Cegah Krisis, Pemkab Sidoarjo Perkuat Tangani Sampah dari Hulu - Hilir Hidupkan 86 TPS Berkinerja Rendah dan 25 Mangkrak

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
RAKOR - Bupati Sidoarjo Subandi memimpin rapat koordinasi (Rakor) dan audiensi dengan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo terkait TPS3R di ruang Opsroom, Senin (08/05/2026).
RAKOR - Bupati Sidoarjo Subandi memimpin rapat koordinasi (Rakor) dan audiensi dengan tim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo terkait TPS3R di ruang Opsroom, Senin (08/05/2026).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat upaya penanganan sampah dari hulu hingga hilir. Upaya itu, dilakukan dengan melakukan pemetaan kondisi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R) yang ada di berbagai wilayah. 

Selain pemetaan, upaya penanganan sampah juga ditingkatkan dengan penguatan sistem pengelolaan berbasis digital serta peningkatan fasilitas pengolahan sampah di tingkat desa. Langkah itu, dilakukan untuk mencegah krisis kapasitas Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Griyo Mulyo Jabon yang diproyeksikan hanya mampu menampung sampah hingga tujuh tahun ke depan jika pola pengelolaan saat ini, tidak segera dibenahi.

Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan persoalan sampah menjadi tanggung jawab bersama mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, RT hingga 
masyarakat.

"Kita berusaha memetakan semua persoalan TPS 3R yang ada di Sidoarjo. Tugas penanganan sampah ini, bukan hanya DLHK saja, aman tetapi menjadi tugas kita bersama mulai pemerintah daerah, camat, desa RT hingga masyarakat," ujar Subandi saat audiensi dengan Tim DLHK terkait TPS3R di Opsroom, Senin (08/05/2026).

Subandi menegaskan seluruh kebijakan penanganan sampah akan dipetakan berdasarkan kebutuhan di lapangan dan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, langkah pembenahan harus segera dimulai agar persoalan sampah tidak semakin besar di masa mendatang.

"Kalau tidak mulai hari ini, persoalan sampah tidak akan pernah selesai. Semua harus bergerak sesuai tugas masing-masing," pintanya.

Subandi juga menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memanfaatkan sistem dashboard digital dalam pengelolaan persampahan. Sistem itu, akan digunakan untuk memantau kondisi TPS 3R, pelayanan pengangkutan sampah hingga tingkat retribusi yang dibayarkan masyarakat.

"Semua harus menggunakan dashboard. Nanti akan terlihat TPS 3R yang sudah berjalan baik, yang masih perlu pembenahan hingga termasuk wilayah dengan retribusi yang masih rendah. Saya juga minta tolong Kominfo membantu dari sisi teknologi informasinya," tegasnya.

Selain penguatan sistem digital, Pemkab Sidoarjo juga akan melakukan pemetaan terhadap seluruh TPS 3R yang ada untuk menentukan kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana. Hasil pemetaan itu, akan menjadi dasar penganggaran dalam upaya meningkatkan kapasitas pengolahan sampah di tingkat desa.

"Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pemkab Sidoarjo, timbulan sampah di Kabupaten Sidoarjo saat ini mencapai 892,26 ton per hari. Sebanyak 534 ton atau 59 persen di antaranya masih dibuang langsung ke TPA setiap hari. Sementara, volume sampah tercampur yang masuk ke TPA mencapai 77,24 
persen," ungkap Subandi yang juga mantan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo ini.

Persoalan lain, kata Subandi yang masih menjadi perhatian adalah praktik pembuangan sampah liar. Tercatat sekitar 86,58 ton atau 9,70 persen sampah harian warga masih belum terkelola dengan baik dan dibuang di lokasi yang tidak semestinya.

"Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkab Sidoarjo menyiapkan program 
peningkatan fasilitas TPS 3R. Sebanyak Rp 4,02 miliar disiapkan untuk 
mempertahankan kinerja 22 TPS 3R yang berjalan baik. Selain itu, Rp14,12 
miliar akan dialokasikan untuk meningkatkan kapasitas 77 TPS 3R berkinerja sedang melalui pengadaan mesin pemilah, conveyor, insinerator hingga kendaraan operasional roda tiga," jelasnya.

Sedangkan evaluasi yang dilakukan DLHK, dari total 210 TPS 3R yang ada di Kabupaten Sidoarjo, sebanyak 86 TPS 3R masih berkinerja rendah dan 25 TPS 3R lainnya tidak aktif. Padahal, TPS 3R menjadi ujung tombak pengelolaan sampah rumah tangga yang saat 
ini melayani sekitar 34,87 persen dari total 311.688 Kepala Keluarga (KK) yang terlayani.

"Dalam mendukung penegakan peraturan, kami juga meminta pemerintah desa memperkuat pengawasan terhadap praktik pembuangan sampah sembarangan," urainya.

Salah satu langkah yang akan didorong adalah pemasangan kamera pengawas 
(CCTV) di beberapa titik rawan pembuangan liar serta penerapan sanksi bagi pelanggar.

"Kita harus memberikan efek jera kepada masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan. Setiap desa perlu menyiapkan CCTV di beberapa lokasi rawan dan 
mekanisme penindakan akan disiapkan," katanya.

Melalui penguatan TPS 3R, lanjut Subandi pemanfaatan teknologi informasi, peningkatan partisipasi 
masyarakat serta dukungan regulasi di tingkat desa, Pemkab Sidoarjo optimistis target mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat dan asri dapat tercapai. Bahkan, sekaligus 
menghindarkan daerah dari ancaman krisis sampah di masa mendatang.

"Kita ingin mewujudkan Sidoarjo yang asri. Semua pihak harus terlibat karena 
persoalan sampah tugas dan tanggung jawab bersama," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

Adik Mensesneg Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua DPC Gerindra Ngawi, Adik Bupati Jadi Bendahara

Adik Mensesneg Prasetyo Hadi Ditunjuk Jadi Ketua DPC Gerindra Ngawi, Adik Bupati Jadi Bendahara

Selasa, 20 Okt 2026 21:08 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 21:08 WIB

Ngawi (republikjatim.com)  – Darmawan Sutanto, adik Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, ditunjuk sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pa…

Atasi Banjir hingga Jalan Rusak, Bupati Subandi Minta Sinergi Total di Tulangan

Atasi Banjir hingga Jalan Rusak, Bupati Subandi Minta Sinergi Total di Tulangan

Selasa, 20 Okt 2026 20:37 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 20:37 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Masalah banjir, infrastruktur jalan hingga penumpukan sampah di wilayah Kecamatan Tulangan menjadi perhatian serius Pemerintah…

Hampir 15 Abad Sumur Salman Al Farisi di Madinah Masih Mengalir Jernih

Hampir 15 Abad Sumur Salman Al Farisi di Madinah Masih Mengalir Jernih

Selasa, 20 Okt 2026 14:05 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 14:05 WIB

Oleh H.S.Makin Rahmat (Ketua Forum Pemred SMSI Jatim) Alhamdulillah, rangkaian kegiatan umroh bulan Oktober 2026 bisa menyempatkan ziarah ke Sumur Salman Al…

Sidak Kemanusiaan di Prambon, Bupati Sidoarjo Pastikan Bedah Rumah Warga dan Serahkan Bantuan Kursi Roda

Sidak Kemanusiaan di Prambon, Bupati Sidoarjo Pastikan Bedah Rumah Warga dan Serahkan Bantuan Kursi Roda

Selasa, 20 Okt 2026 13:18 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:18 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Bentuk kepedulian dan respon cepat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terhadap masyarakat rentan. Bupati…

Kepala Dinas Beserta Staf Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Kepala Dinas Beserta Staf Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Selasa, 20 Okt 2026 13:06 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 13:06 WIB

Kepala Dinas beserta Staf Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang Mengucapkan Selamat Memperingati Hari Santri Nasional…

Sidak Kebakaran KB/TK Islam Chairina, Bupati Sidoarjo Siapkan Bantuan Cepat dan Bedah Rumah Warga Tidak Layak Huni

Sidak Kebakaran KB/TK Islam Chairina, Bupati Sidoarjo Siapkan Bantuan Cepat dan Bedah Rumah Warga Tidak Layak Huni

Selasa, 20 Okt 2026 09:58 WIB

Selasa, 20 Okt 2026 09:58 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menimpa KB/TK Islam Chairina di Dusun …