Sidoarjo (republijatim.com) - Sedikitnya 64 pendonor mengikuti acara donor darah rutin yang digelar di Balai Desa Terik, Kecamatan Krian, Sidoarjo. Mereka sangat antusias mendonorkan darah mereka lantaran untuk kesehatan sekaligus misi kemanusiaan minimnya stok darah di UTD PMI Sidoarjo sejak adanya pandemi Covid-19.
Selain itu, donor darah ini juga untuk membantu warga yang tertimpa musibah bencana alam.
Kegiatan rutinan ini, hasil kerja sama UTD PMI Sidoarjo didukung dengan warga sekitar NU dan para relawan kemanusiaan yang ada di Kecamatan Krian.
"Donor ini untuk membantu mereka yang membutuhkan setetes darah dari kita. Sekarang darah sangat berarti bagi mereka yang terkena musibah bencana alam," ujar Panitia Donor Darah Rutin, Imron Rosyadi kepada republikjatim.com, Minggu (24/01/2021).
Imron menjelaskan peserta donor darah kali ini lebih banyak dibanding acara-acara sebelumnya. Jika sebelumnya peserta donor tidak lebih dari 50 orang, khusus hari ini diikuti sekitar 64 orang.
"Kami berharap semua masyarakat meningkatkan kesadaran atas pentingnya berdonasi atau donor darah. Karena darah itu, selama ini banyak warga yang membutuhkannya. UTD PMI Sidoarjo mengucapkan terima kasih bagi pendonor darah, khususnya warga Desa Terik dan sekitarnya karena darah mereka menyelamatkan banyak nyawa," tegasnya.
Sementara salah seorang relawan yang juga ikut donor darah, Fauzi mengaku untuk donor darah tidak membutuhkan kekuatan ekstra atau makanan tambahan.
"Tapi darah yang didonorkan itu, akan membantu menyelamatkan hidup seseorang. Karena donor darah bagian dari misi kemanusiaan," pungkasnya. K3/Hel/Waw
Editor : Redaksi