Dongkrak Ekonomi Nasional, REI Sidoarjo Siap Sukseskan Program 3 Juta Rumah Subsidi di Kota Delta

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Ketua Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Sidoarjo, Harry Hermawan
Ketua Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Sidoarjo, Harry Hermawan

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Program ambisius pemerintah untuk membangun tiga juta rumah subsidi dinilai bukan sekadar proyek penyediaan hunian saja. Melainkan, motor penggerak utama ekonomi nasional. Dengan melibatkan sekitar 180 industri turunan mulai dari semen, besi, baja, keramik hingga kaca. Bahkan, program ini diyakini mampu menciptakan multiplier effect (efek berganda) yang masif bagi perekonomian.

​Ketua Real Estat Indonesia (REI) Komisariat Sidoarjo, Harry Hermawan mengatakan keberhasilan program skala besar ini, tidak bisa bertumpu pada pundak pengembang sendirian. Diperlukan sinergi dan kolaborasi kokoh antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga pembiayaan serta para pelaku usaha.

​"Program tiga juta rumah menjadi peluang besar untuk menggerakkan sektor properti sekaligus menghidupkan sekitar 180 industri pendukung. Karena itu, diperlukan kolaborasi semua pihak agar program nasional ini benar-benar berjalan optimal," ujar Harry Hermawan, Senin (20/07/2026).

​Meski menyatakan REI Sidoarjo siap mendukung penuh program ini, Harry menggarisbawahi pentingnya payung hukum dan peraturan yang jelas. Kepastian regulasi menjadi modal utama, terumata bagi pengembang agar memiliki landasan yang kuat dalam merealisasikan pembangunan di lapangan.

"​Saat ini, para pengembang masih dihadapkan pada sejumlah tantangan klasik yang cukup berat. Beberapa di antaranya lonjakan harga lahan dengan harga tanah yang terus meroket otomatis melambungkan biaya produksi perumahan, birokrasi perizinan dengan proses perizinan di tingkat daerah dinilai masih panjang dan perlu disederhanakan demi efisiensi waktu pembangunan. Terakhir, fluktuasi harga material karena kenaikan harga bahan bangunan yang terus membayangi harga pokok produksi rumah subsidi," ungkapnya.

Karena itu, REI Sidoarjo berharap ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk memberikan kelonggaran dan penyesuaian peraturan.

​"Kami juga berharap ada penyesuaian kebijakan daerah. Termasuk, Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur ketentuan rumah komersial dan rumah subsidi. Regulasi yang adaptif akan sangat membantu percepatan pembangunan," tegas Harry.

​Selain masalah perizinan dan lahan, faktor penentu yang tidak boleh diabaikan adalah kesiapan infrastruktur dasar. Kawasan perumahan subsidi yang layak huni harus didukung ketersediaan jaringan air bersih, akses jalan yang memadai dan sistem drainase yang baik.

"Termasuk soal kesiapan fasilitas penunjang lainnya," pintanya.

Sementara ​Harry optimistis, jika benang kusut mulai dari regulasi, perizinan, lahan hingga infrastruktur ini bisa diurai bersama, maka target besar pemerintah ini akan membawa dampak positif yang luas.

​"Kalau persoalan-persoalan itu, dapat diselesaikan bersama. Kami optimistis program tiga juta rumah tidak hanya memenuhi kebutuhan hunian masyarakat saja. Akan tetapi, juga menjadi penggerak ekonomi daerah melalui tumbuhnya industri-industri pendukung," pungkasnya. Ary/Waw

Berita Terbaru

DPRD dan Pemkab Sidoarjo Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Infrastruktur Rusak dan Pengendalian Banjir

DPRD dan Pemkab Sidoarjo Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026, Fokus Infrastruktur Rusak dan Pengendalian Banjir

Sabtu, 15 Agu 2026 16:00 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 16:00 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo resmi menyepakati Rancangan Perubahan…

Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Pelantikan Tiga Jajaran Direksi PDAM Sidoarjo Tertahan Lebih dari Sebulan

Tunggu Rekomendasi Kemendagri, Pelantikan Tiga Jajaran Direksi PDAM Sidoarjo Tertahan Lebih dari Sebulan

Sabtu, 15 Agu 2026 14:01 WIB

Sabtu, 15 Agu 2026 14:01 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Nasib kepemimpinan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Delta Tirta Sidoarjo hingga kini masih menggantung. Meski jajaran calon…

LHP BPK Ungkap 28 Proyek Infrastruktur Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 1,9 Miliar, Jembatan Tambak Cemandi Terbesar

LHP BPK Ungkap 28 Proyek Infrastruktur Sidoarjo Kelebihan Bayar Rp 1,9 Miliar, Jembatan Tambak Cemandi Terbesar

Jumat, 14 Agu 2026 17:32 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 17:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan kelebihan pembayaran pada 28 paket proyek infrastruktur…

Redam Gejolak di Ruang Digital Jelang HUT RI Ke 81, Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda Gelar Dialog Kebangsaan

Redam Gejolak di Ruang Digital Jelang HUT RI Ke 81, Pemkab Sidoarjo dan Forkopimda Gelar Dialog Kebangsaan

Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 15:21 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo bergerak cepat…

Pramuka Sidoarjo Siap Tancap Gas, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Kemandirian dan Swasembada Pangan

Pramuka Sidoarjo Siap Tancap Gas, Bupati Tekankan Peran Generasi Muda Wujudkan Kemandirian dan Swasembada Pangan

Jumat, 14 Agu 2026 14:04 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 14:04 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Suasana Alun-Alun Sidoarjo tampak berbeda dan dipenuhi semangat membara, Jumat pagi (14/08/2026). Ribuan anggota Pramuka…

Dirut BPR Delta Artha Luruskan Isu NPL, Kredit Macet Bukan Kerugian Siapkan Skema Restrukturisasi Lewat Hukum

Dirut BPR Delta Artha Luruskan Isu NPL, Kredit Macet Bukan Kerugian Siapkan Skema Restrukturisasi Lewat Hukum

Jumat, 14 Agu 2026 13:42 WIB

Jumat, 14 Agu 2026 13:42 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Menanggapi sorotan Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo terkait peningkatan angka kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL),…