Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya 6 kelas yang bakal dipertandingkan dalam Road Race Open Championship 2018 Seri Jawa Timur yang digelar di JL Bekas Tol Porong - Gempol, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo bakal digelar. Hal ini disebabkan minimnya peserta yang mengikuti keenam kelas itu.
Kini, Road Race yang seharusnya mempertandingkan 14 kelas, hanya mempertandingkan 8 kelas saja. Rata-rata kedelapan kelas ini mempertandingkan 115 - 150 CC Terbuka, Pemula dan Mix.
"Memang sebenarnya ada 14 kelas yang dipertandingkan. Karena pesertanya untuk 6 kelas lain tidak penuh, maka yang dipertandingkan hanya 8 kelas. Karena pesertanya ada 54 pembalap dengan 104 starter," terang Sekretaris Panitia, Suharto kepada republikjatim.com, Minggu (25/02/2018).
Padahal, dalam Road Race kali ini pesertanya ada dari sejumlah daerah lainnya di Jatim. Diantaranya Sampang (Madura), Lamongan, Bojonegoro, Lumajang, Probolinggo, Blitar, Tulungagung dan dari Sidoarjo sendiri.
"Meski ini even nasional pesertanya hanya dari regional. Padahal peserta dari seluruh Indonesia bisa ikut berlaga. Karena quotanya kurang dari yang ditentukan dan kelas tidak penuh dari kelas-kelas yang dilombakan maka 6 kelas batal dibuka," imbuhnya.
Kendati minim peserta, lanjut pria yang akrab dipanggil Harto ini even ini adalah ajang pengenalan sirkuit balap motor resmi. Menurutnyan pembalap lokal dan para pemudanya harus dipahamkan lagi agar tidak bertanding diluar sirkuit resmi.
"Kalau mau balapan tidak di sirkuit liar tapi di even resmi seperti ini harusnya mereka terjun. Karena aturan yang dimainkan secara nasional dan internasional agar dijaga keselamatannya," pungkasnya.
Sementara saat pertandingan itu, tak jarang pembalap lepas motornya, terjatuh, dan menuntun motor kesayangannya itu. Hal ini lantaran mesin mati dan disalip di tikungan oleh pembalap lainnya. St1/Waw
Editor : Redaksi