Sidoarjo (republikjatim.com) - Tidak sampai 24 jam, anggota Unit Resmob, Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo berhasil meringkus tersangka pembacokan pasangan kekasih di Desa Wonokupang, Kecataman Balongbendo, Sidoarjo. Tersangka lain adalah Jupri (59) warga Desa Gagangkepuhsari, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.
Petugas menangkap Jupri, karena diduga kuat Jupri mengamuk usai melihat Seniwati (56) warga Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo dan Misto (56) warga Desa Watesari, Kecamatan Balongbendo di dalam rumah janda dua anak itu. Jupri naik pitam hingga membabat kedua korban menggunakan senjata tajam (Sajam). Akibatnya kedua korbab mengalami luka parah dan dilarikan ke RS Anwar Medika.
"Tersangka penganiayaan itu sudah tertangkap," ujar Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Sumardji kepada republikjatim.com, Minggu (07/02/2021) malam.
Lebih jauh, Sumardji menguraikan tersangka Jupri (59) diringkus petugas Polresta Sidoarjo, di Desa Lebani Suko, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Sebelum dikejar ke Kota Pudak itu, anggota Unit Resmob Satuan Reskrim Polresta Sidoarjo memastikan lokasi persembunyian tersangka agar tidak kabur terlebih dahulu. Selain itu, saat ke salah satu rumah tersangka, petugas hanya ditemui istri tersangka.
"Berdasarkan keterangan istri tersangka, kalau tersangka tidak berada di rumah dan sedang bekerja di Surabaya itu dikembangkan petugas. Karena selain menggali keterangan dari istri tersangka, petugas juga mendapat informasi dari saksi dan orang-orang dekat tersangka soal persembunyian tersangka itu," ungkapnya.
Bermodal informasi dan keterangan para saksi dan orang dekat tersangka, maka petugas yang mengejar tersangka dibagi menjadi 3 tim. Yakni tim yang memburuh ke Gresik, Surabaya dan Jember.
"Dari tiga tim yang mengejar ketiga wilayah itu, tim yang mengejar ke Gresik yang berhasil. Dari tangan tersangka, polisi berhasil menyita linggis dan motor beat yang digunakan sebagai sarana menganiaya para korban," tegasnya.
Sementara soal motif penganiayaan yang dilakukan tersangka itu, Sumarji masih enggan membeberkan secara gamblang. Namun dugaan awalnya hanya bermotif asmara cinta segitiga itu.
"Besok saat rilis akan kami sampaikab semua," tandasanya. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi