Sidoarjo (republikjatim.com) - Kecelakaan tunggal terjadi di jalur Sidoarjo - Malang tepatnya di JL Raya Tanggulangin, Sidoarjo, Senin (09/04/2018). Diduga, kecelakaan yang menyebabkan kenek truk mengalami luka-luka di bagian kakinya ini disebabkan karena sopir dalam kondisi mengantuk berat.
Akibatnya, selain truk jumping ke tengah pembatas jalan, juga merobohkan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) yang ada di lokasi kejadian. Selain itu juga menyebabkan arus lalu lintas dari Malang menuju Sidoarjo dan sebaliknya mengalami kemacetan cukup panjang. Kendati demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu.
"Truk rencananya hendak mengirim paketan barang ke Pasuruan, Probolinggo dan Malang. Tapi truk mengalami musibah," terang Kenek Truk, Agung kepada republikjatim.com, Senin (09/04/2018).
Agung menceritakan, kecelakaan ini bermula saat truk ekspedisi ini melaju dari arah Surabaya menuju Malang. Ketika berada di JL Raya Tanggulangin, tiba-tiba ada seorang yang menyeberang di jalan raya itu. Saat itu, Agung mengetahui ada orang menyrberang langsung mengingatkan sopirnya. Diduga, sopir mengantuk, truk oleng dan banting setir ke arah kanan hingga menghantam dan merobohkan PJU di tengah jalan itu.
"Tiba-tiba setelah saya ingatkan sopir, truk oleng ke kanan dan naik ke pembatas jalan itu. Memang tak ada korban dalam kecelakaan ini, tapi kaki kiri saya terluka,"ungkapnya.
Sementara itu, Kapolsek Tanggulangin, Kompol Sirdi menegaskan pihaknya menurunkan anggotanya untuk mengatur arus lalu lintas dan mengurai kemacetan itu. Hal ini karena banyak pengguna jalan yang melihat kecelakaan tunggak truk itu.
"Kami berusaha mengatur arus lalu lintas agar tetap lancar dari kedua arus. Baik yang dari Malang maupun yang dari Sidoarjo," pungkasnya. K1/Waw
Editor : Redaksi