Tekan Angka Kasus Tuberkulosis yang Tinggi, Dinkes Sidoarjo Kolaborasi Lintas Sektor

author republikjatim.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
TUBERKULOSIS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo berkomitmen menekan angka Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya, dengan cara berkolaborasi dengan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) di Sun Hotel, Selasa (12/12/2023).
TUBERKULOSIS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo berkomitmen menekan angka Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya, dengan cara berkolaborasi dengan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) di Sun Hotel, Selasa (12/12/2023).

i

Sidoarjo (republikjatim.com) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Sidoarjo berkomitmen menekan angka Tuberkulosis (TB) di Kabupaten Sidoarjo. Salah satunya, dengan cara berkolaborasi dengan Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA).

Kepala Dinkes Pemkab Sidoarjo Fenny Apridawati mengatakan Sidoarjo berada pada urutan kedua dengan kasus TB tertinggi di Jawa Timur setelah Surabaya. Namun, hal itu diimbangi dengan penanganan dan pencegahan TB dengan cara membentuk Surat Keputusan (SK) Tim Percepatan penanggulangan TBC di Kabupaten Sidoarjo yang melibatkan lintas sektor dalam upaya eliminasi TBC di Sidoarjo.

"Angka TB di Sidoarjo memang tinggi, tapi ini menunjukkan kita benar-benar bekerja untuk melakukan deteksi dan penanganan. Finalisasinya nanti di Tahun 2030 apakah kita berhasil menekan angka TB ini," ujar Fenny dalam Konferensi Pers Pernyataan Bersama Upaya Kolaborasi Penanggulangan Tuberkulosis di Sun Hotel, Selasa (12/12/2023).

Fenny juga menerangkan bukti nyata TB di Sidoarjo tertangani dengan baik adalah terdapat peningkatan dalam Capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) terduga TB di Kabupaten Sidoarjo. Yakni Tahun 2021 sebasar 44 persen, Tahun 2022 sebesar 131 persen dan terus meningkat pada tahun 2023 sebesar 132 persen.

"Hal ini menunjukkan partisipasi aktif Pemkab Sidoarjo dalam penemuan kasus TB," katanya.

Fenny menambahkan capaian Treatment Success Rate (TSR) TBC di Sidoarjo Tahun 2023 mengalami peningkatan di bandingkan Tahun 2022. Hal itu, menjadi trend positif penanganan untuk penderita TB meningkat. Penemuan terduga TB dan kasus TB di Fasyankes, terutama rumah sakit swasta dianggap belum optimal.

"Selain itu, masih tingginya angka loss to follow up dan pasien mangkir sebelum selesai pengobatan juga menjadi penyebab meningkatnya angka TBC," tegas mantan Kepala Disnaker Pemkab Sidoarjo ini.

Saat ini lanjut Fenny terdapat sekitar 300 pasien yang loss to follow up dari penanganan. Angka kematian juga menurun yakni sekitar 3,22 persen dari 5.000 lebih kasus yang ditangani.

"TB ini bukan aib dan masyarakat dihimbau untuk terbuka demi kesembuhan," jelasnya.

Sementara Ketua Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA), Siti Setiyani menyampaikan sudah konsen melakukan riset dan pencegahan dini terkait sebaran TB di wilayah Sidoarjo sejak Tahun 2021 lalu. Investigasi dan pelacakan penderita TB menjadi salah satu hal penting untuk pencegahan dini.

"Pelacakan ini salah satunya dengan membentuk desa tanggap tuberkulosis, dimana warga melalui pemerintah desa dan kader kesehatan diajak untuk lebih peduli terhadap penderita TB. Khususnya orang-orang di sekitarnya," urainya.

Siti berharap Kabupaten Sidoarjo mampu mencapai target eliminasi TB Tahun 2030.

"Mari kita saling berkolaborasi bersama dalam upaya penanggulangan TBC dan terus memberikan upaya terbaik dalam eliminasi TB Tahun 2030," tandasnya. Hel/Waw

Berita Terbaru

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Pesannya Jaga Kesehatan dan Doakan Sidoarjo, 1.239 CJH Diberangkatkan Wabup Mimik Idayana dari Pendopo

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Selasa, 05 Mei 2026 18:32 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Sebanyak 1.239 Calon Jamaah Haji (CJH) asal Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan dalam dua tahap keberangkatan, Selasa…

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

BPPD Pemkab Sidoarjo Berlakukan Pembebasan Denda Pajak Daerah Mulai 4 Mei hingga 29 Oktober 2026

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:45 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) Pemkab Sidoarjo resmi memberlakukan program pembebasan denda pajak daerah mulai 4 Mei hingga…

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Siswa SMA Al Muslim Syukuri Kelulusan dengan Praktek Beri Bermanfaat, Bagi Pengalaman ke Adik Kelas dan Lainnya

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Senin, 04 Mei 2026 22:10 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - SMA Al Muslim Jawa Timur menghadirkan konsep kelulusan yang berbeda dan penuh nilai bermakna melalui kegiatan GraduAction 2026,…

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Siapkan Skema Rp 209,5 Miliar, Bupati Kepala BPBD dan Dinas PUBM SDA Lobi BNPB Tangani Banjir Tahunan di Sidoarjo

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Senin, 04 Mei 2026 21:33 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus mengoptimalkan penanganan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah.…

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Lawan Candu Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Kampung Lali Gadget Hadir di 18 Kecamatan di Kota Delta

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Senin, 04 Mei 2026 14:47 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Di tengah gempuran era digital yang membuat anak-anak terpaku pada layar ponsel, sebuah oase keceriaan muncul dari sudut Desa…

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Polisi Pastikan Kematian Kades Buncitan Sedati Murni Bunuh Diri, Jejak Digital Hand Phone Korban Jadi Bukti Krusial

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Senin, 04 Mei 2026 13:55 WIB

Sidoarjo (republikjatim.com) - Teka-teki kematian Kepala Desa (Kades) Buncitan, Mujiono yang meninggal di Kantor Balai Desa Buncitan, Kecamatan Sedati,…