Sidoarjo (republikjatim.com) - Walikota Tegal, M Nursoleh bersama rombongan stafnya belajar kesehatan kota ke Sidoarjo. Dalam kunjungannya itu, Walikota Tegal diterima Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin di ruang rapat Delta Karya Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Senin (28/01/2019).
Dalam kunjungan ini, Walikota Tegal didampingi Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Asisten II, Kepala Dinas Kesehatan Tegal dan para Kabidnya, Kepala Bappeda Tegal dan para pejabat lainnya. Dalam kunjungan itu, total rombongan sebanyak 20 orang.
Sedangkan Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menerima kunjungan itu didampingi drg Syaf Satriawan, Sp. Pros (Plt Kepala Dinas Kesehatan), dan Kepala Dinas Kominfo, dan Fenny Apridawati (Kepala Disnaker) Pemkab Sidoarjo.
Walikota Tegal, M Nursoleh dalam kunjungan kali ini untuk sharing tentang kesehatan dan segala permasalahannya. Untuk permasalahan kesehatan di Kota Tegal secara teknis disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal, dr Prima.
"Saya beraharap, bisa belajar banyak tentang kota sehat di Sidoarjo. Semua hasil yang didapat disini akan diterapkan di Kota Tegal," terang Walikota Tegal, M Nursoleh kepada republikjatim.com, Senin (28/01/2019).
Sementara Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan soal Kota Sehat Sidoarjo memiliki Perda. Untuk penanganan Aids, Sidoarjo termasuk kota besar kedua setelah Surabaya. Oleh karena itu, untuk permasalahan Aids hampir sama. Menurutnya Tahun 2018 jumlah ODHA di Sidoarjo sekitar 2.800 penderita lebih. Dengan semakin bertambahnya ODHA dari tahun ke tahun bukan berarti adanya kegagalan program kerja pemerintah daerah, tapi merupakan keberhasilan dari upaya program kerja yang dirancang dalam rangka membongkar kasus Aids di Sidoarjo.
"Dalam kunjungan kerja ini, Insyaallah banyak yang akan disharingkan. Yakni saling belajar sehingga nanti hasil dari pertemuan ini bisa menjadi perbendaharaan dan referensi bersama," tegasnya.
Sedangkan untuk lebih memantapkan tentang Sidoarjo Kota Sehat, paparan meteri disampaikan dr Atok Ilah (Dinas Kesehatan) Pemkab Sidoarjo. Atok Ilah memaparkan tentang perilaku PHBS dengan Perda No 4 Tahun 2011 tentang Penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) dan Kawasan Tanpa Merokok (KTM) dan penanganan serta pencegahan Aids di Sidoarjo. Waw
Editor : Redaksi