Soal RSUD Barat, Pusaka Desak Audit Kinerja PT SMI dan Pemkab

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik dan Advokasi (Pusaka) Sidoarjo, Fatihul Faizun dan Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini
Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik dan Advokasi (Pusaka) Sidoarjo, Fatihul Faizun dan Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Rencana pembangunan RSUD Barat di Desa Tambakkemeraan, Kecamatan Krian, Sidoarjo hingga kini belum jelas. Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sidoarjo tetap bersikukuh pembangunan RSUD Barat dibangun menggunakan dana APBD. Sedangkan Tim Anggaran (Timgar) Pemkab Sidoarjo tetap bersikukuh dibangun dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).

Padahal, masa jabatan anggota DPRD Sidoarjo periode 2014 -2019 sudah habis. Selain itu, dalam RPJMD 2016-2021 pembangunan RSUD Barat seharusnya sudah mencapai 85 Persen. Hal ini lantaran targetnya beroperasinya mulai Tahun 2020.

"Sudah kami pelajari. Dalam RPJMD, Tahun 2020 pembangunan RSUD Barat harusnya sudah mencapai 85 Persen. Tapi sampai hari ini masih belum ada progres pembangunan sama sekali atas rencana pembangunan itu," terang Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik dan Advokasi (Pusaka) Sidoarjo, Fatihul Faizun kepada republikjatim.com, Kamis (22/08/2019).

Lebih jauh, aktivis yang akrab dipanggil Paijo ini mengungkapkan berdasarkan surat penugasan pendampingan Nomor KEP-50/PR 2017 tertanggal 22 Agustus 2017, PT Sarana Multi Intrastruktur (SMI) sebagai konsultan pembangunan RSUD Barat tugasnya berakhir 22 Agustus 2019 (hari ini).

"Rencana reschedule sudah diajukan PT SMI melalui surat Nomor S-724/SM1/ DU/07/19 tertanggal 17 Juli 2019 kepada Bupati Sidoarjo selalu PJPK proyek pembangunan RSUD Barat. Harapannya ada kompromi dengan anggota DPRD Sidoarjo periode 2019-2024. Dengan reschedule ini berarti dapat nilai kinerja PT SMI dan PJPK tidak efektif dan efisien," imbuhnya.

Selain itu, lanjut Paijo menilai jika DPRD mau fair (terbuka), maka seharusnya berani melakukan audit atas kinerja dari PT SMI mulai Tahun 2017 hingga 2019.

"Sebelum proyek itu dilanjutkan maka harus diaudit BPK RI atas kinerja Pemkab dan PT SMI mulai Tahun 2017 sampai Tahun 2019 ini," tegasnya.

Bagi Paijo, hasil audit BPK RI itu untuk memberikan penilaian secara objektif dan sistematis terhadap hasil kinerja yang sudah dilakukan Bupati Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo dalam mewujudkan pembangunan RSUD Barat.

"Bagi kami audit kinerja itu penting agar memudahkan pengambilan keputusan bagi pihak yang bertanggungjawab dalam mengawasi dan mengambil tindakan dan koreksi. Termasuk agar bermanfaat untuk meningkatkan pertanggungjawaban publik itu," pintahnya.

Sementara itu, secara terpisah Sekda Sidoarjo, Ahmad Zaini menegaskan jika audit kinerja PT SMI dan Bupati Sidoarjo selaku PJPK Pembangunan RSUD Barat harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Soal audit kinerja monggo saja dilakukan seseuai kapasitas dan ketentuan yang berlaku," kata mantan Kepala Bappeda Pemkab Sidoarjo ini.

Selain itu, kata Zaini yang juga mantan Kepala Dinas Perizinan ini, menilai masa penugasan PT SMI sudah diperpanjang. Menurutnya, jika mengacu pada RPJMD seharusnya RSUD Barat sudah dibangun.

"Oleh karena itu, Pemkab dari awal merencanakan menggunakan skema KPBU itu. Agar pembangun fisik dan operasinalnya bisa dilakukan serentak. Sekarang yang dibutuhkan harus ada kompromi antara PJPK (Bupati) dan DPRD. Apalagi, mulai perencanaan awal sampai saat ini, DPRD selalu ikut dalam pembahasan," tandasnya. Waw

Tag :

Berita Terbaru

Gejolak SPMB SMP Negeri di Sidoarjo 2026, Kuota Jalur Domisili Berubah 835 Kursi Misterius Lampaui Pagu Resmi

Gejolak SPMB SMP Negeri di Sidoarjo 2026, Kuota Jalur Domisili Berubah 835 Kursi Misterius Lampaui Pagu Resmi

Jumat, 03 Jul 2026 15:47 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 15:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri se Kabupaten Sidoarjo Tahun Ajaran 2026/2027 diterpa isu miring soal…

Dongkrak Ekonomi UMKM, Pemkab Sidoarjo Wajibkan ASN Pakai Batik Khas dan Udeng Pacul Gowang

Dongkrak Ekonomi UMKM, Pemkab Sidoarjo Wajibkan ASN Pakai Batik Khas dan Udeng Pacul Gowang

Jumat, 03 Jul 2026 14:49 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 14:49 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo secara resmi memperkuat identitas budaya lokal di lingkungan birokrasi. Melalui pe…

Hijaukan Gading Fajar, Wabup Mimik Idayana Pimpin Penanaman 644 Pucuk Merah dan Sentil Kesadaran PKL

Hijaukan Gading Fajar, Wabup Mimik Idayana Pimpin Penanaman 644 Pucuk Merah dan Sentil Kesadaran PKL

Jumat, 03 Jul 2026 13:52 WIB

Jumat, 03 Jul 2026 13:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kawasan Jalan Raya Gading Fajar hingga Desa Sepande, Kecamatan Candi, kini bersiap tampil lebih asri dan teduh. Wakil Bupati…

Perkuat Sinergi, Wabup Sidoarjo Ajak Dandim 0816 Baru Kebut Program KDMP Presiden Prabowo di Kota Delta

Perkuat Sinergi, Wabup Sidoarjo Ajak Dandim 0816 Baru Kebut Program KDMP Presiden Prabowo di Kota Delta

Kamis, 02 Jul 2026 19:48 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 19:48 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana menyambut hangat kunjungan silaturahmi Komandan Kodim (Dandim) 0816 Sidoarjo yang…

Sepi Pengunjung, Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo Bakal Disulap Jadi Lebih Estetik dan Ramai

Sepi Pengunjung, Sentra Kuliner Gajah Mada Sidoarjo Bakal Disulap Jadi Lebih Estetik dan Ramai

Kamis, 02 Jul 2026 19:28 WIB

Kamis, 02 Jul 2026 19:28 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kabar baik bagi para pencinta kuliner dan pelaku usaha di Sidoarjo! Kawasan Sentra Kuliner Gajah Mada bersiap - siap menyongsong…

Sederhanakan Peraturan, DJP Tunjuk Blibli, Shopee, Tokopedia dan Lazada Jadi Pemungut PPh Pedagang Online

Sederhanakan Peraturan, DJP Tunjuk Blibli, Shopee, Tokopedia dan Lazada Jadi Pemungut PPh Pedagang Online

Rabu, 01 Jul 2026 23:09 WIB

Rabu, 01 Jul 2026 23:09 WIB

Jakarta (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) resmi mengimplementasikan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 37 Tahun 2025 (PMK-37/2025). Melalui…