Sidoarjo (republikjatim.com) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 Tahun 2020 di Sidoarjo yang dilaksanakan di Desa Kedungkembar, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. Sebanyak 300 personil TNI dikerahkan dalam mensukseskan program TMMD dilaksanakan mulai 22 Sepetember – 22 Oktober 2020 itu.
"Seluruh personil yang terlibat akan menjalani rapit test. Jika hasil rapid test ada yang reaktif maka akan dilakukan isolasi dan digantikan personil lain," ujar Plh Bupati Sidoarjo, Ahmad Zaini usai upacara pembukaan TMMD di Pendopo Delta Wibawa, Selasa, (22/09/2020).
Zaini berharap dukungan dan partisipasi dari masyarakat selama 30 hari pelaksanaan TMMD di Desa Kedungkembar agar tujuan dan sasaran yang diinginkan dapat berjalan dengan baik serta optimal sesuai dengan harapan masyarakat.
"Bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki keterkaitan dengan program TMMD dapat melaksanakan kegiatan secara sinergis dan terpadu sehingga akhir dari kegiatan ini nanti dapat tercapati dengan maksimal," pintahnya.
Sementara Komandan Kodim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Muhammad Iswan Nusi menegaskan ada tujuh titik program pembangunan fisik dan non fisik yang sudah ditargetkan selesai dalam waktu 30 hari kedepan. Untuk program pembangunan fisik ada tujuh titik. Diantaranya pembangunan penyangga jalan Jati Alun-alun, pembangunan penyangga jalan Cangkringturi, pembangunan penyangga jalan jalan Simpang, normalisasi kali avour Kajartengguli RW 03, pembangunan plengsengan jembatan Simpang, pembangunan pagar SDN 4 Kedungkembar dan pemasangan lampu PJU 50 titik.
"Sedangkan program pembangunan non fisik seperti pemberian pelatihan ternak lele. Tujuannya meningkatkan perekonomian masyarakat desa serta pelatihan-pelatihan lainnya akan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi