Diduga Tewas Aborsi, Polisi Wonogiri Bongkar Makam Gadis Desa di Ponorogo

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
BONGKAR - Tim Forensik dan Satuan Polres Wonogiri membongkar makam NA warga Dusun Pakis, Desa Karangan Kecamatan Badegan, Ponorogo yang diduga tewas karena aborsi, Rabu (23/01/2019).
BONGKAR - Tim Forensik dan Satuan Polres Wonogiri membongkar makam NA warga Dusun Pakis, Desa Karangan Kecamatan Badegan, Ponorogo yang diduga tewas karena aborsi, Rabu (23/01/2019).

i

Ponorogo (republikjatim.com) warga Dusun Pakis, Desa Karangan, Kecamatan Badegan, Ponorogo digemparkan kedatangan polisi ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat. Apalagi, kedatangan polisi ini untuk membongkar makam NA (22) warga setempat yang diduga meninggal karena aborsi.

Pembongkaran makam dilakukan petugas Satuan Reskrim Polres Wonogiri, Forensik Polda Jatim dan tim Inafis lantaran Tempat Kejadian Perkara (TKP) tewasnya korban di Wonogiri.

Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya Mulya menceritakan awalnya 19 Desember 2018 lalu, NA bersama kekasihnya yang juga tersangka H dan B warga Ponorogo menyewa hotel di wilayah Purwantoro, Wonogiri, Jateng. Hotel itu diduga digunakan praktek aborsi. Dalam praktek itu, NA mengalami pendarahan dan mulutnya mengeluarkan busa. Ketika hendak dilarikan ke puskesmas terdekat NA meninggal dunia.

"Sayangnya kasus ini tidak segera dilaporkan ke polisi. Karena itu kami harus membongkar makam ini karena pihak keluarga merasa ada kejanggalan atas kematian NA. Kasus ini baru dilaporkan ke polisi 13 Januari 2019 kemarin. Hari ini kami mendatangi makam korban untuk proses otopsi jasad korban. Tujuannya untuk mengetahui DNA janin dan jenis obat yang digunakan dalam praktek aborsi," terangnya kepada republikjatim.com, Rabu (23/01/2019).

Aditya mengungkapkan pembongkaran makam korban ini sekaligus untuk mencari tahu penyebab kematian korban dan motif kasus aborsi ini. Apalagi, polisi sudah mengamankan tersangka H kekasih korban dan B penjual obat dan tutorial cara penggunaan.

"Makam korban dibongkar untuk menemukan kejanggalan-kejanggalan atas kematian korban," imbuhnya.

Dokter Forensik Sko Dokes Polda Jateng, AKBP dr Ratna Relawati, Sp KF mengungkapkan untuk hasil otopsi menunggu hasil labolatorium forensik (Labfor) dahulu.

"Kami (tim dokter Forensik Polda Jateng) hanya membantu Polres Wonogiri membongkar makam dan mengungkap pemicu kematian korban," tegasnya.

Sementara sepupu korban, Harmanto keluarga ingin mencari keadilan atas kematian korban yang diduga diluar kewajaran. Oleh karena itu keluarganya minta keadilan dan penegakan hukum.

"Karena kematian saudara saya itu tidak wajar, kami minta keadilan ke penegak hukum. Kami memang sudah telat melaporkan karena sudah hampir 40 hari. Apalagi saat korban keluar sehat mendadak ada kabar dari rumah sakit korban meninggal tidak wajar," paparnya.

Modin Desa Karangan, Bibit Priyadi menegaskan ada beberapa kejanggalan atas kematian AN. Apalagi, petugas ada yang menyatakan saat ditanya soal kematian korban jawabnya karena dugaan over dosis obat. Pembongkaran ini hari ke 34 kematian korban.

"Ketika meninggal ada kejanggalan yang tampak seperti ada cairan meleleh dari mulut dan ada darah korban," pungkasnya. Ami/Waw

Tag :

Berita Terbaru

Dari Lapangan ke Aksi Nyata, ISC Padel Club dan HIPMI Sidoarjo Mobilisasi 12 Komunitas Himpun Donasi Hingga Rp 36 Juta

Dari Lapangan ke Aksi Nyata, ISC Padel Club dan HIPMI Sidoarjo Mobilisasi 12 Komunitas Himpun Donasi Hingga Rp 36 Juta

Minggu, 06 Sep 2026 15:41 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 15:41 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sinergi antara komunitas olahraga dan jejaring pengusaha muda di Kabupaten Sidoarjo kembali membuktikan kolaborasi tidak melulu…

Perkuat Pembinaan dan Tatap Masa Depan Atlet, KONI dan MPI Sidoarjo Targetkan Runner Up di Porprov 2027

Perkuat Pembinaan dan Tatap Masa Depan Atlet, KONI dan MPI Sidoarjo Targetkan Runner Up di Porprov 2027

Minggu, 06 Sep 2026 11:26 WIB

Minggu, 06 Sep 2026 11:26 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Pengurus Cabang Modern Pentathlon Indonesia (MPI) Kabupaten Sidoarjo menggelar silaturahmi dan agenda ta'aruf bersama Ketua Um…

Manfaatkan Libur Akhir Pekan, Bupati Subandi Turun Langsung Bantu Kursi Roda dan Sembako Bagi Tiga Warga Wonoayu

Manfaatkan Libur Akhir Pekan, Bupati Subandi Turun Langsung Bantu Kursi Roda dan Sembako Bagi Tiga Warga Wonoayu

Sabtu, 05 Sep 2026 21:22 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 21:22 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Memanfaat masa libur akhir pekan, Bupati Sidoarjo, Subandi turun langsung menyapa dan menyerahkan bantuan alat bantu mobilitas…

Kepikat Inovasi Eco Lindi, Pemkot Jakarta Barat Boyong Ilmu Pengelolaan Sampah dari Sidoarjo

Kepikat Inovasi Eco Lindi, Pemkot Jakarta Barat Boyong Ilmu Pengelolaan Sampah dari Sidoarjo

Sabtu, 05 Sep 2026 20:55 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Keberhasilan Kabupaten Sidoarjo dalam mengelola sampah secara berkelanjutan menarik perhatian Pemerintah Kota Administrasi …

Manisnya Melon Premium Candinegoro, Inovasi BUMDes Sidoarjo Sulap Greenhouse Jadi Wisata Edukasi Cuan

Manisnya Melon Premium Candinegoro, Inovasi BUMDes Sidoarjo Sulap Greenhouse Jadi Wisata Edukasi Cuan

Sabtu, 05 Sep 2026 20:19 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 20:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Inovasi pertanian modern kini hadir di Desa Candinegoro, Kecamatan Wonoayu, Sidoarjo. Melalui BUMDes Gapura, para pemuda desa…

Buka Pintu Pendopo Delta Wibawa untuk Warga, Bupati Subandi Anggap Ruang Bersama Masyarakat

Buka Pintu Pendopo Delta Wibawa untuk Warga, Bupati Subandi Anggap Ruang Bersama Masyarakat

Sabtu, 05 Sep 2026 19:31 WIB

Sabtu, 05 Sep 2026 19:31 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif dan dekat dengan…