Kasus TKD Diselidiki Pidsus Kejari Sidoarjo, ​Usai Dilantik Kades Damarsi Janji Kawal Kembalikan Aset Desa Jadi Kos Elit

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
KETERANGAN - Kepala Desa Damarsi Miftahul Anwaruddin memberikan keterangan pers usai pelantikan di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/06/2026).
KETERANGAN - Kepala Desa Damarsi Miftahul Anwaruddin memberikan keterangan pers usai pelantikan di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/06/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana khidmat pelantikan Kepala Desa (Kades) terpilih di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Senin (29/06/2026). Bahkan, momen pelantikan 80 Kades itu, menjadi momentum penting bagi Kepala Desa Damarsi, Miftahul Anwaruddin. 

Usai resmi mengucap sumpah jabatan, Miftahul Anwaruddin langsung memberikan pernyataan tegas terkait langkah strategis pemerintahannya selama 8 tahun ke depan. Termasuk, diantaranya bakal menyelesaikan persoalan Tanah Kas Desa (TKD) Damarsi seluas 3.500 meter persegi yang kini tengah diselidiki pihak tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Sidoarjo.

​Di hadapan awak media, Kades yang akrab disapa Udin ini mengaku prioritas utama setelah dilantik adalah menyelesaikan pekerjaan rumah yang belum tuntas. Termasuk melanjutkan relokasi Kantor Desa Damarsi demi pelayanan masyarakat yang lebih maksimal.

​Ketika dikonfirmasi mengenai isu krusial terkait penyelamatan TKD yang diduga beralih fungsi menjadi area komersial berupa belasan rumah kos elite, Udin menampik anggapan dirinya tinggal diam dalam perkara itu. Ia justru menyatakan kesiapannya untuk pasang badan demi mengamankan aset milik desa.

​"Oh ya pasti, pasti aset desa berupa TKD itu (diselamatkan). Karena diantara tugas pokok kepala desa menjaga dan mengamankan aset. Kami tetap mengawal (masalah TKD) itu," ujar Miftahul Anwaruddin dengan tegas di selasar Pendopo Delta Wibawa.

​Saat ditegaskan kembali jurnalis apakah langkah pengawalan itu, berarti TKD yang bermasalah harus ditarik dan dikembalikan statusnya seperti semula menjadi milik pemerintahan desa, Udin  memberikan jawaban yang lugas.

​"Harus kembali. Aset desa itu harus diselamatkan," tambahnya singkat.

​Pernyataan ini menjadi sinyal hijau bagi warga Desa Damarsi pemerintah desa yang baru akan bersikap kooperatif terhadap proses hukum yang sedang berjalan dan diproses tim Penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo. Langkah penegakan hukum dan pemanggilan saksi-saksi dari unsur warga maupun perangkat desa diharapkan dapat berjalan selaras dengan komitmen Kades terpilih dalam membersihkan serta mengembalikan hak-hak aset desa yang sempat menyimpang. 

Sedangkan para saksi dalam perkara ini, mulai saksi pelapor, LPMD, BPD, para perangkat dan Sekretaris Desa (Sekdes) sudah diperiksa tim penyidik Pidsus Kejari Sidoarjo. Begitu pula para saksi pemasok material pembangunan pembangunan rumah kos elit itu. Termasuk juga pemilik lahan yang rencananya bakal digantikan sebagai TKD pengganti itu.

Diberitakan sebelumnya, tim penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo tampaknya terus bergerak maraton mendalami dugaan kasus dugaan perubahan Tanah Kas Desa (TKD) menjadi belasan rumah kos elite di Desa Damarsi, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Untuk kedua kalinya, Sekretaris Desa (Sekdes) Damarsi, Muhammad Faroid kembali dipanggil dan diperiksa secara intensif di kantor korps adhyaksa itu pekan kemarin.

​Sama seperti pemeriksaan perdana beberapa hari lalu, Faroid diperiksa bersama tiga perangkat desa lainnya dari pagi hingga sore hari. Kali ini, pemeriksaannya juga menyita waktu seharian penuh. Bedanya, hari ini Faroid harus menghadap penyidik seorang diri tanpa didampingi rekan sejawatnya.

​Kasi Pidsus Kejari Sidoarjo, Sigit Sambodo, membenarkan fokus pemeriksaan hari ini memang tertuju pada satu orang pejabat desa itu saja.

​"Sepertinya ada satu orang yang dimintai keterangan khusus hari ini," ungkap Sigit Sambodo saat dikonfirmasi mengenai pemeriksaan Sekdes Damarsi.

Sigit Sambodo mengungkapkan adanya pemeriksaan lanjutan itu. Menurutnya, pemanggilan kembali Sekdes Damarsi ini dilakukan untuk mendalami serta mencocokkan fakta-fakta baru yang ditemukan tim penyidik.

​"Ini merupakan rangkaian kelanjutan dari pemeriksaan sebelumnya untuk memantapkan alat bukti dan keterangan yang diperlukan tim penyidik," papar Sigit Sambodo.

​Saat ditanya mengenai materi spesifik dari pemeriksaan maraton tersebut, Sigit masih enggan membeberkan secara detail demi kelancaran proses penyelidikan. Namun, ia memberi sinyal penanganan perkara ini terus mengalami progres yang signifikan.

​"Semua keterangan dari yang bersangkutan kami tampung untuk melengkapi berkas. Mengenai materi pokoknya, mohon waktu, tim masih bekerja secara profesional untuk membuat terang perkara ini," tandas Kasi Pidsus. Hel/Waw

Berita Terbaru

Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Proyek Revitalisasi Alun-Alun Sidoarjo Rp 26,7 Miliar Berujung Temuan BPK Karena Ada Kelebihan Bayar Rp 566 Juta

Selasa, 11 Agu 2026 16:25 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 16:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Proyek Revitalisasi Alun-alun Kabupaten Sidoarjo yang menelan anggaran fantastis mencapai Rp 26,7 miliar kini menyisakan catatan…

Borong Medali di Kejurnas Muaythai 2026, Dua Atlet Sidoarjo Sapu Bersih Podium di Bekasi

Borong Medali di Kejurnas Muaythai 2026, Dua Atlet Sidoarjo Sapu Bersih Podium di Bekasi

Selasa, 11 Agu 2026 11:13 WIB

Selasa, 11 Agu 2026 11:13 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Prestasi membanggakan kembali diukir para atlet muda asal Kabupaten Sidoarjo. Bertanding di ajang Indonesia Muaythai…

Ubah Mangrove Jadi Fondasi Ekonomi Baru, Pemkab Sidoarjo dan Daerah Pantura Sepakati Langkah Strategis

Ubah Mangrove Jadi Fondasi Ekonomi Baru, Pemkab Sidoarjo dan Daerah Pantura Sepakati Langkah Strategis

Senin, 10 Agu 2026 18:29 WIB

Senin, 10 Agu 2026 18:29 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Ekosistem mangrove tak lagi sekadar dipandang sebagai benteng alami pemecah gelombang pantai. Lebih dari itu, kawasan pesisir…

Pendapatan Rp 3 Miliar Lebih Kondisinya Kumuh, Wabup Sidoarjo Semprot OPD Saat Sidak Rusunawa Pucang

Pendapatan Rp 3 Miliar Lebih Kondisinya Kumuh, Wabup Sidoarjo Semprot OPD Saat Sidak Rusunawa Pucang

Senin, 10 Agu 2026 13:17 WIB

Senin, 10 Agu 2026 13:17 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Kondisi Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Pucang, Kota Sidoarjo memicu keprihatinan sekaligus kekecewaan Wakil Bupati…

Gandeng GP Ansor Jatim, DJP Perluas Literasi Pajak dan Sasar Para Pelaku UMKM

Gandeng GP Ansor Jatim, DJP Perluas Literasi Pajak dan Sasar Para Pelaku UMKM

Senin, 10 Agu 2026 08:53 WIB

Senin, 10 Agu 2026 08:53 WIB

Surabaya (republikjatim.com) - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Timur resmi menjalin sinergi strategis dengan Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP)…

Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah, Wabup Mimik Idayana Hadiri Pelantikan DPD ITQON Sidoarjo 2026 - 2031

Perkuat Sinergi Ulama dan Pemerintah, Wabup Mimik Idayana Hadiri Pelantikan DPD ITQON Sidoarjo 2026 - 2031

Minggu, 09 Agu 2026 19:46 WIB

Minggu, 09 Agu 2026 19:46 WIB

​Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Bupati (Wabup) Sidoarjo, Mimik Idayana menghadiri acara Khususiyah Kubro sekaligus Pelantikan Pengurus DPD ITQON Si…