Diduga Tidak Berizin, Wabup Sidoarjo Ancam Tutup Perusahaan Pengelola Bahan Kimia di Sepanjang

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SIDAK - Wabup Sidoarjo Subandi menggelar sidak perusahaan pengelola bahan kimia yang diduga tak mengantongi izin di Lingkungan Simowau, Kelurahan Sepanjang, Taman, Sidoarjo yang karyawannya menjadi tersangka kasus penyiraman air keras, Kamis (12/08/2021).
SIDAK - Wabup Sidoarjo Subandi menggelar sidak perusahaan pengelola bahan kimia yang diduga tak mengantongi izin di Lingkungan Simowau, Kelurahan Sepanjang, Taman, Sidoarjo yang karyawannya menjadi tersangka kasus penyiraman air keras, Kamis (12/08/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Subandi menggelar inspeksi mendadak (sidak) di perusahaan pengelola bahan kimia yang diduga belum mengantongi perizinan di JL Trunojoyo, Lingkungan Simowau, Kelurahan Sepanjang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, Kamis (12/08/2021). Sidak digelar usai mengunjungi korban penyiraman air keras dengan salah satu tersangkanya adalah karyawan perusahaan pengelola bahan kimia itu.

Dalam kunjungan ini, Wabup Sidoarjo didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Kepala Dinas Sosial (Dinsos), Camat Taman, Wakapolsek Taman dan Kepala Kelurahan Sepanjang. Memasuki gerbang perusahaan, Subandi dan rombongan disambut penjaga (Satpam) perusahaan. Informasi dari penjaga perusahaan, pemiliknya sedang tidak ada di tempat. Di lokasi hanya ada karyawan.

Di kantor perusahaan ini, rombongan juga hanya ditemui karyawan. Di halaman perusahaan terdapat armada transportasi perusahaan berupa mobil box lebih dari 3 unit. Salah satu mobil box terbuka. Ketika diperiksa ternyata isinya oli mobil kemasan 4 liter yang sudah dipacking dan siap dikirim.

Kemudian sidak dilanjutkan di lantai dua. Di lantai dua ada pemandangan mencengangkan di lokasi proses produksi. Karena banyak karyawan masih beraktivitas mengelola bahan kimia, tetapi tidak satu pun karyawan dilengkapi standar keamanan operasional kerja. Bahkan di kanan dan kiri tangga lantai dua terdapat kemasan tabung gas dan oli dari berbagai ukuran.

"Niat awal kami sidak hanya ingin menemui pemilik perusahaan untuk mengkonfirmasi pertanggungjawaban korban penyiraman air keras yang dilakukan karyawan perusahaan ini. Tapi, tidak bisa bertemu pemiliknya. Sidak ternyata banyak penemuan. Mulai pengemasan tiner, pengemasan oli dan pengemasan rem kendaraan yang patut dipertanyakan perizinannya," ujar Subandi di lokasi sidak.

Menurut mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini, jika perusahaan tidak mengantongi perizinan bakal menjadi permasalahan tersendiri bagi masyarakat Sidoarjo. Terutama saat terjadi kecelakaan yang bertanggung jawab siapa saja.

"Hasil sidak akan kami tindaklanjuti. Jangan sampai ada persoalan di kemudian hari, ternyata perusahaan ini bodong (tak berizin). Ini jelas merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sidoarjo dan merugikan negara," imbuhnya.

Selain itu, kata Subandi di dalam perusahaan ada usaha pengolahan air keras. Hal itu jelas sangat berbahaya. Misalnya, jika terjadi kebakaran akan berdampak pada tetangga sekitarnya.

"Termasuk, apakah lingkungan sekitar sudah diasuransikan? Ini jadi persoalan. Agar tidak berlarut-larut, saya langsung menghubungi Kapolresta Sidoarjo. Kalau perusahaan ini tidak mengantongi perizinan kami tutup," tegasnya.

Sementara Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Sidoarjo, Fenny Apridawati membeberkan beberapa temuan sidak itu. Selain, karyawan yang bekerja hanya satu orang yang ber KTP Kecamatan Taman juga sebelumnya, petugas Disnaker Pemkab Sidoarjo yang mendatangi perusahaan itu, tidak ditemui manajemen perusahaan akan tetapi hanya ditemui satpam.

"CV Cakrawala ini sudah kami cek ke BPJS Ketenagakerjaan, para karyawannya belum diikutsertakan BPJS. Untuk produknya sudah kami koordinasikan dengan Disperindag. Karena semua produk pakai barcode. Makanya, harus dicek dulu izinnya. Kalau belum izin nanti akan dilaporkan ke Bupati Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Desain Selesai, Solusi Macet Gedangan Depan Mata Pemkab Sidoarjo Kebut Pembebasan Proyek Flyover Senilai Rp 400 Miliar

Desain Selesai, Solusi Macet Gedangan Depan Mata Pemkab Sidoarjo Kebut Pembebasan Proyek Flyover Senilai Rp 400 Miliar

Jumat, 26 Jun 2026 20:33 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 20:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar baik bagi warga Sidoarjo dan para pelaju yang kerap terjebak kemacetan di kawasan Gedangan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab)…

Dukung Pertanian Modern, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Tulangan

Dukung Pertanian Modern, Bupati Subandi Serahkan Bantuan Alsintan dan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Tulangan

Jumat, 26 Jun 2026 16:24 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 16:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo secara resmi menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor kepada Gabungan Kelompok…

Kortas Tipidkor Mabes Polri Endus Aliran Uang Gelap Impor Ribuan Ponsel Ilegal Lewat Bisnis Kafe di Sidoarjo

Kortas Tipidkor Mabes Polri Endus Aliran Uang Gelap Impor Ribuan Ponsel Ilegal Lewat Bisnis Kafe di Sidoarjo

Jumat, 26 Jun 2026 02:03 WIB

Jumat, 26 Jun 2026 02:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Mabes Polri kini melancarkan strategi agresif berskala besar. Tidak…

Sokong 1.264 Hektare Lahan Pertanian, NasDem Sidoarjo Guyur 31,6 Ton Benih Padi ke 50 Poktan di Kota Delta

Sokong 1.264 Hektare Lahan Pertanian, NasDem Sidoarjo Guyur 31,6 Ton Benih Padi ke 50 Poktan di Kota Delta

Kamis, 25 Jun 2026 23:56 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 23:56 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Komitmen nyata dalam memperkuat sektor pertanian kembali ditunjukkan DPD Partai NasDem Kabupaten Sidoarjo. Melalui jalur…

Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

Desak Keterbukaan, Sikap 'Denial' Dikbud Sidoarjo Dikritik Balik Soal Misteri Dugaan Hilangnya 992 Kursi SPMB SMPN 2026

Kamis, 25 Jun 2026 23:25 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 23:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Sidoarjo kini tengah memicu…

Bahas Sidoarjo 'Naik Kelas', Wabup Mimik Idayana Gandeng HIPMI Bikin Terobosan Pengembangan Ekonomi

Bahas Sidoarjo 'Naik Kelas', Wabup Mimik Idayana Gandeng HIPMI Bikin Terobosan Pengembangan Ekonomi

Kamis, 25 Jun 2026 21:10 WIB

Kamis, 25 Jun 2026 21:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tampaknya benar-benar emoh melihat roda perekonomian daerah berjalan biasa-biasa saja.…