Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebuah Rumah Makan (RM) Padang Minang Kabau di Dusun Bringinwetan, Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo ludes terbakar. Diduga kebakaran rumah makan ini disebabkan karena adanya elpiji di ruang masak yang bocor.
Akibatnya seluruh bangunan ludes terbakar dan pemilik rumah makan mengalami kerugian sebesar Rp 60 juta.
Beruntung dalam kebakaran di rumah makan milik Ny Asmawati (54) warga JL Kertajaya, Gubeng, Surabaya ini tidak ada korban jiwa. Akan tetapi api yang membesar baru berhasil dipadamkan setelah 4 unit mobil Pemadam Kebakaran (PMK) diterjunkan untuk memadamkan api.
Keempat mobil PMK yang diterjunkan ke TKP itu diantaranya 2 unit mobil PMK Posko Krian, 1 Unit mobil PMK Posko Buduran dan 1 Unit Mobil PMK Posko Waru.
"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran rumah makan itu. Akan tetapi korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah," terang Kapolsek Taman, Kompol Samirin kepada republikjatim.com, Minggu (02/06/2019).
Menurut Samirin dalam kebakaran di RM Padang Minang Kabau JL Raya Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo ini, sebelum kejadian korban bersama dua karyawannya dan seorang keluarganya sedang memasak. Kemudian mendengar suara tabung gas elpiji ngowos (bocor). Selanjutnya korban berusaha membenahi kebocoran itu. Namun sayangnya, gas semakin banyak yang keluar hingga tersambar api kompor gas dan menyebabkan terjadinya kebakaran yg membakar semua rumah makan berserta isinya itu. Termasuk satu unit motor Honda Mio, sebuah TV dan uang tunai Rp 20 juta.
"Api berhasil padam setelah 4 unit PMK memadamkan api. Korban ditaksir merugi sekitar Rp 60 jutaan lebih," tegasnya.
Setelah olah TKP, kata Samirin petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari TKP kebakaran. Diantaranya tabung Gas Elpiji ukuran 3 kilogram dan 1 unit sepeda motor Yamaha Mio yang ikut terbakar.
"Untuk memastikan penyebab kebakaran kami masih memeriksa sejumlah saksi serta melaksanakan olah TKP dan mengambil sampel sisa kebakaran untuk dikirim ke Labfor Polda Jatim," pungkasnya. Waw
Editor : Redaksi