Meski Settingan Pembangunan Tower Sudah Sosialisasi dan Menghasilkan Keputusan

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAPAT - Pembangunan Tower Seluler di RW 05 Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo yang hampir selesai.
RAPAT - Pembangunan Tower Seluler di RW 05 Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo yang hampir selesai.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Polemik pendirian bangunan tower seluler provider XL di lingkungan wilayah RW 05 Desa Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo mendapat tanggapan pihak Pemerintah Desa (Pemdes) Kedungbocok, Kecamatan Tarik, Sidoarjo. Protes pembangunan tower itu berawal dari warga sekitar yang tidak tahu menahu soal pembangunan tower dan berdalih tidak ada sosialisasi.

Kepala Dusun Kedungbocok Wetan, Bagus mengatakan acuan rapat pembangunan tower yang diundang warga yang rumahnya radius 50 meter dari tower. Sedangkan untuk rumah Jumeno panggilan akrabnya abah Meno lebih dari radius 50 meter dari tower, makanya tidak diajak dan diundang dalam rapat sosialisasi itu.

"Manajemen tower sendiri waktu bertemu, kami sampaikan keinginan warga yang tidak terdampak radius 50 meter untuk diundang sosialisasi. Malah pihak tower bilang pekerjaan yang diurusi bukan hanya ini saja. Kalau ada waktu (longgar) akan diundang," ujar Bagus, Kamis (29/04/2021).

Setelah beberapa pekan, akhirnya pihak tower mengundang sendiri di salah satu rumah warga sekitar. Bahkan ikut hadir RT, RW dan BPD untuk menyaksikan sosialisasi tower itu. Waktu sosialisasi masalah tower di rumah RT 09 bukan dirinya tidak mau hadir (setingan). Akan tetapi karena waktu itu bersamaan ada acara penting yang tidak bisa diwakilkan yakni Bimtek.

"Sekitar pekan lalu, saat saya sosialisasi tower ke warga lingkungan yang terdampak radius 50 meter di balai desa pendirian tower tak masalah asal ada beritahu dahulu," katanya.

Secara terpisah, Koodinator Lapangan Masyarakat Peduli Lingkungan, Jauhar Mukhlas menanggapi hal ini menilai sosialisasi Pemdes itu seperti apa dan siapa saja yang terdampak. Alasannya, rumahnya saja yang berada di depan lokasi pembanguan tower dianggap tidak terdampak itu dasarnya juga seperti apa?

"Saya sendiri tidak tahu pasti spesifikasi teknis bangunannya dan sesuai atau tidak juga saya tidak tahu. Mala katanya Camat Tarik sudah merekomendasi berdirinya tower itu. Kalau terlanjur seperti ini Camat harus bertanggung jawab. Karena sudah memberikan rekomendasi izin ke pihak pemerintah desa dan pihak kontraktor untuk melanjutkan pembangunan tower ini," tegasnya.

Padahal kata Jauhar, dirinya sebagai warga tidak pernah ada sosialisasi sama sekali dari warga RT 09. Dirinya memastikan, kalaupun ada sosialisasi itu hanya sebuah settingan agar terlihat seakan-akan sudah mendukung proyek pembangunan tower itu.

"Masalah Abah Meno (saya) sendiri yang ikut sosialisasi waktu itu kenapa sampai keluar (Walk Out). Karena Abah saya merasa buat apa ada musyawarah sosialisasi kalau sudah ada keputusan. Itu yang terkesan sudah settingan," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Optimisme Baru dari Trawas, Muswil VI KAHMI Jatim Siap Kawal Jawa Timur Jadi Gerbang Baru Utama Nusantara

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 20:39 WIB

Mojokerto (republikjatim.com) - Korps Alumni HMI (KAHMI) Jawa Timur resmi menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) VI pada 25 hingga 27 September 2026 di Hotel…

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Tingkatkan Penerimaan Negara, DJP Jatim Sita dan Lelang 69 Aset Penghutang Pajak Senilai Rp 29,8 Miliar

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Jumat, 25 Sep 2026 15:34 WIB

Malang (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur (Jatim) Bersatu bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Jatim menggelar…

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Singkirkan Ratusan Pesaing, Muda Mudi Sidoarjo Melenggang ke Final Duta Budaya Jatim 2026, Bupati Ajak Warga Beri Voting

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 23:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir generasi muda Kabupaten Sidoarjo. Dua putra-putri terbaik daerah, Muhammad Rasya Islami…

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Sinyal Hijau Menuju Liga 1, Pemkab Sidoarjo Siap Totalitas Sokong Deltras FC, Ini Beberapa Syarat Mutlaknya

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 22:30 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Angin segar bertiup kencang bagi publik sepak bola Delta. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara terbuka menyatakan…

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Kasus Pembatalan Akta Kelahiran di Sidoarjo Melonjak 2 Kali Lipat, Kepala Dispendukcapil Warning Kejujuran Data Adminduk

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 17:16 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pemkab Sidoarjo mencatat peningkatan signifikan pada kasus pembatalan…

Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Wabup, Mimik Idayana Buka-Bukaan Restu Keluarga dan Politik Perempuan di Delta Podcast KPU

Ibu Rumah Tangga hingga Jadi Wabup, Mimik Idayana Buka-Bukaan Restu Keluarga dan Politik Perempuan di Delta Podcast KPU

Rabu, 23 Sep 2026 15:39 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:39 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengubah peran dari seorang ibu rumah tangga biasa menjadi tokoh sentral di pemerintahan bukanlah perjalanan yang mudah. Kunci…