Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan warga Desa Keboananom, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo menolak rencana Kepala Desa (Kades) Sutiyono membangun pertokoan di lapangan sepak bola. Warga mempertanyakan rencana pihak desa, karena tidak memanfaatkan tanah aset desa yang lain.
Menurut warga lapangan yang dimiliki desa itu hanya itu satu-satunya. Oleh karena itu, warga tidak setuju jika pihak desa membangun pertokoan dengan dalih akan disewakan agar bisa menambah Pendapatan Asli Desa (PADes). Selain itu, warga khawatir adanya bangunan toko akan berimbas menyempitnya ukuran lapangan sepak bola itu.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) akhirnya menemui warga dan Kepala Desa Keboananom, Sutiyono. Kedatangan Gus Muhdlor di Kantor Balai Desa Keboananom atas permintaan kedua belah pihak. Karena sebelumnya dilakukan musyawarah, belum menemukan titik terang.
"Keinginan warga sudah betul. Karena mereka ingin menjaga jangan sampai lapangan sepak bola satu-satunya yang menjadi aset desa itu dialihfungsikan," ujar Gus Muhdlor di Kantor Balai Desa Keboananom, Minggu (03/10/2021).
Sedangkan yang diinginkan Kepala Desa didukung BPD, kata Gus Muhdlor memiliki rencana membuat BUMDes dengan memanfaatkan tanah lapangan sepak bola itu. Dihadapan Bupati Sidoarjo sempat terjadi adu argumen antara warga dengan pihak pemerintah desa. Karena itu, Gus Muhdlor memberikan jalan tengahnya.
"Keinginan warga kita akomodir dan yang diharapkan Kades juga diakomodir. Sudah ada titik temu antara warga dan Kades disaksikan BPD sudah sepakat sekarang. Yakni desa boleh membangun pertokoan asalkan luas lapangan sesuai dengan permintaan warga. Jadi sudah clear (selesai) semua," tegasnya.
Untuk merevitalisasi lapangan sepak bola Gus Muhdlor akan mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Desa Keboananom. Syaratnya warga dan Kades harus kompak memajukan desanya.
"Kami akan alokasikan dana BKK untuk perbaikan lapangan. Mulai sekarang harus kompak membangun desa bersama-sama. BUMDes jalan lahan publik lapangan sepak bolanya juga bagus," papar Bupati alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Sementara sebelum meninggalkan Balai Desa Keboananom, Gus Muhdlor sempat meninjau kondisi lapangan sepakbola yang berada persis di sebelah timur Balai Desa Keboananom itu. Hel/Waw
Editor : Redaksi