Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah gudang pengolahan limbah minyak mentah di kawasan industri Jalur Lingkar Timur Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, Sidoarjo ludes terbakar, Selasa, (05/10/2021) malam. Dalam kebakaran itu, belum diketahui penyebab utama kebakaran itu.
Dalam kebakaran yang terjadi di lingkungan RT 09 RW 02, Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran itu, sebanyak 5 mobil Pemadam Kebakaran (PMK) dikerahkan untuk memadamkan api.
Namun besarnya kobaran api hingga menyebabkan petugas dan mobil PMK kesulitan memadamkan hingga 3 jam lebih. Ketika api mulai membakar gudang sekitar pukul 18.30 WIB, api baru bisa dipadamkan petugas pukul 21.45 WIB.
Apalagi dalam kebakaran di gudang milik PT Rizki Jaya Energi itu tidak hanya kobaran api yang membumbung tinggi. Akan tetapi, asap hitam tebal juga keluar dan api menyambar isi gudang pengolahan limbah minyak kelapa sawit itu.
Selain itu, banyaknya bahan yang mudah terbakar, seperti limbah minyak mentah dan jerigen membuat api semakin menjalar kemana-mana.
Komandan Regu (Danru) Posko PMK Buduran, Jangkar Wiyono mengaku mengerahkan 5 unit mobil PMK ke lokasi kebakaran. Rinciannya kelima mobil PKM itu berasal dari Pos PMK Candi, Buduran dan dibantu dari Pos PMK Waru dan Sidoarjo.
"Alhamdulillah sekarang gudang berhasil dipadamkan. Tidak ada kendala berat dalam proses pemadaman hingga pembasahan lokasi kebakaran. Karena secara kebetulan gudang yang terbakar lokasinya berada dekat dengan sungai dan stok airnya cukup untuk memadamkan api," ujarnya, Selasa (05/10/2021) malam.
Jangkar Wiyono menjelaskan hingga kini petugas PMK masih sibuk melakukan pembasahan di sekitar lokasi kebakaran mulai depan hingga bagian belakang gudang.
"Pembasahan ini penting, sebagai upaya mengantisipasi masih adanya sisa-sisa api yang bisa tersulut dan membesar setiap saat," tegasnya.
Kepala Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran, Choirul mengaku baru mendapat kabar kebakaran dari warganya. Kemudian dia berusaha mencari sumber kebakaran besar itu.
"Awalnya kami melihat hanya ada kepulan asap hitam. Bukan api. Setelah dicek kebakaran ada di Lingkar Timur sana milik PT Rizky Jaya Energi ini," ungkapnya.
Sementara salah seorang warga setempat, Hendrik mengaku melaporkan kebakaran kali pertama ke PMK Posko Unit Buduran.
"Usai melaporkan kebakaran itu, ada lima unit mobil PMK yang dikerahkan sehingga api berhasil dipadamkan itu. Kalau kerugiannya belum bisa ditaksir nilainya. Apalagi yang terbakar seluas hampir sekitar 800 meter persegi," tandasnya. Zak/Waw
Editor : Redaksi