Sidoarjo (republikjatim.com) - Sedikitnya sembilan Penjabat (Pj) Kepala Desa (Kades) dilantik Plt Camat Sukodono di Gladiol Convention Hall Desa Pekarungan, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jumat (16/08/2019). Mereka bakal bertugas sekitar setahun hingga terpilihnya Kades baru di masing-masing desa itu.
Pelantikan Pj Kades ini merupakan momen penting puncak dari rangkaian proses pergantian kepemimpinan di desa. Ini kebijakan penundaan pelaksanaan pemilihan Kades yang habis masa jabatannya hingga terlaksananya Pilkades Serentak April 2020 mendatang.
Sembilan Pj Kades yang dilantik Plt Camat Sukodono, M Mahmud itu diantaranya Nur Iskan (Pekarungan), Widya Helita (Ngaresrejo), Anggoro Baskoro (Pademonegoro), Hadi Purnomo (Masangan Wetan), Putut Siswadi (Anggaswangi), Abdul Majid (Masangan Kulon), Munakir (Klopo Sepuluh) Suratman (Kebonagung) serta Tatang Tobul Ilmu (Sambungrejo).
Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah mengingatkan para Pj Kades yang baru dilantik agar siap menghadapi tantangan dan permasalahan penyelenggaraan pemerintah desa. Baginya karena memimpin di desa tidak semakin mudah. Ini karena secara eksternal akan dihadapkan pada kondisi sosial masyarakat yang semakin kritis.
"Secara global berhadapan dengan tuntutan-tuntutan nilai yang semakin menguat mulai dari profesionalisme, transparansi, demokratisasi dan lainnya yang secara besar terangkum dalam konsep clean government dan good government," terang Saiful Ilah kepada republikjatim.com, Jumat (16/08/2019).
Selain itu, Abah Ipul memaparkan 9 April Tahun 2020 akan diselenggarakan pemilihan Kepala Desa secara serentak di sebanyak 173 desa. Diharapkan kepada para Pj Kades yang baru harus mampu mensukseskan agenda kegiatan pemerintah daerah itu.
"Semoga Pj Kades yang baru dilantik dapat menjalankan amanat yang dipercayakan dalam menyelenggarakan Pemerintahan Desa sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu memahami tugas pokok dan fungsinya sebagai Pj Kades agar dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan prinsip dari rakyat oleh rakyat dan untuk rakyat. Bukan untuk dilayani tetapi untuk melayani masyarakat," tandasnya. Waw
Editor : Redaksi