Mahasiswa Desak Pemkab Sidoarjo Evaluasi Perizinan Pengeboran

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
DEMO - Puluhan mahasiswa yang tergabung Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Pemkab Sidoarjo mendesak Pemkab Sidoarjo evaluasi pengeboran, Selasa (10/12/2019).
DEMO - Puluhan mahasiswa yang tergabung Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Pemkab Sidoarjo mendesak Pemkab Sidoarjo evaluasi pengeboran, Selasa (10/12/2019).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sidoarjo menggelar unjuk rasa di Kantor Pemkab Sidoarjo, Selasa (10/12/2019). Mereka menuntut kebijakan Pemkab Sidoarjo yang memberikan izin PT Lapindo Brantas mengebor di wilayah Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Porong.

Massa menilai masyarakat sekitar lokasi sumur pengobaran di kawasan Kecamatan Tanggulangin tidak menghendaki pengeboran. Sejumlah desa itu diantaranya, Desa Kedungbanteng, Kalidawir, Banjarasri, Penatarsewu dan Desa Banjarpanji. Apalagi, 13 tahun silam tragedi lumpur lapindo yang menyembur di Desa Siring, Kecamatan Porong masih membuat trauma masyarakat.

"Atas kejadian ini puluhan mahasiswa ini mengharap perizinan pengeboran yang dikeluarkan Pemkab Sidoarjo untuk segera dievakuasi kembali," kata Korlap Aksi, Immawan Didin kepada republikjatim.com, Selasa (10/12/2019).

Bagi Imawan, sejak 13 tahun yang silam bencana lumpur Lapindo. Nanum hingga kini tidak kunjung dituntaskan. Bahkan embuat masyarakat Sidoarjo gelisah atas peristiwa itu. Belum lagi saat ini kembali dilakukan pengeboran.

"Saat ini kejelasan eksploitasi di Sidoarjo seakan-akan tidak ada aturan yang mengikat. Dianggap sebagai ladang pemasukan di Sidoarjo. Tapi masyarakat tidak mendapat pengembang dan pemberdayaan setimpal," ungkapnya.

Immawan menguraikan dalam UU ESDM Bab XII pasal 38 menjelaskan pengembangan dan pemberdayaan itu selama masa proses produksi hingga pascatambang. Dalam hal peningkatan kapasitas produksi wajib meningkatkan biaya program pengembang dan pemberdayaan masyarakat. Karenanya, pihaknya kembali mengingatkan peristiwa eksploitasi itu sangat merugikan masyarakat.

"Kami menilai Sidoarjo tidak sedang dalam keadaan baik-baik dengan adanya pengeboran yang dirasa bisa menimbulkan bencana lumpur Lapindo itu. Kami menolak pengeboran yang dilakukan PT Lapindo Jaya Inc. Menolak terjadinya eksploitasi di Sidoarjo. Kami minta Pemkab Sidorajo memperketat aturan eksploitasi di Sidoarjo," pintahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Achmad Saifuddin yang menemui pendemo memberikan pemahaman ke para mahasiswa. Menurut Cak Nur, pihaknya sangat mengapresiasi mahasiswa di Sidoarjo yang berani menyampaikan aspirasinya tentang perizinan eksplorasi itu. Baginya, aspirasi para mahasiswa itu logis. Karena musibah yang terjadi 13 tahun rata-rata masyarakat banyak yang trauma.

"Suara mahasiswa itu lazim. Kami mengharapkan masalah ini dibuatkan forum (pertemuan resmi). Suara mahasiswa itu benar-benar akan kami perhatian, demi kebaikan Sidoarjo. Yang jelas akan ada forum dan duduk bersama untuk membahas eksploitasi di Sidoarjo itu," tandasnya. Hel/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Wujud Nyata Program ASRI, Kader Gerindra Sidoarjo Rayakan HUT Ke 75 Presiden Prabowo Lewat Hijaukan Kota Delta

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 17:54 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memperingati Hari Ulang Tahun ke 75 Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, DPC Partai Gerindra Kabupaten Sidoarjo…

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Momentum Sumpah Pemuda, HMI Sidoarjo Desak Polri Sikat Habis Bandar Narkoba Tanpa Pandang Bulu

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 13:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Peringatan Hari Sumpah Pemuda menjadi momentum krusial untuk menyelamatkan masa depan generasi bangsa dari ancaman bahaya…

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sambut Hari Pangan Sedunia, Pemkab Sidoarjo Gelar Pasar Murah Serbu di 18 Kecamatan

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo melalui Dinas Pangan dan Pertanian…

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sambangi Industri Sepeda Terbesar Asia di Sidoarjo, Wapres Gibran Dorong Selaraskan Pendidikan Vokasi dan Dunia Kerja

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 12:35 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat…

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Kisah "ROKET" dan Mitos BPJS Bikin Penyakit Gatal Minta Dirawat di IGD serta Layanan Tanpa Tunggakan ala RSI Siti Hajar

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sabtu, 17 Okt 2026 06:51 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberadaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan kerap diwarnai dengan cerita-cerita unik di masyarakat. Direktur …

Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Subandi dan KPPN Sidoarjo Pacu Koperasi Desa Merah Putih hingga UMKM

Perkuat Ekonomi Desa, Bupati Subandi dan KPPN Sidoarjo Pacu Koperasi Desa Merah Putih hingga UMKM

Jumat, 16 Okt 2026 22:38 WIB

Jumat, 16 Okt 2026 22:38 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah pusat dalam memacu perputaran ekonomi …