Empat Kecamatan di Ponorogo Diterjang Banjir, Polisi Distribusikan Sembako dan Nasi Bungkus

republikjatim.com
BANJIR - Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyo Wibowo mengecek lokasi banjir sembari membagikan bantuan untuk warga yang terendam banjir di Ponorogo, Rabu (01/06/2022).

Ponorogo (republikjatim.com) - Tingginya intensitas dan curah hujan yang mengguyur wilayah Ponorogo semalam mengakibatkan banjir akibat luapan air sungai di empat wilayah kecamatan. Banjir luapan sungai itu rata-rata menerjang area persawahan dan perkampungan dengan ketinggian antara 20 sentimeter hingga 80 sentimeter.

Berdasarkan pantauan di lapangan petugas gabungan TNI, Polri, BPBD dan relawan membantu korban terdampak banjir. Selain itu, mereka juga membagi nasi bungkus untuk warga yang bertahan di rumahnya akibat banjir yang datang usai salat Subuh itu.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyo Wibowo bersama Forkopimda Ponorogo dan instansi terkait lainnya meninjau langsung lokasi terdampak banjir di wilayah Ponorogo.

"Rencananya empat wilayah kecamatan yang terdampak banjir bakal diberi bantuan sosial (Bansos) hari ini. Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Ponorogo untuk segera memperbaiki tanggul jebol akibat luapan air sungai pemicu banjir," ujar Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyo Wibowo saat tinjau lokasi banjir, Rabu (01/06/2022).

Selain itu, Catur menjelaskan berdasarkan datanya ada empat wilayah kecamatan yang mengalami banjir. Keempat wilayah kecamatan itu yaitu Kecamatan Ponorogo, Mlarak, Jetis dan Kecamatan Siman.

"Data sementara yang kita ketahui luapan air sungai menggenangi area persawahan belakang SMKN 2 Ponorogo seluas sekitar 20 hektar terendam air sekitar 40 sampai 50 sentimeter. Sedangkan tinggi air di dalam rumah warga sekitar 10 sampai 20 sentimeter. Sedangkan di jalan penghubung desa ketinggian air mencapai 30 sentimeter. Untuk korban jiwa nihil," imbuhnya.

Baca juga: APH Sidoarjo Kecolongan, Gudang Penadah Motor Curian Digrebek Petugas Polrestabes Surabaya di Jumputrejo Sukodono

Karena itu, Catur menghimbau kepada seluruh warga yang bertempat tinggal di sekitar aliran sungai agar tetap waspada jika sewaktu waktu terjadi hujan kembali. Apalagi, sampai terjadi peningkatan debit air sungai.

"Kami minta kalau debit air sungai tinggi untuk segera mengambil langkah penyelamatan," tegasnya.

Baca juga: Diduga Korban Tabrak Lari, Pria Pengendara Motor Asal Bakung Pringgodani Balongbendo Tewas di TKP

Sementara itu di lokasi banjir, Kapolres Ponorogo dan rombongan selain membantu para korban banjir petugas juga melaksanakan kegiatan pengalihan arus lalin di jalan-jalan yang terendam banjir.

"Kami berharap banjir bisa segera surut agar aktivitas warga normal lagi," tandasnya. Mal/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru