Sidoarjo (republikjatim.com) - Untuk memberi rasa aman, nyaman dan kondusif di tengah masyarakat, Polresta Sidoarjo menggelar acara Cangkrukan Kamtibmas Kampung Tanggguh Yang Aman Dan Sehat Menjelang Pilkada dan Pilkades. Salah satunya, Cangkrukan di Pendopo Balai Desa Kraton, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Rabu (04/11/2020) malam.
Kegiatan ini diikuti Plt Camat Krian Zainul Arifin, Kapolsek Krian AKP Mukhlason, Danramil Krian Kapten Siswanto, Sekdes Kraton Achmad Sirojuddin, Panwascam dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.
Kasat Binmas Polresta Sidoarjo Kompol Dodot Dwianto menyampaikan permintaan maaf karena Kapolresta Sidoarjo berhalangan hadir karena ada keluarga yang meninggal dunia. Karena itu, dalam cangkrukan itu diwakili dirinya. Dodot berharap Cangkrukan Kamtibmas ini bisa menciptakan kondisi situasi yang aman, sehat dan selamat.
"Aman dari kejadian kriminalitas yang cenderung menurun. Serta membuat situasi Kamtibmas berjalan aman dan kondusif menjelang Pilkada dan Pilkades agar masyarakat menjadi tenang, lancar dan tidak ada gangguan," ujar Kompol Dodot Dwianto kepada republikjatim.com, Rabu (04/11/2020) malam.
Untuk soal kesehatan, kata Dodot kasus pandemi Covid-19 di wilayah Krian, ada 412 penderita Covid-19. Dari jumlah itu, saat ini menyisahkan 10 orang saja. Pihaknya berharap masyarakat sadar penekanan dan penyebaran Covid-19 dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan massa).
"Mudah-mudahan 10 orang yang masih terkonfirmasi (positif) Covid-19, dalam waktu dekat (mungkin 2 minggu) bisa sembuh semua," pintahnya.
Sedangkan menggapi keluhan Ketua Panitia Pilkades Kraton, Eko Susanto yang berkenginan mendapatkan jaminan keamanan menjelang Pilkades yang akan digelar 20 Desember 2020, Dodot memastikan bakal dibackup penuh petugas keamanan. Yakni mulai dari petugas Polsek akan berkoordinasi dengan TNI (Koramil), Satpol PP, Linmas dan sebagainya.
"Semua akan membackup keamanan Pilkades. Mudah-mudahan bukan hanya aparat yang bertangung jawab masalah keamanan tapi juga steakholder. Bahkan masyarakat sendiri bertanggung jawab akan pentingnya keamanan. Nanti bisa berkaloborasi dengan petugas keamanan untuk menjaga keamanan dan akan diberi pemahaman," tegasnya.
Sementara Ketua Pilkades Kraton, Eko Susanto berharap karena Pilkades semakin dekat, pihaknya meminta jaminan keamanan itu. Apalagi, Pilkada Kraton bakal memakai sistem E- Voting.
"Jangan sampai pengalaman pahit yang ada di Desa Klantingsari, Kecamatan Tarik terulang disini (Kraton). Panitia harus dibekali ilmu terkait pelaksanaan E- Voting. Kami pelajari kelemahan yang ada di Klantingsari dan akan ditambahi apa yang kurang. Rencana besok sosialisasi E-Voting dan tutorialnya," tandasnya. Zak/Hel/Waw
Editor : Redaksi