Surabaya (republikjatim.com) - Seleksi Calon Taruna (Catar) Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi (Poltekim) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memasuki tahapan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).
Sebanyak 19.390 peserta SKD se-Indonesia dijadwalkan mengikuti tes dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) hasil kerja sama Kemenkumham dan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sistem ini merupakan tes berbasis komputer. Tujuannya agar nilai peserta bisa dipantau masyarakat melalui live score di Youtube Official CAT BKN.
Di Jatim, ada sebanyak 2.149 peserta rencananya akan mengikuti tes di Kanreg II BKN Surabaya pada 18 sampai 21 Juni 2022 mendatang.
Kakanwil Kemenkumham Jatim, Zaeroji mengingatkan peserta untuk mempersiapkan diri dengan baik dan tidak percaya pada semua pihak yang menawarkan kelulusan tes dengan meminta bayaran.
"Sebagai Calon Taruna, integritas nilai dasar yang harus ditanamkan sejak dini," pintah Zaeroji kepada republikjatim.com, Minggu (12/06/2022).
Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham, Komjen Pol Andap Budhi Revianto menilai penggunaan sistem CAT menunjukkan komitmen Kemenkumham untuk menggelar seleksi secara transparan dan tanpa kecurangan.
"Seleksi ini sangat transparan. Setiap orang bisa melihat nilai peserta secara real time. Panitia atau peserta tidak bisa curang mengubah nilai," papar Andap di Jakarta.
Soal SKD berjumlah 110 soal berjenis pilihan ganda. Bobot nilainya nol hingga lima poin untuk tiap soal. Setiap kali peserta memilih jawaban benar, maka nilai peserta pada live score langsung berubah secara otomatis.
"Kalau peserta memilih jawaban yang benar, maka nilainya akan berubah secara otomatis. Tapi, kalau salah maka nilainya tidak berubah karena jawaban salah mendapat bobot nilai nol," tegasnya.
Live score hanya bisa diakses masyarakat. Bukan peserta yang sedang mengikuti tes di dalam ruangan. Peserta dapat melihat nilai akhirnya sendiri setelah peserta menekan tombol selesai pada komputer tes.
"Tak henti-hentinya saya ingatkan agar peserta dan keluarga jangan percaya pada orang yang meminta sejumlah uang dengan janji kelulusan seleksi. Andalkan saja doa dan kemampuan diri sendiri," jelas Andap.
Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP
Kemenkumham terus melakukan seleksi yang transparan dan bersih dari kecurangan untuk menghasilkan kader Kemenkumham yang berkemampuan tinggi serta memiliki loyalitas.
"Semoga dapat terpilih putra-putri Indonesia terbaik dari yang terbaik untuk memberikan pengabdian di Kemenkumham," pungkasnya.
Panitia juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk melaporkan pengaduan jika menemui dugaan kecurangan selama rangkaian seleksi catar. Layanan pengaduan dapat diakses melalui aplikasi SIAP Kumham yang tersedia di Play Store. Sedangkan soal SKD terdiri dari tiga kategori soal yaitu Tes Wawasan Kebangsaan, Tes Intelegensia Umum, dan Tes Karakteristik Pribadi.
Lokasi tes dilakukan pada 33 provinsi yang memiliki Kantor Wilayah Kemenkumham. Setiap provinsi memiliki jadwal tes masing-masing dalam rentang waktu tanggal 9 sampai 27 Juni 2022. Peserta yang lolos SKD nanti akan mengikuti tahapan seleksi selanjutnya yaitu seleksi kesehatan, seleksi kesamaptaan, seleksi psikotes dan seleksi wawancara, pengamatan fisik serta keterampilan. Kem/Hel/Waw
Editor : Redaksi