Cegah Aksi Bullying di Kalangan Pelajar, SMK YPM 8 Sidoarjo Luncurkan Duta Anti Perundungan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
LAUNCHING - SMK YPM 8 Sidoarjo melaunching Duta Anti Perundungan yang diresmikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Sidoarjo - Surabaya, Lutfi Isa Ansori dan Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Dr Kisyanto di Aula SMK YPM 8 Sidoarjo, Jumat (29/10/2021).
LAUNCHING - SMK YPM 8 Sidoarjo melaunching Duta Anti Perundungan yang diresmikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Sidoarjo - Surabaya, Lutfi Isa Ansori dan Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo Dr Kisyanto di Aula SMK YPM 8 Sidoarjo, Jumat (29/10/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMK YPM 8 Sidoarjo sangat memperhatikan perkembangan perilaku siswa dan siswinya. Salah satu buktinya SMK YPM 8 Sidoarjo melaunching (meluncurkan) Duta Anti Perundungan.

Upaya ini untuk mencegah dan meminimalisir aksi perundungan di lingkungan sekolah dan kalangan pelajar. Terutama perundungan yang terjadi di Media Sosial (Medsos).

Acara bertema Roots Day Program Anti Perundungan ini diresmikan Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Sidoarjo - Surabaya, Lutfi Isa Ansori didampingi Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Dr Kisyanto, Jumat (29/10/2021).

Kepala SMK YPM 8 Sidoarjo, Dr Kisyanto mengatakan program ini untuk mengubah perilaku para siswa dan siswi. Latar belakangnya kondisi saat ini, bullying (perundungan) langsung jarang terjadi. Akan tetapi, Perundungan melalui Medsos paling banyak terjadi hingga tidak bisa terkendali.

"Karena itu, sekolah (SMK YPM 8 Sidoarjo) sebagai salah satu pilar pendidikan perilaku, wajib memberikan pengetahuan tentang bullying itu. Harapannya, tidak akan terjadi perundungan melalui Medsos di sekolah. Terutama di lingkungan sekolah kami sendiri jangan sampai terjadi. Program ini merupakan sebuah pilot project," ujar Dr Kisyanto kepada republikjatim.com, Jumat (29/10/2021) usai acara launching.

Menurut Ketua MKKS SMK Swasta Sidoarjo ini, tugas utama Duta Anti Bullying selain menjaga dirinya sendiri, sekaligus agar jari-jarinya pelajar tidak salah dalam menekan tombol di Hand Phone (HP) miliknya masing-masing.

"Duta Anti Perundungan juga bertugas menyebarkan suatu perilaku yang baik. Bahkan mengajak dan mengisi dengan kegiatan-kegiatan positif. Karena mereka (Duta Anti Perundungan) sudah dibekali pelatihan tentang etika memanfaatkan Medsos dengan baik dan sopan," tegas Kepala Sekolah yang dikenal sangat inovatif ini.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Sidoarjo - Surabaya, Lutfi Isa Ansori mengaku sangat mengapresiasi program SMK YPM 8 Sidoarjo ini. Menurutnya, dalam situasi tertentu yang melakukan perundungan itu justru tidak mengetahui jika ulahnya berupa Perundungan. Padahal, perilakunya ternyata membuat orang lain merasa tidak nyaman. Baginya, sekarang ini kekerasan itu tidak hanya fisik, akan tetapi juga ada kekerasan nonfisik.

"Dengan kecanggihan teknologi (smart phone) bisa saja semua terjadi. Kalau dulu mungkin perundungan hanya diketahui beberapa orang saja dan bisa dilawan. Tetapi kalau sekarang berdeda. Begitu tulisannya dibagikan ke Medsos semua orang bisa membaca dan mengetahuinya," ungkapnya.

Lutfi menilai kegiatan ini membekali anak didik sekaligus mengantisipasi perilaku. Apalagi semua itu kini sudah ada peraturannya. Salah satunya diatur dalam UU ITE dan UU Perlindungan Anak.

"Makanya kegiatan ini sangat bermanfaat dan memberikan wawasan kepada para siswa agar berperilaku yang baik dalam menggunakan Medsos. Semoga SMK YPM 8 Sidoarjo bisa menjadi contoh untuk sekolah lain di Sidoarjo dan Surabaya," pintahnya.

Salah seorang Duta Anti Perundungan, Bintang Maesa Hafta G mengaku sangat senang dan siap untuk menjalankan tugasnya. Menurutnya, perundungan terjadi biasanya dilakukan seseorang yang merasa kuat dan merasa mempu untuk melakukan itu. Makanya tugasnya adalah meredam agar jangan sampai terjadi perundungan.

"Agar tugas kami ini bisa berjalan secara maksimal, maka di setiap kelas ada sekitar 4 siswa menjadi Duta Anti Perundungan. Perwakilan kelas itu yang membantu tugas kami," papar siswa Kelas X TEI ini.

Hal yang sama diungkapkan Balqis Haur A. Menurutnya, menjadi Duta Anti Perundungan itu harus banyak bersabar. Karena pelaku perundungan itu terkadang juga tidak merasa dirinya merugikan orang lain. Bahkan juga merasa perilakunya benar.

"Apalagi, terkadang kalau diingatkan menjadi salah paham. Makanya cara mengingatkan harus dengan baik agar tidak terjadi salah paham," tandas siswi Kelas X MM1. Hel/Waw

Berita Terbaru

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Dongkrak Pelaku Usaha Naik Kelas, Tim Penmas FEB UWKS Dampingi Penyusunan Anggaran Operasional UMKM di Sememi Surabaya

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Sabtu, 19 Sep 2026 17:14 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Penmas) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Wijaya Kusuma Surabaya (FEB UWKS) menggelar…

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Laporan Internal BNI Bikin Oknum Agen Nakal Ketar-Ketir, Kejati Jatim Ringkus Tersangka Baru Korupsi KUR Rp 41,48 Miliar

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:32 WIB

Jember (republikjatim.com) - Pengusutan kasus dugaan korupsi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro BNI di Jember makin berbuntut panjang. Tim penyidik …

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Hujani Sidang Paripurna DPRD Sidoarjo dengan Selebaran, PMII Bagi Surat Terbuka Kritis Desak Penundaan P-APBD 2026

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Jumat, 18 Sep 2026 13:02 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sidoarjo, Kamis (17/09/2026) mendadak menyita perhatian. Sejumlah aktivis Pengurus…

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Perkuat Pendidikan Demokrasi di Kota Delta, Bawaslu Sidoarjo dan UNUSIDA Resmi Gandengan Tangan

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 19:34 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sidoarjo resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Nahdlatul…

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Pacu Pembangunan dan Ketertiban, Bupati Subandi Serahkan 3 Raperda Strategis ke DPRD Sidoarjo

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 18:40 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melangkah cepat dalam memperkuat fondasi pembangunan serta kepastian hukum daerah. Bupati…

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Respon Tegas Keluhan Wali Murid, Bupati Subandi Minta Evaluasi Total Kegiatan ODL, Jangan Paksa Study Tour Mahal

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Kamis, 17 Sep 2026 08:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi maraknya keluhan orang tua siswa terkait tingginya biaya Outing Day Learning (ODL), Bupati Sidoarjo, Subandi…