Ponorogo (republikjatim.com) - Hujan lebat yang terjadi Sabtu (26/03/2022) sekitar pukul 13.20 - 15.30 WIB kemarin, mengakibatkan tanah longsor di Desa Wates, Kecamatan Slahung, Ponorogo. Tebing setinggi 15 meter dan panjang 20 meter ambrol menimpa badan jalan raya Nasional III Ponorogo - Pacitan di KM 226 itu.
Kapolsek Slahung, AKP Hariyono dan anggotanya langsung menuju lokasi bersama warga serta tim BPBD, TNI serta petugas Perhutani mengevakuasi tanah longsor menggunakan alat seadanya. Upaya ini dilakukan agar jalan tidak tertutup total sembari menunggu alat berat datang ke lokasi kejadian.
Baca juga: Kafe Jaka Sambung di Lereng Kota Batu Tawarkan Spot Wisata Alternatif Baru Bagi Wisatawan di Jatim
"Dalam bencana tanah longsor ini tidak ada korban jiwa. Tetapi longsoran tanah menimpa badan jalan Raya Nasional III Ponorogo - Pacitan hingga arus lalin tersendat dan diberlakukan sistim buka tutup," ujar AKP Hariyono kepada republikjatim.com, Sabtu (26/03/2022) petang.
Baca juga: Sugiri Sancoko dan Tiga Rekannya Ditahan KPK, Lisdyarita Jabat Plt Bupati Ponorogo
Berselang dua jam, kata Hariyono alat berat tiba di TKP dan langsung melanjutkan mengevakuasi material yang berat yang tidak mampu dilakukan secara manual sebelumnya.
"Alhamdulillah setelah dua jam mengevakuasi tanah longsor alat berat datang. Tak berselang lama operator alat berat berhasil menyisihkan longsoran tanah hingga arus lalin di Jalur Nasional III Ponorogo - Pacitan kembali normal," pungkasnya. Mal/Waw
Editor : Redaksi