegal di Sidoarjo, Berkedok Distributor Hingga Sembunyi di Toko Sembako, Pemilik Divonis Bersalah

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Rabu, 05 Agu 2026 14:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Genderang perang terhadap peredaran minuman keras (miras) ilegal di Kabupaten Sidoarjo terus ditabuh. Tiga pemilik usaha dan …

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Teror Ulat Resahkan Siswa TK di Pucanganom Sidoarjo, DLHK dan Kelurahan Gerak Cepat Penyemprotan Hama

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 22:15 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Lingkungan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Pucanganom, Jalan Raden Patah, Kecamatan Sidoarjo, sempat digegerkan kemunculan kawanan…

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:41 WIB

Jajaran Direksi dan Karyawan PT Sarana Karya Solusindo Mengucapkan HUT RI ke 81, Indonesia Berdaulat Adil dan…

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Dari Lahan Tidur dan Niat Tulus Prajurit TNI, Teh Kumis Kucing Wonokupang Balongbendo Curi Perhatian Wabup Sidoarjo

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Selasa, 04 Agu 2026 21:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah inovasi UMKM berbasis herbal berhasil menyita perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Produk Teh Daun Kumis…