Sidoarjo (republikjatim.com) - Calon Legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Jatim, Hendriyanto Udjari yang akrab disapa Moses Henry menyiapkan gajinya untuk kesejahteraan warga yang ada di Daerah Pilihan (Dapil)nya. Janji itu disampaikan saat dirinya bersama 16 Caleg lainnya terpilih menjadi anggota DPRD Jatim dari Dapil II Sidoarjo dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 April 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Moses saat acara silaturrahmi dengan puluhan anggota dan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sidoarjo di Posko Partai Hanura Sidoarjo di kawasan Ponti, Sidoarjo.
"Kalau saya terpilih menjadi anggota DPRD Jatim, maka gaji saya serahkan kepada rakyat di Dapil saya dan sekitarnya. Ini komitmen saya bersama 16 Caleg Hanura lainnya yang siap untuk memberikan gajinya untuk rakyat. Yakinlah kita tetap nisa hidup dari penghasilan di luar gaji anggota dewan," ujar Moses Henry kepada republikjatim.com, Jumat (24/11/2023).
Selain itu, Moses yang tak lain Caleg Partai Hanura dengan nomor urut 1 ini menjelaskan alasannya masuk ke dunia politik dan memastikan maju sebagai Caleg. Dia mengaku saat menjadi politisi Partai Hanura tidak mau hanya hidup dengan sekedar janji-janji belaka. Akan tetapi dirinya bakal mendahulukan kepentingan masyarakat dan kepentingan umum.
"Sebenarnya saya sudah bosan kalau legislatif (dewan) itu hanya memberi janji-janji ke masyarakat. Tapi kenyataannya tak seindah janjinya itu kasihan warga dan masyarakatnya," ungkap Caleg DPRD Jatim dari Aapil Sidoarjo ini.
Menurut Moses menjadi anggota legislatif (dewan) itu harus mewakili hati nurani rakyat. Harapannya, hal itu benar-benar bisa memperhatikan yang dibutuhkan dan dibenahi di tengah masyarakat. Mulai aspek pemerataan pendidikan, pengembangan UMKM, kesejahteraan warga miskin dan lain sebagainya.
"Saat awal maju menjadi Caleg tahun ini, jujur saya tidak memiliki strategi khusus. Karena saya yakin apa yang sudah digariskan terhadap hidunya, maka akan terjadilah. Yang penting sekarang itu, saya selalu mencoba bekerja untuk melayani masyarakat. Saya tidak ingin berandai-andai. Kalau Tuhan berkehendak, maka saya akan jadi (legislatif) ya jadi. Tapi kalau Tuhan tidak berkehendak saya tetap mengabdi untuk masyarakat luas," tegas putra pensiunan TNI ini.
Sementara selama ini, kata Moses sejak kecil dirinya hanya diberi pelajaran untuk peduli dengan sesama manusia. Karena itu, dirinya tidak bisa diam saat mengetahui atau melihat ada penderitaan rakyat.
"Spontan pasti saya langsung tergerak membantu bersama tim saya. Kemarin dilapori teman ada seseorang yang tinggal di gubuk reyot, saya langsung mendatangi dan memperbaiki rumahnya itu. Ini sesuai moto hidup saya, yakni Hidup Bergerak Membantu dengan Tangan Kanan, Jangan Sampai Tangan Kiri Tahu," pungkasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi