Abdimas Umsida Berbagi Strategi Penarikan Kredit Macet Bagi Nasabah BKD Bligo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PENDAMPINGAN - Ketua Tim Abdimas Umsida, Sarwenda Biduri dan dua anggotanya berfoto bersama pengurus Badan Kredit Desa (BKD) Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo seusai membahas soal penarikan kredit macet di nasabah, Rabu (16/12/2020).
PENDAMPINGAN - Ketua Tim Abdimas Umsida, Sarwenda Biduri dan dua anggotanya berfoto bersama pengurus Badan Kredit Desa (BKD) Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo seusai membahas soal penarikan kredit macet di nasabah, Rabu (16/12/2020).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Tim Pengadian Masyarakat (Abdimas) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) berbagi strategi penarikan kredit macet yang dialami sejumlah Badan Kredit Desa (BKD) yang selama ini menjadi Unit Usaha Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Sidoarjo. Kebanyakan BKD di sejumlah desa mengalami kredit macet atau penarikan cicilan tidak jalan lantaran menerapkan sistem manajemen lama. Termasuk BKD Bligo, Kecamatan Candi, Sidoarjo.

Ketua Tim Abdimas Umsida, Sarwenda Biduri mengatakan untuk menghadapi permasalahan yang ada di BKD Bligo, yakni mengatasi penarikan angsuran yang mengalami keterlambatan adalah dengan mengubah sistem lama menjadi sistem baru. Salah satu syarat untuk mengambil pinjaman adanya jaminan dan surat pernyataan (perjanjian) mengenai konsekuensi jika terjadi keterlambatan pembayaran.

"Upaya ini harus dilakukan agar risiko kredit macet tidak semakin membesar. Kalau masalah ini dibiarkan, maka akan berdampak pada sistem keuangan di BKD Bligo sendiri," ujar Sarwenda Biduri kepada republikjatim.com, Rabu (16/12/2020).

Lebih jauh, Sarwenda yang tak lain juga Dosen Akuntansi Sektor Publik ini menjelaskan selama persoalan BKD tidak hanya soal kredit macet. Akan tetapi juga bisa menambah usahanya dengan pemberdayaan Kantor Pos. Pihaknya meyakini upaya ini juga akan berdampak baik kepada keuangan BKD.

"Karena dengan adanya kantor pos, pengahasilannya akan masuk ke BUMDES yang merupakan induk dari BKD itu sendiri," ungkapnya.

Sarwenda meyakini sejumlah strategi dan solusi ini bisa diterima dan dijalankan pengurus BKD dan Bumdes Bligo. Apalagi, sejumlah strategi itu tidak hanya dicetuskan dirinya saja. Akan tetapi juga dibantu kedua anggotanya. Yakni Eny Maryanti sebagai Dosen Akuntansi Keuangan dan Alsaf Febrianggara sebagai Dosen Manajemen Pemasaran.

"Kami berharap berbagai strategi dan solusi itu, mampu menjadi masukan dan alternatif solusi untuk masalah yanb tengah dihadapi BKD dan Bumdes Bligo. Tujuannya roda keuangan dan perputaran permodalan di kedua lembaga desa ini bisa berkembang pesat," pintahnya.

Anggota Abdimas, Alsaf Febrianggara menambahkan jika berdasarkan informasi awal kendala mitra pendampingan BKD Bligo adalah tingginya jumlah angka angsuran yang menunggak setiap bulan. Oleh karena itu, ditawarkan beberapa solusi. Petama melalui pendekatan konseling dengan melakukan peringatan via telepon soal penyebab nasabah menunggak. Selanjutnya memberi teguran tertulis yang dikirimkan ke rumah nasabah. Sekaligus harus mengetahui penyebab nasabah menunggak.

"Misalnya apa karena gajinya ditunda, maka harus melakukan rescheduling waktu pembayaran. Waktu pembayaran dapat diperpanjang, bisa maju atau mundur dari tangal pembayaran awal. Kemudian diterapkan restrukturing angsuran. Yakni angsurannya yang seharusnya dibayar beserta denda, diberi keringanan untuk tidak membayar denda (bunga) agar nasabah bisa membayar pokoknya saja," tegasnya.

Selain itu, kata Alsaf juga bisa memperpanjang waktu pinjaman dan memberi keringanan kepada nasabah agar angsuran setiap tanggal tertentu lebih murah (lebih kecil). Tujuannya agar lebih aman dan meminimalisir resiko tunggakan. Bahkan juga mengubah sistem dengan menambahkan jaminan. Alasannya jika sistemnya terus menerua tidak ada jaminan maka risiko akan tetap ada dan semakin membesar bagi keuangan BKD.

"Saran terakhirnya melaksanakan kerjasama dengan Bank untuk menggunakan sistem Payroll. Upaya ini dapat dihubungkan dengan teknologi keuangan yang secara otomatis terdeteksi untuk pembayaran angsuran melalui rekening gaji para nasabah. Ini bisa dilakukan kerjasam adengan bank-bank syariah yang tidak ada tabungan awal," jelasnya.

Anggota Abdimas lainnya, Eny Maryanti memaparkan solusi lainnya yakni dengan mendatangi rumah nasabah. Kemudian soal penjadwalan ulang ini dilakukan seminggu sekali atau mungkin bisa dilakukan dua minggu sekali. Kemudian untuk jumlah angsuran Rp 50.000 misalnya maka bisa dikecilkan menjadi Rp 30.000.

"Berikutnya menerapkan persyaratan bagi nasabah yang sudah melebihi waktu yang ditentukan maka diminta membuat surat pernyataan (perjanjian) yang menyatakan kesanggupan untuk membayar atau melunasinya. Kalau ada blesetnya, maka BKD dapat menggunakan surat perjanjian itu untuk mengambil tindakan tegas agar nasabah itu tidak nunggak terus-menerus," paparnya.

Sementara Ketua Pelaksana Operasional BKD Bligo, Slamet mengaku bakal menjalankan dan menerapkan semua strategi dan solusi dari tim Abdimas Umsida itu.

"Karena kami punya target modal keuangan di BKD ini berkembang pesat tidak mala berkurang hanya karena kredit macet di nasabah," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 1.239 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan dalam dua tahap keberangkatan, Selasa…

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo resmi memberlakukan program pembebasan denda pajak daerah mulai 4 Mei hingga…

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda dan penuh nilai bermakna melalui kegiatan GraduAction 2026,…

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…