Sidoarjo (republikjatim.com) - Progres pembangunan Flyover Aloha terus berjalan. Kini, Pemkab Sidoarjo fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung di sekitar Flyover Aloha, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo.
Salah satunya, kelanjutan rencana pembangunan kembali Monumen Ilyushin. Selain itu, Pemkab Sidoarjo berencana mempercantik Jalan Raya Aloha menuju Juanda. Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali berkunjung ke Mako Lantamal V Surabaya untuk membahas sejumlah rencana pembangunan itu. Salah satunya monumen Ilyushin, Senin (31/10/2022).
Kedatangan Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor didampingi sejumlah pejabat utama Pemkab Sidoarjo. Diantaranya, Pj Sekda Sidoarjo Andjar Surjadianto serta Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Sidoarjo Budi Basuki serta beberapa kepala OPD terkait lainnya. Yakni Kepala Bappeda, Kepala dinas PUBM dan SDA, Kepala BPKAD serta Kabag Hukum Setda Sidoarjo.
Kedatangan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali ini diterima langsung Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Supardi. Gus Muhdlor mengutarakan rencana keberlanjutan pembangunan Monumen Ilyushin. Menurutnya lahan monumen itu akan dibangun taman. Hal ini, menjadi permintaan dari Puspenerbal.
"Terkait rencana itu, kami ingin tanggapan pihak Lantamal V. Karena lahan itu termasuk kewenangan Lantamal V sebagai pengelola barang milik negara. Yang terbaru Pak Dwika (Komandan Puspenerbal) ingin dibangunkan Taman Juanda disertai pemberian beberapa patung," ujar Gus Muhdlor kepada republikjatim.com, Senin (31/10/2022) sore.
Selain itu, Gus Muhdlor yang juga alumni SMAN 4 Sidoarjo ini mengutarakan keinginannya untuk mempercantik Jalan Raya Aloha menuju Bandara Internasional Juanda. Namun, sebelumnya pihaknya meminta izin Lantamal V sebagai pengelola lahan untuk menata jalan itu.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Kalau diperkenankan, Pemkab Sidoarjo akan membuat MoU pengelolaan jalan itu. Kami ingin Jalan Raya Aloha menuju Bandara Juanda terdapat taman. Kalau diperkenankan kami akan menata jalan itu," ungkap Gus Muhdlor yang juga alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Dalam kesempatan ini putra KH Agoes Ali Masyhuri itu juga menginginkan masukan dari Lantamal V terkait penamaan Flyover Aloha jika selesai dibangun. "Kami ingin pemberian nama Flyover Aloha dilakukan pihak TNI AL selaku pemilik lahan," ungkapnya.
Sementara menanggapi itu, Danlantamal V Laksamana Pertama TNI Supardi menyambut baik rencana itu. Pihaknya menyerahkan desain Monumen Ilyushin kepada Pemkab Sidoarjo. Termasuk desain pemanfaatan lahan di tengah Bundaran Aloha.
"Kami persilahkan untuk mengelola. Mungkin Pak bupati punya desain yang bagus atau dari pihak lain tidak apa-apa. Saya dengan senang hati menyerahkan sepenuhnya," katanya.
Begitu pula penataan sepanjang Jalan Raya Aloha sampai Juanda. Pihaknya mempersilahkan melakukan penataan jalan itu. Terkait penamaan Flyover Aloha, pihaknya akan ikut urun rembuk. Pemkab Sidoarjo juga diperkenankan memberikan pilihan nama.
"Nantinya, nama itu akan disodorkan ke pimpinan tertinggi. Tapi, secara pribadi kami ingin penamaannya disesuaikan dengan kearifan lokal Sidoarjo. Kalau saya pribadi ikut kearifan lokal. Tapi Pak Bupati juga punya kepentingan. Nanti usulan itu bisa dibawa ke pusat. Kita ikut urun rembuk sebaiknya apa (nama Fly Overaloha)," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi