Siswa Smamita Sidoarjo Tembus Program Sarjana Kelas Internasional di Unair Surabaya Tahun 2022

republikjatim.com
INTERNASIONAL - Fikri Aminullah (kiri) siswa kelas XII IPA 6 Excellent SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) masuk Program Sarjana Kelas Internasional (International Undergraduate Programmes), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Sabtu (02/04/2022).

Sidoarjo (republikjatim.com) - Salah satu siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo berhasil menembus masuk Program Sarjana Kelas Internasional (International Undergraduate Programmes), Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Dia adalah Fikri Aminullah, siswa kelas XII IPA 6 (Excellent Class).

Siswa berbadan tegap ini berhasil masuk program kelas Internasional jurusan Kedokteran Unair Surabaya.

Baca juga: Tekankan Tri Sukses, Kemenhaj Jatim dan Sidoarjo Gelar Manasik Haji Perdana untuk CJH Asal Kota Delta

"Alhamdulillah tembus. Ini sesuai dengan keinginan saya dan orang tua masuk kedokteran kelas internasional," ujar Fikri Aminullah di ruang pimpinan Smamita, Sabtu (02/04/2022).

Fikri, sapaan akrab siswa yang suka bergurau ini mengaku bisa masuk kelas internasional di Kedokteran Unair Surabaya menjadi bagian dari keberlanjutan studinya di Smamita kelas Excellent. Yakni kelas khusus orientasi internasional. Tambahan jam untuk mata pelajaran Bahasa inggris di kelasnya, menjadi salah satu bagian faktor pendukung melajunya siswa ini di kelas internasional itu.

"Tes potensi akademik dan wawancara menggunakan Bahasa Inggris semua. Jadi tidak terlalu banyak masalah yang saya hadapi, karena sudah biasa menggunakan bahasa Inggris di sekolah (Smamita)," imbuhnya.

Selain itu, Fikri mengaku memilih Unair Surabaya, selain karena kualitas atau mutu yang sudah terbukti di banyak lulusannya, Unair Surabaya juga memang menjadi pilihan utamanya untuk melanjutkan studi.

"Sudah sejak awal menjadi pilihan saya masuk kedokteran," tegasnya.

Baca juga: Peringati Harjasda ke 167, Gelar Doa Bersama 1000 Anak Yatim Sekaligus Santunan

Sedangkan ditanya soal kenapa memilih Jurusan Kedokteran karena wujud wasiat dari pendiri Muhammadiyah, Kyai Ahmad Dahlan. Bagi.putra ketiga Direktur Daya Matahari Utama (DMU), Abdullah Smith ini mengaku tidak ada salahnya jika sejak TK belajar di sekolah Muhammadiyah, maka nanti harus kembali ke Muhammadiyah lagi.

"Ketika (nanti) lulus dan sudah menjadi dokter, saya harus kembali ke Muhammadiyah, menjadi dokter di Rumah Sakit Muhammadiyah. Itu harapan saya dan keluarga sejak awal," ungkapnya.

Dari sekitar 300 peserta seleksi kelas Internasional, Fikri menjelaskan ada 50 siswa yang diterima di kelas internasional itu.

Baca juga: Sudah Jadi BB Mabes Polri, Somasi Bupati Sidoarjo Soal Pengembalian 3 Sertifikat Langsung Ditanggapi Rahmat Muhajirin

"Jadi seleksinya cukup ketat kemarin," urainya.

Sementara Kepala Smamita, Zainal Arif Fakhrudi menegaskan selain Fikri Aminullah yang masuk program kelas Internasional, ada 22 siswa Smamita yang Tahun 2022 ini diterima masuk perguruan tinggi negeri jalur SNMPTN di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lainnya.

"Alhamdulillah, tahun ini (2022) ada 22 siswa yang masuk SNPMTN. Jumlah itu naik 100 persen dari tahun lalu (2021) sejumlah 11 siswa. Bagi yang belum lolos, jangan khawatir, tetap berikhtiar menyiapkan diri melalui jalur SBMPTN, tentu dibarengi dengan doa dan ikhtiar maksimal," tandas pria yang akrab disapa Arif ini. Hel/Waw

Editor : Redaksi

Peristiwa
Berita Terpopuler
Berita Terbaru