Viral Pimpin Pemakaman Warga Terpapar Corona, Ini Alasan Wabup Sidoarjo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
PEMAKAMAN - Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memimpin pemakaman jenazah warga Sedati yang meninggal karena terpapar Corona di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Delta Proloyo, Sidoarjo, Kamis (26/03/2020) dini hari.
PEMAKAMAN - Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin memimpin pemakaman jenazah warga Sedati yang meninggal karena terpapar Corona di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Delta Proloyo, Sidoarjo, Kamis (26/03/2020) dini hari.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Paska sukses memimpin prosesi pemakaman warga yang positif (terkonfirmasi) terpapar Corona, Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo semakin viral. Video politisi PKB yang akrab dipanggil Cak Nur ini memakamkan warga salah satu perumahan di Sedati itu, langsung beredar di sejumlah Media Sosial (Medsos) dan grup WA.

Cak Nur mengakui jika dalam pemakaman itu, hanya dilaksanakan 5 orang yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Diantaranya dirinya, tim Dinkes dan tiga orang penggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Delta Praloyo, Desa Gebang, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo.

Dalam video yang berdurasi 2 menit 47 detik itu, Cak Nur terlihat menggunakan APD lengkap bersama empat orang lainnya. Dikonfirmasi soal aksi heroik Wabup Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin mengaku saat itu kondisinya sulit mencari tukang gali kubur. Alasannya, rata-rata para penggali kubur ketakutan. Bahkan ada yang mau menggalikan saja, akan tetapi tak ikut prosesi pemakamannya.

"Tapi, alhamdulillah mereka (para penggali kubur) mau menggali dan menguburkan setelah saya bujuk. Yang jelas pemakaman itu seusai Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan penderita Covid-19. Akhirnya mereka mau melaksanakan pemakamannya bersama saya," terang Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin sesaat sebelum Rapat Anggaran Penanganan Covid-19 di Kantor DPRD Sidoarjo, Kamis (26/03/2020).

Cak Nur memaparkan dalam pemakaman itu dikuti lima orang. Selain dirinya ada dr Atok Ilah (Dinkes) serta tiga warga tukang gali kubur. Agar kasus ini tidak terulang, Cak Nur mengaku bakal melibatkan Satgas untuk menangani pemakaman jenazah warga terkonfirmasi Covid-19.

"Seharusnya ada Satgas untuk menangani persoalan pemakaman warga yang terpapar Covid-19 ini. Saya sudah konfirmasi Dinkes Surabaya untuk pemakaman karena jenazah korban ini warga Surabaya tinggal di Sidoarjo. Tapi tak memungkinkan. Karena jenazah korban Corona harus dimakamkan dalam waktu 4 jam, maka kita makamkan di TPU Delta Praloyo itu," tegasnya.

Sementara itu, Cak Nur meminta warga Sidoarjo untuk tidak boleh ketakutan secara berlebihan. Selain itu juga tidak boleh terlalu berani.

"Kami minta warga tetap tenang dan tinggal di rumah saja. Yang penting semua harus proporsional dan sesuai dengan SOP yang sudah ditetapkan," tandasnya.

Diketahui pasien positif Corona ini ditetapkan positif (terkonfirmasi) meninggal, Rabu (25/03/2020) sekitar pukul 19.00 WIB. Namun baru selesai dimakamkan Kamis (26/03/2020) sekitar pukul 03.30 WIB.

"Karena memang pemakamannya harus cepat. Maksimal 4 jam. Saat keluar dari rumah sakit jenazah sudah terbungkus pengamanan berlapis," pungkasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko - Sumberejo, Wabup Sidoarjo Menyoal Drainase Pemicu Banjir dan Jalan Rusak

Sidak Pemeliharaan Jalan Suko - Sumberejo, Wabup Sidoarjo Menyoal Drainase Pemicu Banjir dan Jalan Rusak

Rabu, 08 Apr 2026 19:03 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 19:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana melakukan sidak pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo - Desa…

Dua Ulir Pintu Ari Hilang 4 Tahun Terkahir Diketahui Saat Wabup Sidoarjo Sidak Normalisasi Sungai Porong

Dua Ulir Pintu Ari Hilang 4 Tahun Terkahir Diketahui Saat Wabup Sidoarjo Sidak Normalisasi Sungai Porong

Rabu, 08 Apr 2026 17:57 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 17:57 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemkab Sidoarjo tengah mengerjakan normalisasi Sungai Porong Kanal. Satu alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi sungai…

Lobi Maut Wabup Mimik Idayana, Sidoarjo Diguyur Rp 36 Miliar untuk Bedah 1.200 RTLH

Lobi Maut Wabup Mimik Idayana, Sidoarjo Diguyur Rp 36 Miliar untuk Bedah 1.200 RTLH

Rabu, 08 Apr 2026 16:45 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 16:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar gembira menyelimuti warga Sidoarjo. Ribuan hunian tak layak atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bakal segera berubah wajah.…

Purna Tugas dari Senayan, Rahmat Muhajirin Turun Gunung Jadi Advokat, Siap Bela Rakyat Kecil Sidoarjo Gratis

Purna Tugas dari Senayan, Rahmat Muhajirin Turun Gunung Jadi Advokat, Siap Bela Rakyat Kecil Sidoarjo Gratis

Rabu, 08 Apr 2026 13:33 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 13:33 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Semangat pengabdian H Rahmat Muhajirin SH MH atau yang akrab disapa Abah RM, tampaknya tidak pernah padam. Setelah menyelesaikan…

Kasus Dugaan Korupsi Dana Swadaya Pembangunan Lapangan Rp 900 Juta, Warga Sawohan Desak Kejari Sidoarjo Tak "Main Mata"

Kasus Dugaan Korupsi Dana Swadaya Pembangunan Lapangan Rp 900 Juta, Warga Sawohan Desak Kejari Sidoarjo Tak "Main Mata"

Rabu, 08 Apr 2026 12:22 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 12:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Penanganan kasus dugaan korupsi penggelapan dalam jabatan yang menyeret Kepala Desa Sawohan, Nurul Munfatik, kini memasuki …

Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK Tepat Waktu, Bupati Sidoarjo Berharap Standarisasi Laporan dan Targetkan WTP ke 13

Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK Tepat Waktu, Bupati Sidoarjo Berharap Standarisasi Laporan dan Targetkan WTP ke 13

Rabu, 08 Apr 2026 11:09 WIB

Rabu, 08 Apr 2026 11:09 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bupati Sidoarjo, Subandi bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah…