Ponorogo (republikjatim.com) - Kecelakaan maut terjadi di jalur antar propinsi penghubung Ponorogo - Wonogiri, tepatnya di pertigaan Srawungan, Desa Somoroto, Kecamatan Kauman, Ponorogo. Akibat kecelakaan yang melibatkan 3 motor sekaligus ini, menyebabkan seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian dan 3 korban lainnya terluka. Korban tewas karena mengalami luka pecah di bagian kepala.
Usai mengetahui kabar kecelakaan itu, ayah korban Mujiono warga Desa Krebet, Kecamatan Jambon, Ponorogo langsung menangis histeris. Bahkan orangtua korban ini jatuh pingsan di lokasi kejadian setelah melihat kondisi anaknya Selasa (11/12/2018) pukul 07.00 WIB. Mujiono tak percaya anak semata wayangnya, Rudi Irawan (22) tewas di jalur antar propinsi itu.
"Korban tewas di lokasi kejadian. Karena tabrakan karambol di pertigaan itu," terang Kanit Laka Lantas Polres Ponorogo, Ipda Badri kepada republikjatim.com, Selasa (11/12/2018).
Lebih jauh Badri menceritakan ketiga kendaraan yang terlibat tabrakan karambol itu diantaranya motor Honda CBR 150 warna merah marun bernopol AE 6495 WR yang dikemudikan Rudi Irawan warga Dusun Kayen, Desa Krebet Kecamatan Jambon, Ponorogo dan motor Honda Beat bernopol AA 3059 QT yang dikemudikan Agus Taap ( 27) warga Dusun Nepan, Desa/Kecamatan Sawangan, Magelang (Jateng) yang berboncengan dengan Imam Rofii warga Dusun Ngilo-Ilo, Desa Jambolsari, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung serta motor Honda Vario bernopol AE 5872 VS yang dikemudikan Ika (33 ) warga Gelangkulon, Kecamatan Sampung, Ponorogo yang berboncengan dengan Darikem (43).
"Kecelakaan dipicu adanya motor yang hendak belok kanan ditabrak motor CBR dari belakang," imbuhnya.
Menurut Badri kecelakaan karambol yang menewaskan pengendara motor ini berawal ketika motor Honda Vario yang dikendarai Ika melaju dari arah barat mau belok ke kanan ke arah Bantarangin dengan posisi berhenti dan lampu sein menyala ke kanan. Dari belakang ada motor Honda CBR yang di kemudikan korban menabrak dari belakang hingga motor Vario terjatuh di jalan.
"Sedangkan dari arah timur motor Honda Beat bernopol AA 3059 QT yang dikemudikan Agus Taap menabrak motor korban (Rudi Irawan, Ika dan Darikem). Akibatnya korban Ika dan Dariken mengalami patah tulang dan luka -luka. Sedangkan korban Rudi Irawan tewas karena tubuhnya terlindas motor dari timur yang pengendaranya mengalami luka ringan itu," tegasnya.
Berdasarkan hasil olah TKP, kata Badri motor CBR yang melaju dari barat ke timur itu kecepatannya 60-70 kilometer per jam. Sesampai dipertigaan menyerempet motor Honda Vario. Bersamaan itu motor CBR terpelanting ke kanan.
"Kebetulan ada motor dari timur iti. Saat korban terjatuh akhirnya tergencet motor dari arah timur hingga mengalami luka cukup parah di kepala dan meninggal di TKP itu," tandasnya. Ami/Waw
Editor : Redaksi