Tuntas Sebelum 1 Juni, Relawan Pokja Pendataan SDGs Wonoayu Tagih Janji Penghargaan Kemendes

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PENETAPAN - Kades Wonoayu, Kecamatan Wonoayu menandatangani berita acara hasil pendataan SDGs 2021 bersama Sekdes, BPD, Pendamping Ahli Kabupaten, Pendamping Lokal Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tim relawan pokja pendataan SDGs Desa, Sabtu (29/05/2021).
PENETAPAN - Kades Wonoayu, Kecamatan Wonoayu menandatangani berita acara hasil pendataan SDGs 2021 bersama Sekdes, BPD, Pendamping Ahli Kabupaten, Pendamping Lokal Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tim relawan pokja pendataan SDGs Desa, Sabtu (29/05/2021).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Desa (Pemdes) Wonoayu, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo menjadi desa pertama kali dari 23 desa se kecamatan yang sukses merampungkan pemutakhiran data desa berbasis SDGs (Sustainable Development Goals) desa. Bahkan mereka mampu menyelesaikan tugas itu, sebelum 1 Juni 2021.

Sebelumnya, Kementerian Desa (Kemendes) menjanjikan Desa, Kecamatan dan Kabupaten/Kota yang menyelesaikan pemutakhiran data sebelum 1 Juni 2021 bakal mendapatkan Penghargaan Utama (reward) dari Kemendes PDTT. Hal itu menjadi pelecut bagi Pemdes Wonoayu membentuk tim relawan pokja pendataan SDGs Desa. Mulai dari sosialisasi pembentukan relawan pokja pendataan, penyerahan daftar nama, permintaan user name dan password, bimtek dan instal aplikasi SDGs, pembagian tugas tim pendata dan penyiapan data awal sejak 1 Maret 2021 lalu.

"Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan pemutakhiran data SDGs sebelum waktunya berakhir 1 Juni 2021," ujar Kades Wonoayu, Supriyadi kepada republikjatim.com, Sabtu (29/05/2021) sore.

Supriyadi mengakui penyelesaian itu semua berkat dukungan dan kerja keras semua pihak. Terutama dukungan pihak kecamatan dan pendamping lokal desa. Begitu juga dengan kerja keras para relawan dan para ketua RW dan RT serta sejumlah pihak lainnya.

"Karena kekompakan dan semangat kerja keras semua bisa diselesaikan," imbuhnya.

Tim relawan Pokja SDGs Desa, Nur Kholilah mengakui dalam pendataan pemutakhiran data berbasis SDGs Desa sangat melelahkan. Tetapi pihaknya harus tetap semangat dan militan agar pemutakhiran data dapat terselesaikan sebelum waktunya.

"Lelahnya mengasyikkan. Sekarang sudah terbayar walaupun terkadang dalam pemutakhiran pendataan data berbasis SDGs Desa di rumah warga rumahnya tidak ada dan harus mengulang kembali," katanya.

Nur Kholilah menguraikan untuk total keseluruhan yang data masuk berbasis SDGs Desa Wonoayu sekitar 4.000. Pihaknya sendiri sudah mensurvei 700 orang. Karena Pendamping Ahli Kabupaten Sidoarjo, Saichu menjelaskan bakal ada Penghargaan Utama dari Menteri Desa untuk desa yang bisa merampungkan entri data berbasis SDGs Desa sebelum deadline 1 Juni 2021, dirinya menagih janji itu.

"Kami menagih janji itu. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi dapat Penghargaan Utama. Karena pemutakhiran data SDGs Desa bisa selesai cepat mengalahkan 23 desa di Wonoayu. Terima kasih atas kepedulian dalam memberikan iming-iming penghargaan hingga tim relawan pokja pendataan SDGs Desa bisa semangat," ungkapnya.

Sementara Pendamping Lokal Desa (PLD) Desa Wonoayu, Anita mengakui kecepatan penyelesaian ini berkat kerja sama semua pihak. Termasuk Desa Wonoayu yang didampinginya itu.

"Karena tim relawan pokja pendataan SDGs Desa berusaha sekuat tenaga untuk menyelesaikan sesuai deadline yang diberikan Gus Menteri Desa sebelum 1 Juni 2021 itu," tandasnya. Zak/Waw

Berita Terbaru

Sambut Hari Pertama Sekolah, Bupati Subandi Titip Moral Generasi Muda ke Guru Sekaligus Apresiasi Orang Tua

Sambut Hari Pertama Sekolah, Bupati Subandi Titip Moral Generasi Muda ke Guru Sekaligus Apresiasi Orang Tua

Senin, 13 Jul 2026 13:55 WIB

Senin, 13 Jul 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Hari Pertama Sekolah (HPS) Tahun Ajaran Baru 2026/2027 di Kabupaten Sidoarjo berlangsung hangat, Senin (13/07/2026).…

Rencana Razia Lokalisasi Bocor, Warung Remang-Remang Mendadak Sunyi, Dewan Sidoarjo Desak Evaluasi Total

Rencana Razia Lokalisasi Bocor, Warung Remang-Remang Mendadak Sunyi, Dewan Sidoarjo Desak Evaluasi Total

Minggu, 12 Jul 2026 14:32 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 14:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Operasi besar-besaran penyakit masyarakat (pekat) yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bersama Forkopimda, Sabtu…

Bocor, Razia Maraton Malam Hari Wabup Sidoarjo Pastikan 'Sikat Habis' Prostitusi, Judi dan Miras di Kota Delta

Bocor, Razia Maraton Malam Hari Wabup Sidoarjo Pastikan 'Sikat Habis' Prostitusi, Judi dan Miras di Kota Delta

Minggu, 12 Jul 2026 12:24 WIB

Minggu, 12 Jul 2026 12:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo menunjukkan taringnya dalam memberantas penyakit masyarakat. Dipimpin langsung Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo,…

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Kuatkan Nasionalisme dan Kedisiplinan, Ratusan Siswa Baru YPM Sidoarjo Ikuti MPLS HEBAT 2026 di Markas Kikav Panser

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sabtu, 11 Jul 2026 10:14 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana berbeda terlihat di Lapangan Kompi Kavaleri (Kikav) 3 Panser. Ratusan siswa baru yang tergabung dalam Komplek Yayasan…

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Panasi Mesin Sekaligus Buka Ruang Kompetisi Sehat, PDI Perjuangan Dapil I Sidoarjo Minim Sodorkan 5 Calon Ketua Ranting

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 21:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinamika politik internal DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo kian menghangat menjelang pelaksanaan Musyawarah Ranting…

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jaga Nama Baik, Jangan Asal Hapus Berita Jurnalistik di Platform Digital Bisa Kebiri Kebebasan Pers

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Jumat, 10 Jul 2026 20:38 WIB

Surabaya (republikjatim.com) -  Di era serba digital, reputasi produk dan karya jurnalistik digital alias "rekam jejak" di mesin pencari menjadi aset yang …