GP Ansor Sesalkan Pernyataan Bupati Sidoarjo Soal Perizinan Saat Ponpes Al Khoziny Buduran Berduka Sibuk Evakuasi Korban

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
SESALKAN - Wakil Ketua GP Ansor Pusat M Hasan Basri (berkopiah) disampingi Kasat Korwil Banser Jatim H Rizza Ali Faizin meminta Bupati Sidoarjo berhati-hati saat menyampaikan statemen soal musibah di Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo kemarin.
SESALKAN - Wakil Ketua GP Ansor Pusat M Hasan Basri (berkopiah) disampingi Kasat Korwil Banser Jatim H Rizza Ali Faizin meminta Bupati Sidoarjo berhati-hati saat menyampaikan statemen soal musibah di Ponpes Al Khoziny Buduran, Sidoarjo kemarin.

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Wakil Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Pusat M Hasan Basri menyesalkan soal pernyataan (statemen) Bupati Sidoarjo yang mempersoalkan perizinan pembangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo. Ini menyusul, pernyataan pimpinan daerah itu, dinilai kurang tepat dan kurang berempati saat semua pihak sibuk melaksanakan evakuasi korban musibah ambruknya bangunan justru membahas soal perizinan. Apalagi, hingga kini proses evakuasi korban dibawah reruntuhan bangunan berlantai tiga itu, hingga saat ini belum terselesaikan.

Wakil Ketua GP Ansor Pusat, M Hasan Basri mengatakan tidak eloknya kala pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) dan keluarga berduka, seorang Bupati mala melontarkan sorotan soal bangunan yang roboh tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Seharusnya yang ditunjukkan oleh seorang kepala daerah itu, soal empati di saat pihak pesantren (Ponpes) dan keluarga korban menunggu proses evakuasi korban. Ini kok malah pemimpin daerah berstatemen bangunan yang roboh tidak memiliki perizinan," ujar M Hasan Basri, Selasa (30/09/2025).

Selain itu, Ketua Banser Korwil IX Jawa Timur ini juga mengaku kesal. Alasannya, statemen kepala daerah itu dilihatnya sendiri saat di depan kamera media. Lebih parah lagi hal sama juga dilontarkan saat mendampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Nanang Avianto M Si saat berkunjung mengucapakan berduka atas musibah yang terjadi di Ponpes Al Khoziny Buduran itu.

"Marilah kita fokus untuk penanganan korban dalam musibah ini, bukan malah mencari kesalahan pihak lain. Karena pernyataan itu, sangat tidak terpuji saat semua masih dalam kondisi berduka," pintanya.

Selama ini, lanjut Hasan Basri, ketika pembangunan di pesantren-pesantren sebagai tempat pendidikan sejak jaman dahulu, banyak pemerintah tidak hadir. Saat ada musibah seperti ini, pihak Ponpes mala justru disalahkan.

"Memang bangunan tidak berIMB hal yang salah. Tapi, sebagai perwakilan pemerintah harus mengerti. Karena tidak mendampingi pihak pesantren saat adanya pembangunan selama ini. Padahal, Ponpes Al Khoziny ini termasuk pesantren berusia tua dan banyak menelorkan ulama-ulama besar. Jasa pendiri dan pengasuh pesantren Al Khoziny sangat besar bagi negara ini, seharusnya itu dihargai semua. Jangan ada musibah seperti ini, berulang-ulang menyoroti soal IMB. Bantu dampingi pesantren-pesantren agar bangunan yang ada bisa berIMB. Jangan ada musibah seperti ini, kesalahan yang ada justru diramaikan pemerintah," tegasnya.

Karena itu, mewakili pengurus GP Ansor pusat, Hasan Basri mengucapkan turut berduka cita yang mendalam. Selain itu, pihaknya berharap seluruh korban bisa ditemukan secara baik-baik dan pihak keluarga diberikan kesabaran.

"Sejak adanya musibah sampai hari ini, tindakan GP Ansor Pusat setiap hari berkoordinasi dengan PC GP Ansor Sidoarjo untuk memberikan bantuan tenaga dan lainnya. Artinya GP Ansor terus berkecimpung untuk membantu atau meringankan beban musibah yang ada saat ini. Itu bagian dari empati dan rasa simpati kita semua," paparnya.

Sementara itu, sebelumnya Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan bangunan Musala Ponpes Al Khoziny Buduran itu ambruk karena belum mengantongi perizinan (IMB). Hal itu disampaikan saat hari pertama proses evakuasi korban (para santri).

"Bangunan (lantai tiga) ini memang izinnya tidak ada. Saya lihat izinnya memang tidak ada. Kemudian mengecor lantai tiga konstruksinya tidak standar hingga akhirnya roboh seperti itu. Faktanya di Sidoarjo, banyak pondok dan masjid tidak mengurus IMB dulu saat pembangunan. Baru kalau bangunan selesai izin diurus. Harusnya, pengurusan IMB diurus dulu biar izin selesai dulu baru melaksanakan pembangunan," pungkasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Gebrakan KDMP di Sidoarjo, Bupati Subandi Gerakkan Kades dan BPD Cetak Rekor Desa Mandiri Pangan Nasional

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 19:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (PemKab) Sidoarjo bergerak cepat mengamankan dan menyukseskan program strategis nasional. Bupati Sidoarjo,…

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Gugatan Pembongkaran Tembok Mutiara Regency, Kesaksian 2 Warga di Persidangan Sudutkan Posisi Bupati Sidoarjo

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 18:25 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Babak baru persidangan gugatan warga Perumahan Mutiara Regency melawan Bupati Sidoarjo di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN)…

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Redam Lonjakan Harga Pokok, Ribuan Warga 3 Desa di Gedangan Terima Bantuan Beras dan Minyak Goreng

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 15:03 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Langkah nyata untuk meringankan beban ekonomi masyarakat terus digulirkan di Kabupaten Sidoarjo. Ketua Tim Penggerak (TP) PKK…

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Genjot Transparansi Pajak Tidak Bocor, Pemkab Sidoarjo Pasang 361 Alat Perekam Transaksi Digital di Berbagai Usaha

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 14:24 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus menancapkan gas dalam melakukan digitalisasi tata kelola keuangan daerah. Langkah…

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Tatap Masa Depan, PKB Sidoarjo Bidik Gen Z Sekaligus Perkuat dan Dongkrak Akar Rumput NU

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:52 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Estafet kepemimpinan DPC PKB Kabupaten Sidoarjo di bawah komando H Rizza Ali Faizin, M PdI langsung bergerak cepat merajut…

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Isi Libur 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan untuk 934 Warga Sukodono

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Rabu, 17 Jun 2026 09:19 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Mengisi hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Bupati Sidoarjo, Subandi memilih turun langsung ke masyarakat.…