Sidoarjo (republikjatim.com) - Sekitar lima ribuan penerbang Ikatan Seni Hadrah Indonesia (Ishari) memadati lapangan parkir Timur GOR Sidoarjo, Sabtu (13/08/2022) malam. Mereka datang untuk mengikuti Gema Bersholawat yang diselenggarakan Pemkab Sidoarjo.
Meski hujan, niat para penerbang Ishari tidak kendor untuk datang. Terbukti tenda besar yang disediakan penuh oleh jamaah hadrah yang datang dari berbagai penjuru Sidoarjo itu.
Baca juga: Gebyar Literasi Anak PAUD hingga SD Ikut Meriahkan Peringatan Harjasda ke 167 di Kota Delta
Acara ini dihadiri Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali yang saat itu juga dikukuhkan sebagai anggota keluarga Ishari Kabupaten Sidoarjo. Selain Bupati Sidoarjo acara juga hadir Ketua DPRD Sidoarjo Usman serta Ketua PCNU KH Zainal Abidin.
Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) mengucapkan terima kasih kepada Ishari Kabupaten Sidoarjo atas perkembangan Ishari di Sidoarjo. Menurutnya anggota Ishari di Sidoarjo semakin banyak. Dari sekitar dua ribuan orang anggota Ishari yang hadir 8 bulan di Pendopo Delta Wibawa. Namun saat ini sudah di atas jumlah itu.
"Sidoarjo ada kenaikan yang sangat besar jumlah anggota Ishari. Kalau lihat delapan bulan lalu waktu kumpul di pendopo, jumlahnya tidak sampai 3.000 an. Tapi kalau lihat hari ini ada kenaikan signifikan," ujar Bupati muda yang akrab disapa Gus Muhdlor ini kepada republikjatim.com, Sabtu (13/08/2022) malam.
Karena itu, Gus Muhdlor berharap Ishari terus berkembang. Tidak hanya di tingkat kecamatan saja. Akan tetapi juga di setiap desa atau kelurahan. Pihaknya akan mendukung berdirinya Ishari di setiap ranting. Bantuan rebana akan diberikannya bagi yang ingin mendirikan Ishari.
"Tidak ada alasan ranting tidak bisa belajar. Ranting tidak bisa berdiri karena tidak ada terbang (rebana), Bupati menjamin ada terus rebananya," katanya.
Gus Muhdlor juga bakal mengawal perkembangan Ishari di Sidoarjo. Ia meminta ada laporan dan evaluasi perkembangan Ishari di setiap kecamatan. Dirinya ingin mengetahui ranting mana saja yang belum berdiri. Dari situ akan didorong untuk berdirinya Ishari.
"Berbicara Ishari maka berbicara dua hal sekaligus. Yang pertama tentang syiar Islam berupa shalawat dan yang kedua nguri-nguri budaya," tegas alumni Fisip Unair Surabaya ini.
Gus Muhdlor mendukung penuh keberadaan Ishari di Kabupaten Sidoarjo. Pihaknya mendukung Ishari sama halnya dengan mendukung syiar Islam lewat shalawat Nabi Muhammad SAW. Baginya bakal ada keberkahan dengan shalawat-shalawat melalui kegiatan Ishari itu.
Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan
"Ishari ini bicara tentang syiar dakwah shalawat yang tegak lurus dengan keberkahan Kabupaten Sidoarjo," jelas alumni SMAN 4 Sidoarjo ini.
Untuk itu Gus Muhdlor berharap ada regenerasi anggota Ishari. Generasi muda diharapkan dikenalkan pada kesenian Islam seperti ini. Dengan begitu Ishari akan terus ada di Sidoarjo.
"Harapan saya yang muda-muda ini diperbanyak. Ini adalah calon penerus kita yang bisa melanjutkan tongkat estafet ke depan agar Ishari lebih banyak lagi dan lebih masif lagi di Sidoarjo," tandasnya. Hel/Waw
Editor : Redaksi